
Kenan menurunkan padangan melihat sikap Lisa yang aneh,..mengapa ia membela Luke,..
''Lisa...apa yang kau lakukan ini, cepat berdiri...'' ucap Kenan..
Lisa menggeleng masih menundukan kepala...
''Aku mohon tuan Kenan....jangan bunuh Luke...''
''Bangunlah Lisa...siapa yang akan membunuhnya, aku tidak akan pernah menyakiti adik kandungku sendiri...'' ucap Kenan yang membuat Lisa seketika mengangkat wajahnya...adik kandung..? apakah Tuan kenan dan Luke adalah saudara kandung..?bagaimana mungkin..
Disaat yang sama Luke meraihnya membantu Lisa berdiri dan pemandangan wajah Luke yang hancur tak luput dari pandangan Lisa kali ini...
''Wajahmu....Luke...''
''Hanya luka kecil, hadiah pertemuan kembali dari kakak..'' Luke tersenyum dan membuat Lisa lega..
Lisa membantu Luke menghapus bekas darah di wajah Luke...dan pemandangan itu tak luput dari pandangan Kenan..
''Apakah kalian berdua...''
Wajah Lisa memucat ia menatap ke arah Kenan dan menundukan kepala lagi..
''Tuan Kenan...aku hanya....''
''Kami saling mencintai....''ucap Luke mencoba jujur dan Kenan tersenyum..
''Baiklah...Genka akan senang mempunyai saudara ipar sepertimu..''
Lisa menundukan kepalanya..
''Tuan Kenan....apa maksud tuan kalau tuan Kenan dan Luke adalah,...''
__ADS_1
Luke tersenyum sembari merangkul bahu Lisa dan mengusap rambutnya...
''Tuan Kenan dan aku adalah saudara kandung yang terpisah..dan takdir kami bertemu di sini....''ucap Luke tersenyum..
Kenan pun ikut tertawa lega,...setidaknya Luke punya Lisa yang akan selalu mendampinginya selalu...adiknya tak akan merasakan luka akibat kehilangan...dan Lisa memang adalah gadis yang tepat untuk Luke...
''Well...aku tak pernah menyangka jika kita bertemu seperti ini...aku sangat bahagia...''ucap Kenan dengan mata berkaca-kaca..
Luke kembali mendekati Kenan dan memeluk tubuh Kenan dan kedua kakak beradik itu kembali melepas kerinduan yang besar...
''Wajah dan tubuhmu harus di obati Luke...sekali lagi maafkan aku...''
Luke tersenyum.....
''Aku juga minta maaf...karna sudah melukaimu di masa lalu dan mengenai Darren aku akan meminta maaf soal Sarah...aku juga ingin mengatakan kalau aku sebenarnya tidak membunuhnya kakak...''
Kenan mengangguk....
Luke mengangguk...
''Aku masih bisa menahan beberapa pukulan lagi kakak,.....''
Kenan tersenyum.......dan mengangguk...
Hening di antara mereka bertiga sebelum Kenan kembali bicara...
''Aku ingin..kita pergi dari pulau ini, dan Luke...kau akan menyelesaikan masalahmu dengan Darren dan Alea..minta maaf pada mereka...''ucap Kenan dengan tajam..
Luke mengangguk patuh....
''Baiklah.....''
__ADS_1
********
Mereka bertiga asyik bicara sehingga melupakan kalau Devan sedang menatap semua pemandangan di matanya dengan rasa kesal di dada yang menumpuk..melihat senyum Lisa yang ada di pelukan Luke membuat dadanya panas..seharusnya Lisa bersama dengannya dan bukan Luke....
Kali ini....Devan tak akan mundur....ia kembali mengarahkan pistol ke arah Luke....
Namun di saat bersamaan Lisa yang menoleh...
Terlambat bagi Devan untuk menahan tembakannya kepada Luke...
''Tidak.....Luke awasss....'' jerit Lisa histeris...
Lisa yang melihat Devan mengarahkan pistol lalu mendorong tubuh Luke sehingga..peluru itu mengenai perutnya...
Dor.....
Kenan dan Luke begitu terkejut melihat tubuh Lisa jatuh terhuyung...
''Lisa........'' teriak Luke menangkap tubuh Lisa yang jatuh ke tanah..pria itu gemetar memandang Lisa yang terkapar penuh darah di gaun putihnya.....gadis itu menutup mata...
''Lisa..............'' teriak Luke dengan frustasi....
Sementara Kenan yang melihat sosok Devan yang berlari dan pria itu lalu mengarahkan pistolnya...
Dorr....
Tubuh Devan jatuh membentur tanah dan tidak bergerak...
''Aku akan melakukan apapun demi maaf mereka kakak...''
'
__ADS_1