Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Rumah


__ADS_3

Akhirnya setelah di bujuk Alea dengan segala cara Alan akhirnya turun dengan penuh senyuman dari dalam mobil, disana sudah ada paman kecilnya bernama David Hugo, bersama sang kakek Darius Hugo sementara Erland juga berdiri disana menatap dua keponakannya yang begitu tampan dan cantik namun tatapan mata Erland jatuh kepada sosok Ola yang sedang berbicara dengan Alea..sementara di belakangnya ada sosok Lukas yang mengawal mereka...


''Selamat datang kembali dirumah ini anak anakku..'' ucap Darius menyambut Alea dan kedua cucunya...Alana bersikap sangat manis walau itu tidak berlaku pada Alan, dia hanya tersenyum tipis...


Darius memeluk Alea dengan erat,...


''Akhirnya rumah ini sudah mempunyai cahaya lagi...kami merindukanmu Alea.''ucap Darius dengan mata berkaca-kaca...


Alea tersenyum menahan airmata...


''Ayah..kau tampan sekali...aku juga merindukanmu...'' bisik Alea akhirnya meneteskan airmata..


Dirumah ini dia juga mendapat kasih sayang seorang ayah...Alea juga memeluk Tiara dan menangis bersama,...mereka kini adalah keluarga besar..


Sementara Darren hanya menatap Alan yang tersenyum sepanjang pertemuan, putranya bersikap dingin kepadanya namun ia sedikit lega karna Alan menunjukan rasa hormat tertinggi pada sang ayah dan juga Erland...bahkan ia langsung akrab dengan David Hugo putra sang ayah bersama Tiara..


Darren hanya mampu terdiam.....otaknya berpikir keras bagaimana mengambil hati sang putra yang terlanjur terluka...Alan tidak banyak bicara jadi Darren tak bisa banyak tau tentang isi hatinya..ia berharap Alea akan membantunya...


Makan malam keluarga akhirnya selesai, dan Ayahnya harus pulang bersama Tiara dan anaknya...rumah sedikit ramai dengan tingkah lucu Alana yang mendominasi ruangan..


Sementara Darren sedang duduk bersantai di soga dan menatap mengawasi Alana yang sedang bermain bersama Erland dan juga Ola. sementara Alan sedari tadi menyabotase Alea..ia bahkan menatap tajam ketika Darren hendak mendekati Alea...sepertinya akan sulit...mengajak Alea ke kamar lebih dahulu...


''Ehm...Alea...aku ingin kau melakukan sesuatu untukku sayang...'' ucap Darren meminta..


Alea mengangguk ingin bangun namun Alan menahan tangannya meminta sang Mommy duduk lagi bersamanya..


''Mom...temani aku tidur...aku sudah lelah, apakah Mommy akan membacakan cerita untukku seperti biasa,......'' tatap Alan dengan mata polosnya..


Darren menyipitkan matanya ke arah Alan....anak kecil itu mulai bersikap licik...ya ampun...ia juga membutuhkan Alea sekarang...


''Baiklah,...ayo...Mommy akan menunjukan kamar untukmu dan Alana...''


Alan pun mengangguk lalu berpamitan dengan sangat sopan pada Erland dan Ola juga sang Daddy yang menatapnya tajam.....


Alea mengantar Alan ke kamar menggunakan Lift..


''Arrrgghh...anak itu...'' desis Darren sedikit kesal...


Darren akhirnya mengalah dan labih dahulu masuk ke dalam kamar dan meninggalkan Erland yang masih bersama Ola dan juga Alana..mereka masih bermain..


Erland menatap Ola dengan intens hingga membuat gadis itu mengangkat wajahnya dan pandangan mereka bertemu...


''Kakak....apakah ingin bicara sesuatu kepadaku.'' desah Ola mengerutkan kening...


Erland sangat gugup namun tersenyum salah tingkah...


''Aku dengar kak Alea akan memasukanmu ke kampus disini..aku akan membantu.....''


''Tidak....aku tidak mau..'' ucap Ola tegas..

__ADS_1


Erland sungguh terkejut,...


''Kau menolak...''


''Yah....aku akan mengatakannya kepada ibu, bagiku cukup dengan menjadi pengasuh Alana dan Alan....aku tidak ingin menjadi serakah...'' ucap Ola singkat...


Erland hanya menghela nafas..sungguh gadis yang langka..di saat semua orang akan memanfaatkan kesempatan OIa malah menolaknya...Erland baru pernah bertemu dengan wanita se uniik ini..


''Kau masih sangat muda Ola...kau masih bisa menggapai masa depanmu sendiri, anak-anak sudah besar..jika kau menolak pemberian kak Alea dia akan tersinggung..


Ola terdiam sebentar..ia menatap mata Erland yang lembut...gadis itu lalu tersenyum...


''Aku tidak pantas..maafkan aku kak Erland, aku akan mengatakannya pada ibu Alea kalau aku......menolak..'' balas Ola dalam ketenangan yang menyiksa Erland....


Pria itu hanya bisa menganggukan kepalanya...


''Baiklah..kau keras kepala sekali Ola..''


''Tidak kau salah kakak, aku hanya tau diri..dan belajar untuk jangan berharap terlalu lebih...''


Erland ingin membalasnya namun Alana, mulai merengek ia mulai mengantuk..


''Kakak,...aku mau tidur...''


''Baiklah sayang.....'' ucap Ola lalu bangkit setelah sebelumnya menunduk hormat di hadapan Erland....


Astaga....Ola sangat manis.....desah Erland memegang ujung dadanya,...sementara tak jauh dari sana, sosok Lukas berdiri dengan tatapan tajam...menatap sosok Ola yang sedang memasuk lift..ketika lift akan tertutup..mereka saling menatap tajam..


Deg!!!!!!!


Ola langsung memalingkan wajahnya, menghindari tatapan tajam Lukas kepadanya,.....


*************************


Darren sudah menanti Alea dengan sangat lama di dalam kamar, pria kecil itu menyabotase istrinya dalam waktu yang lama...pada Darren juga butuh Alea disini...


Darren mengusir kebosanan dengan membaca majalah bisnis selama 5 menit, lalu memeriksa ponselnya dan juga...melangkah ke balkon lalu kembali ia pun berkali kali melirik jam di tangannya dan mulai menghitung waktu..hampir sejam Alan membawa Alea ke kamarnya...jika bukan anaknya maka Darren akan...........


Ah ya ampun dia bahkan sudah selesai mandi sejak tadi...Darren kemudian bergerak ke atas ranjang dan berbaring disana...


Tak berapa lama kemudian Alea masuk dengfan menggunakan jubah mandi dari kamar sang anak..mata Darren melebar...


''Alea....'' teriaknya keras..


''Yah......''


''Kau sudah mandi...''


''Yah..aku mandi di kamar anak-anak karna Alan bahkan tidak melepaskan aku...''

__ADS_1


''Dia belum tidur.......''


Alea menggeleng.......


''Tidak...ia belum tidur...''


Darren bangkit dari sana memeluk tubuh Alea dari belakang dan mulai menciuminya..Alea terkekeh menyadari milik Darren sudah mengeras dan terasa di pinggangnya karna tubuh Darren memang lebih tinggi...


''Anak-anak menungguku Darren.....'' bisik Alea meminta pengertian...


''Kau akan membuatku kesakitan malam ini sayang.....''


Alea bersedekap menatap Darren dari cermin.....


''Darren cukup..kau seperti baru menikah saja...jangan seperti pasangan muda...anak-anak lebih penting..'' ucap Alea melotot...


Darren bahkan tidak perduli sedikitpun dan mulai menggerayangi keindahan pa yu da ra Alea di dalam jubah...


''Aku tak akan tergoda...'' bisik Alea singkat...


Darren semakin tertantang...benarkah kau tak akan tergoda...?


Darren menggendong tubuh Alea menuju ranjang dan menghempaskannya degan lembut, segera ia naik dan membuka jubah Alea..bibirnya langsung mendarat di ****** pa yu da ra Alea dan mulai mengul**nya...


''Kau tidak akan kulepaskan sayangku...'' mata Darren berbinar...


***********


Setelah mengantar si kembar ke sekolah barunya Ola duduk bersama Lukas di dalam mobil sendirian...


Keheningan melandanya.........


Lukas tiba-tiba menghentikan laju mobilnya ia menatap Ola dengan tajam....


''Apakah kau menyukai tuan Erland....'' desisnya tajam...


Ola tersenyum misterius....


''Apa kau cemburu, Lukas....bukankah kau telah menolakku..'' tatap Ola dengan sangat dingin..


Lukas terlalu marah...dengan cepat membuka pintu mobil bagian belakang lalu masuk ke dalamnya....mereka bertatapan tajam.....


''Kau.......''


Bagi yang mau liat Visual Ola dan Lukas langsung aja ke group chat...


Juga pemeran dalam Novel terbaru juga ada disana


❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2