Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Menegakan Aturan


__ADS_3

''Darren....''kata-kata Alea terhenti ketika Darren menarik tubuhnya menuju pintu, Darren lalu membuka pintu kamar dan mendorong tubuh Alea pelan..


Keduanya bertatapan....Darren tidak ikut masuk ke kamar namun hanya berdiri di pintu...


''Mengapa kau tidak masuk..'' Alea curiga..


Darren tersenyum lalu membelai wajah Alea dengan gerakan lembut.....


Pria itu mendekatkan wajahnya...melum** bibir Alea singkat lalu menatapnya tajam...


''Bersihkan dirimu dengan air hangat lalu tunggu aku Alea...aku harus menyelesaikan sesuatu yang salah...'' ucap Darren dengan ketegasan..


Mata Alea melebar....ia menggeleng takut...


''Darren tidak..jangan kesana tuan Darius akan sangat marah...'' jerit Alea yang ketakutan setengah mati.


''Semua yang tinggal dirumah ini harus ikut aturanku Alea...termasuk ayahku..'' Darren mengepalkan tangannya tidak perduli dengan ucapan Alea...


Bukankah ia sudah memperingatkan ayahnya...? mengapa Ayah mulai berani menentangnya...?


Sial....Darren akan membuat pria itu patuh kembali, walau ia harus bersikap lebih keras,..


Alea merasa frustasi ketika Darren tidak perduli dengan apa yang ia katakan, bahkan tatapan Darren sungguh menakutkan...hingga Alea menjadi lemas.


Tuan Darius pasti mengira ia telah mengadu,..dan Alea sudah pasrah jika pria itu akan semakin membencinya....


Darren melangkah untuk meninggalkan kamar, pria itu tak mau menerima pembelaan Alea dan pergi dengan geraman yang mengerikan...


terlambat bagi Alea untuk menghentikan Darren karna pria itu sudah menutup pintu dan menguncinya dari luar, berkali-kali Alea mengetuk pintu namun..jejak Darren sudah menjauhinya...


Gadis itu menjadi gugup....tuan Darius akan sangat marah kepadanya...ALea menyandarkan tubuhnya dengan lemah di balik pintu...


**************************************


Sementara di dalam lift, Darius sedang asyik bercumbu dengan gadisnya yang masih sangat muda..bibirnya sedang berada di antara dada ranum gadis itu dan menikmatinya..


Sebenarnya ia sedang mencari sensasi tempat bercinta yang baru, ia bosan di kamar dan memilih bercinta di lift. karna itu juga ia mengusir Alea ketika calon menantunya itu ingin masuk ke dalam lift, meski ia tau jika Alea menaiki tangga maka kakinya akan sakit apalagi besok adalah hari pernikahannya namun Darius sungguh tidak perduli, yang penting adalah imajinasinya bisa tercapai untuk bercinta di lift.


Sementara gadis itu hanya pasrah ketika pria tua itu menggerayangi tubuhnya, mengingat besarnya uang yang akan dia terima sebentar lagi, gadis itu akan membeli apapun yang dia mau...


Aktifitas itu masih berlangsung dengan panas, sehingga terdengar erangan dari ruangan tertutup itu..


Namun, tiba-tiba....keduanya terkejut, ketika lampu lift tiba-tiba mati, dan ia menghentikan aktifitas panasnya dengan sedikit kesal. lift berhenti..oksigen mulai berkurang hingga gadis itu menjadi panik dan menarik tubuhnya sedikit menjauh...


''Arrghh...tuan Darius,...apa yang terjadi..'' jerit panik gadis itu sembari menutup tubuhnya dengan ketakutan..

__ADS_1


Sementara Darius berdiri dan mengepalkan tangannya, tidak mungkin lift ini mati begitu saja..selama ini tak pernah ada masalah, siapa yang berani mengganggu aktifitasnya di dalam sini..??


Beraninya mereka, Darius akan memastikan jika mereka membayar atas apa yang telah di lakukannya..Darius ingin mengambil ponselnya dari dalam saku namun sialnya karna terlalu nafsu, maka ia tidak membawa apapun ke dalam lift lagi pula siapa yang akan membayangkan jika mereka akan terkunci...?


Ruangan mulai pengap dan membuat mereka mulai kekurangan oksigen, untuk sementara mereka hanya bisa duduk dan menanti ke ajaiban yang akan menyelamatkan mereka dari situasi meneganggakan ini...


10 menit, 20 menit akhirnya di menti ke 50 baru lif hidup dan pasokan oksigen menjadi full, keduanya yang sudah terlanjur lemas masih duduk dengan lemah di lantai lift..


Beberapa saat kemudian,...


Pintu lift terbuka dan membuat Darius tersenyum lega namun tidak lama ketika ia melihat dengan jelas tatapan mengerikan dari sang putra Darren di hadapannya...


Hening....


Darius tau jika putranya sedang menatap tajam ke arahnya itu tandanya semua tidak baik-baik saja...Darren menatap dingin kepada sang ayah...


''Darren...anakku untung saja kau menyelamatkan ayah dari salam sana..kau tau ayah hampir matii jika saja kau terlambat...''


Darren sama sekali tidak merubah wajah dinginnya, pria itu malah menatap sang ayah dengan tatapan tajam...


''Jika ayah melakukannya lagi di dalam lift, maka aku akan menguburmu hidup-hidup di dalam sana...'' suara Darren terdengar tegas hingga membuat siapapun yang mendengarnya merinding termasuk Darius...


''Darren........''


''Jika ayah sekali lagi mengusik ALea maka aku tak akan tinggal diam ayah..''


''Darren....''


''Bagaimana bisa Darren....ayah...''


''Bagiamana kalau kau memulainya sekarang saja..''tatapan Darren berkilat...


Darius sungguh tak menyangka jika anak kandungnya justru menguncinya di lift karna gadis kecil itu...Darius tertawa dengan kesal, jika kemarin ia masih ragu namun sekarang berbeda..Alea adalah ancaman terbesarnya dan Darius tak akan membiarkan gadis itu ada di sisih putranya selamanya..tidak...


''Darren....ayah lelah jadi...'' kata-kata Darius terputus dengan dramatis....


''Sekarang atau aku...akan menguburmu di lift ayah..'' desis Darren dengan sinar mata membunuh hingga Darius menghela nafas...


Menaiki tangga sangat melelahkan.....namun ia sama sekali tidak bisa membantah Darren, bersama sang gadis yang menuntunnya menuju tangga, Darius mulai melangkah pelan...


Jika di lihat dari belang Darius seperti sedang di tuntun cucunya menaiki tangga, pria itu tak berhenti mengutuki Alea sepanjang ia menaiki tangga, ia tidak akan tinggal diam..penghinaan ini akan ia ingat seumur hidupnya...


Yah...Darius akan mengingatnya dengan baik....


Sedangkan Darren hanya menaikan sudut bibirnya,....ia harus mengajar sang ayah agar menuruti semua peraturan darinya...

__ADS_1


***********************************


Darren membuka pintu dan menemukan Alea sedang duduk di depan cermin, masih memakai jubah mandinya, baru selesai mandi dan ia tampak seperti makanan yang segar...jadi Darren tak akan sanggup menahan rasa laparnya...


Pria itu melangkah pelan, dan gadis itu menyadari kehadirannya...


''Darren....''


Alea berdiri dan melangkah cepat dengan wajah yang cemas...apakah tuan Darius mendapat hukuman berat...?


''Kau menungguku...apakah kita akan melewati malam pertama sebelum pernikahan...'' bisik Darren mendekatkan wajahnya...


Menikmati wajah segar Alea yang begitu indah, mengapa gadis ini sangat manis...??bahkan di lihat berulang-ulang ia sama sekali tidak bosan....


''Kita akan menikah besok..''


Alea berdehem, dengan gugup...


Darren tersenyum lalu menarik tubuh Alea ke pelukannya dan mendekapnya erat...bibirnya tak tahan untuk mendekat dan mendarat pada bibir Alea..mengul**nya sesaat...


''Aku tak sabar lagi untuk malam pertama..''


''Kita harus menikah dulu...semoga besok kau kelelahan dan tertidur...''balas Alea penuh harap..


Darren tersenyum....


''Apa aku harus memberitahumu jika..aku pernah tidak tertidur selama 3 hari tiga malam..''


Ana membeku,.....apakah ada orang yang tahan tidak tidur dalam waktu selama itu..??


''Benarkah...''


''Yah..apakah kau tidak penasaran apa yang membuat aku tidak bisa tidur selama 3 hari...'' sambung Darren santai...


Ana menggeleng...


''Katakan...''balas Alea ingin tau...


Darren tersenyum dingin,...


''Ketika aku tau....ibuku lebih memilih selingkuhannya di banding anak-anaknya..''


Tatapan Darren terlihat membara..hingga Alea menghela nafas......


Mengapa nasibnya sama...?? Alea juga pernah tidak tidur selama 3 hari ketika ia berusia 5 tahun dan ayah meminta cerai dari ibunya....

__ADS_1


Mata Alea menjadi panas.......


__ADS_2