
Alea masih duduk di atas ranjang dengan tatapan yang tidak terbaca, apa maksud Darren apakah Darren sedang bercanda dengannya..tidak mungkin bukan kalau sikap Darren berubah secepat ini..
Yah...Alea tau jika sikap Darren tidak terlalu baik kepadanya namun, ia tak pernah bersikap seperti ini, dan kali ini Alea merasa Darren berbeda, pria itu tampak menatapnya dengan tajam..hingga tubuh Alea bergetar...
Darren mulai membuka jassnya berikut dasinya yang di longgarkan dengan kasar, Alea membeku dengan kegugupan yang kentara sungguh ia begitu ketakutan ketika Darren mendekatinya...
''Darren.....''
''Kau tidak mendengar kata-kataku Alea...buka gaunmu sekarang...'' suara Darren menggema mengerikan di dalam ruangan yang luas itu...
Hening...........
Hingga Alea merasa sesak nafas, ketika Darren meraihnya berdiri dan...
Srraaakkk!!!!!!!
Bagian depan gaun yang di hiasi renda dan taburan kristal tercabut paksa dan jatuh berserakan, ketika Darren merobeknya dengan kasarr, mata Alea menjadi panas..sungguh ia ketakutan menyadari tatapan Darren membara.
Jemari Alea terulur dan menahan tangan Darren agar menghentikan kekasarannya...
''Darren hentikan....apa yang kau lakukan...''
Darren tertawa dengan mata tajam yang menyala kali ini ia mencengkram lengan Alea dengan kuat...
''Bukankah kau harus melayaniku...aku tidak sabar dan mengapa kau sengaja mengulur waktu..''
''Bukankah kita sudah menikah Darren..aku adalah istrimu, kau bahkan tidak membiarkan aku membuka gaun ini...apa yang terjadi, mengapa kau bersikap begini mengapa kau berubah...'' tangis Alea pecah saat itu juga hingga Darren membeku...
Menatap airmata Alea membuat hatinya sedikit bergetar, namun itu tidak lama..karna ingatan tentang masa lalunya yang kelam langsung mengambil alih pikirannya, pria itu menggertakan gigi...
''Istri....hahaha...kau percaya diri sekali Alea, kau pikir aku menikahimu untuk membuatmu menjadi istri seorang Darren Hugo yang kaya raya..kau bermimpi akan menikmati semua yang ada disini...''
Bagai mimpi di siang hari, hati Alea hancur mendengar ucapan kejm yang terlontar dari mulut Darren, hingga ia sungguh kehilangan kata...apakah dia yang mengejar Darren...? tidak...apakah dia menginginkan pernikahan ini...? tidak...bahkan untuk menikmati kekayaan di rumah ini Alea tidak pernah ingin...Alea sudah terbiasa hidup sederhana dan menghidupi dirinya sendiri, ia terbiasa berjuang walau hasilnya sangat pas-pasan namun,...ia menjalani semuanya dengan senang, sampai Darren datang dan mengambil hidup dan masa depannya...
Alea mendekati Darren yang masih menatapnya seperti seorang musuh...
''Lalu mengapa kau ingin menikahiku...mengapa...? mengapa kau ingin menikahi aku jika kau tidak menginginkan aku..''
Alea terkejut ketika rambutnya di jambak hingga ia tak bisa meronta karna kesakitan, sinar mata Darren di kuasai dendam yang membara...hingga tak ada tempat untuk belas kasihan...
''Kau ingin tau mengapa aku menikahimu...Alea..''
Alea merintih ketika kepalanya terasa nyeri...
__ADS_1
''Lebih baik jujur dan aku akan mencoba menerimanya Darren. itu lebih baik bukan...'' tatap Alea dengan kesakitan di matanya..
''Aku ingin menikahimu hanya untuk menyiksamu selamanya...''
Deg!!!!!
''Aaa...apa....''
''Ayahmu si bajingan itu menghancurkan kelurgaku, dia merebut ibuku dan membuat ibuku meninggalkan aku dan adikku...sinar mata Darren menajam, kau pikir aku akan diam saja membiarkan keturunannya bahagia..tidak Alea...kau harus menebus semua kesalahan pria brengsek itu...kau harus menebusnya dengan tubuhmu...''
Darren mendorong tubuh Alea hingga membentur lantai, namun anehnya Alea tidak merasakan sakit...yah...apa yang terjadi,....apakah karna selama ini ia selalu akrab dengan rasa sakit hingga ia menjadi kebal...??
Ayah...ayah...menghancurkan keluarga Darren...?? Alea tertawa dengan penuh rasa sakit, namun ia tak punya waktu untuk merenungi rasa sakit di hatinya karna Darren tidak membiarkan itu..
Tubuh ALea di tarik paksa hingga keduanya bertatapan.......
''Mulai sekarang kau hanya sebagai pelac*r di tempat tidurku, hanya melayaniku sampai aku bosan Alea....jika aku sudah bosan padamu maka aku akan menceraikanmu dan memberiku sedikitt uang untuk bertahan hidup sampai kau mati bagaimana.....''
''Hoh.......'' Alea hanya menggeleng penuh tangis, sungguh ia tidak pernah membayangkan kejadian ini menimpa hidupnya...
Menangis...Alea hanya menangis pasrah ketika Darren meraih gaunnya meraih gunting dan mengguntingnya dengan kasar, sementara Alea hanya berdiri seperti patung...matanya terpejam ketika ujung gunting itu menyentuh kulitnya hingga ada luka kecil yang tertinggal namun Darren tidak menyadarinya karna terlalu marah...Alea mengerang mencoba manahan perih di hati dan tubuhnya...
Alea mengigit bibirnya ketika tubuhnya polos di hadapan Darren, pria itu hanya menatapnya puas seolah bahagia melihat airmatanya...
''Tidakkah kau ingin mengatakan sesuatu..'' tatap Darren menusuk..
Darren tersenyum lalu mendorong tubuh ALea di ranjang dan menindihnya dengan kasar, bibirnya menyentuh bibir Alea dengan kuat hingga gadis itu sesak nafas, usai dari sana bibir Darren bergerak turun dan menyentuh dada Alea kali ini lebih kasar, jemarinya menyentuh dengan tujuan menyiksa hingga yang Alea rasakan hanya sakit...dan sakit...
Darren melepaskan penutup terakhir tubuhnya dan membuat Alea sedikit beringsut ketakutan, ketika kej*ntanan itu terlihat besar dan mengeras disana...
Alea hendak merangkak menjauh di ujung ranjang namun dengan kuat Darren meraih tubuhnya dan membantingnya dengan keras ke atas ranjang dan langsung menempatkan tubuhnya di antara tuubuh Alea yang panas dan sempit...senyuman kejam terukir di wajah Darren...
''Bagaimana jika ayahmu tau bahwa anaknya menderita menanggung hukuman karna kesalahannya...''
"Aku sama sekali tidak tau apapun Darren, tentang ayah,..aku sama sekali tak tau..." airmata Alea menggenang..
"Kau pikir aku perduli...? keturunannya yang harus menanggung akibatnya..."
Darren mendekatkan tubuhnya bersiap memasuki Alea...
''Darren...lepaskan aku mohon, aaku...aku mohon kepadamu, beri aku waktu humm..ini pertama kalinya bagiku...aku...''
''Diam.. kau pikir aku akan iba, Darren menatap tajam melihat penderitaanmu akan membuat hatiku puas.....dendamku terbalas....''
__ADS_1
''Darren...aku mohon.....'' tangis Alea mencoba meronta ketika Darren mencoba memasuki dirinya yang sempit, Alea menjerit ketika rasa sakit itu seakan mengancurkannya dan menyakitnya...
Darren menggertakan gigi dengan segenap kekuatannya dan hasratnya yang sudah tak mampu ia bendung, dengan kuat pria itu mendesak, menghentakan tubuhnya dalam-dalam dan menembus kesucian ALea,
Gadis itu menjerit dengan keras ketika sesuatu yang besar seakan membelah dirinya disana....
Tangisan panjang itu begitu menyedihkan, darah kesucian tumpah seakan menertawai nasibnya yang mengerikan, Darren melampiaskan hasratnya seolah ia sudah gila....berulangkali ia memasuki Ana, menyentuhnya dan membawanya dalam percintaan menyakitkan....
Sampai gadis itu menyerah dan hampir jatuh pingsan ketika semuanya sudah selesai...Darren meninggalkan kamarnya, meninggalkan Alea sendirian di malam pertama yang menyedihkan...................
******************************
Alea terus merintih ketika ia membuka mata. rasa sakit langsung menyapanya ketika ia bangun, ini masih tengah malam...
Gadis itu kembali menangisi hidupnya.....mengapa semua jadi begini..mengapa...??
Ketika hendak bangun,
Alea menyadari kalau dia sendirian di kamar itu, hilang sudah harapan hidupnya..hancur sudah, hati dan tubuhnya...
''Ibu.....ibu....'' isak Alea memukul dadanya yang terasa sesak karna sakit...
Hancur hati Alea dan ia tak ingin apapun selain pergi..menemui ibunya.......
Gadis itu meraih selimut untuk menutup tubuh telanjangnya, matanya berhenti di sebuah laci yang seakan memanggilnya....Alea melangkah ketika ia menemukan jalan keluar untuk hidupnya...
Alea membuka laci dan menemukan sebuah pisau milik Darren....
Airmatanya menetes........
''Ibu.....dunia terlalu kejam untukku bu....aku sungguh tidak tahan lagi.......'' isak Alea mengangkat pisau itu tinggi-tinggi...
Dan...saat itulah pintu terbuka...
Darren masuk dan menatap Alea dengan tatapan yang beku..jemarinya terkepal........
''Alea........'' jeritnya geram.....
Pada saat yang sama Alea tak ingin kehilangan waktu, sekuat tenaga gadis itu meng*ris nadinya...
'Srreet!!!!!!!!!
Darren membeku....ketika tubuh Alea jatuh di hadapannya.......
__ADS_1
pria itu menghela nafas........
''Alea...........''