
Tiara berusaha meronta ketika Darius menciuminya dengan membabi buta, bibirnya mendarat mulus di bibir Tiara dan melum**nya sedikit kasar hingga Tiara mengerang, mendorong tubuh Darius sehingga pria itu terdorong ke belakang,
Nafas mereka terengah engah oleh gairah yang masih menyala-nyala, keduanya brtatapan tajam...
''Kau pikir kau siapa Darius...aku bahkan tidak sudi berlama-lama denganmu disini, sebulan apa kau sudah gila...'' jerit Tiara tidak terkedali...
''Akuilah Tiara tubuh kita saling membutuhkan kau tau benar jika aku mampu memuaskanmu berkali-kali bukan..? mungkin saja setelah sebulan kau keluar dari sini akan terjadi sesuatu yang baik untuk hubungan kita.''
''Dalam mimpimu pria tua bajingan, aku mendekatimu karna aku ingin Darren...aku menginginkan anakmu bukan kau....''
Mendengar hal itu membuat Darius tertawa penuh ejekan hingga Tiara semakin meradang...Darius mendekat sekejap saja ia telah membuka jubahnya dan memperlihatkan kej*ntannya yang tegak berdiri seolah tidak sabar untuk memasuki Tiara, dan membawanya ke awan kenikmatan.
''Kau menginginkan anakku namun kau mau di tiduri ayahnya, kau pikir hubungan seperti apa yang akan kita jalani Tiara sayang, aku bahkan tak bisa membayangkan merelakanmu bersama Darren, karna kau adalah milikku.''
''Oh...Hentikan Darius kau membuatku muak....''jerit Tiara dengan suara yang keras. apalagi melihat bukti gairah Darius membuat Tiara semakin kesal dan jijik...
''Layanilah aku atau kau akan menyesal..'' Darius mengancam,
Tiara bersedekap.....
''Kau sangat memalukan...aku tak akan melakukannya lagi denganmu tapi dengan Darren.''umpat Tiara dengan emosi yang tak terkendali.
Bagaimana mungkin Darius bisa mengurungnya sementara ia tau ini kesempatan besar demi mendekati Darren. disaat hubungannya dengan istrinya merenggang.
Tiara membeku ketika melihat Darius mengeluarkan ponselnya yang berisi video mesra mereka dan mampu membuat wajah Tiara memucat..
''Darius apa yang kau.....''
''Jadi milikku selama sebulan ini dengan sukarela lalu setelah itu kau kulepaskan dan aku akan setuju jika kau mendekati anakku Darren bagaimana...'' ucap Darius mendekat..
Tawaran yang menarik untuk Tiara wanita itu menoleh...namun sebulan bukan waktu yang sedikit bagaimana mungkin dia...
''Bagaimana kalau aku menolak....sebulan bukan waktu yang sedikit Darius, kau tidak sedang membaohongiku bukan..''
Darius menarik tubuh Tiara mendekat, jemarinya yang kokoh dan besar bergerak naik menyentuh pa yu da ra Tiara yang menggantung ranum nan indah, sambil wajah Darius menempel di wajah mulus Tiara..
__ADS_1
''Jika kau menolak maka kau akan kehilangan segalanya sayang, videonya akan tersebar,...karirmu akan hancur, anakku akan jijik kepadamu, karna kau bekas ayahnya dan kau akan kehilangan kesempatan untuk mendekati Darren selamanya...''
Darius menjil*ti leher jenjang Tiara dengan nafas yang terasa hangat...
Otak Tiara seperti beku seketika, wanita ini tak punya pilihan sekarang selain mengikuti kemauan Darius lagipula, ketika Darius menyentuhnya seperti ia mendapat aliran listrik di sekujur tubuhnya...terlalu kasar dan membuatnya gila...
Bibir Darius hampir menyentuh p*ting pa yu da ra Tiara namun wanita itu menahan tubuh Darius hingga mereka saling menatap tajam...
''Tiara...''
''Berjanjilah.....kau tidak akan mengingkarinya bukan....''desah Tiara sekuat tenaga menjaga dirinya agar tidak terngs*ng dengan sentuhan Darius yang akan membuatnya lepas kendali dan kehilangan akal sehat...
Darius mengangguk setuju....
''Hanya satu bulan biarkan aku menyentuhmu dengan bebas...layani aku sayang,...''
Tiara akhirnya menganggukan kepala...menyetujui usulan Darius yang terdengar gila...yah...memang awalnya terdengar gila namun Tiara memang tak bisa membatntah jika tubuhnya bereaksi jika Darius menyentuhnya...Darius dengan segudang pengalaman bercintanya mampu memuaskan Tiara...
Sekejap saja tubuh keduanya polos dalam ruangan yang redup..
Sementara jemari Tiara tidak berdiam diri...otaknya seakan membeku di penuhi gairah yang menyala...ia menarik tubuh Darius merapat pada tubuhnya yang sintal membiarkan Darius menikmati tubuhnya dengan puas.. sementara jemari lentiknya bergerak turun menangkap kejant*nan Darius yang kekar dan penuh di tangannya dan membelainya dengan sedikit kasar...membuatnya semakin tegak dan mengeras disana..
''Arrgghh..Tiara.....'' desah Darius kembali menangkup kedua pa yu da ra Tiara dengan kedua tangannya dan menghis*pnya secara bergantian seperti kehausan...
Terlalu panas hingga, Tiara tak tahan lagi untuk tidak menyentuh pria yang seharusnya menjadi ayahnya itu...
Tiara kemudian menundukan tubuhnya membuat Darius sedikit terkejut...
Erangan keluar dari bibir Darius, ketika Tiara mampu menyentuhnya dengan ahli...bibirnya mampu membuat sesuatu di bawah tubuh Darius menegang...
''Tiara.....shhiitt'' umpat Darius seakan ia ingin meledak ketika Tiara menyed*t tubuh bawahnya hingga pria itu menarik tubuh Tiara menjauh.......
Wajah Tiara merah merona di kepung gairah....Darius tersenyum puas, lalu mengangkat tubuh Tiara dan membantingnya pelan ke ranjang empuk di kamar ini dan segera menindih tubuh Tiara.....menatapnya dari atas dengan pandangan berkabut...
Mengapa Tiara mampu membangkitkan gairah menyala yang selama ini begitui ia dambakan, bahkan dengan semua patner bercintanya hanya Tiara yang membuatnya puas...
__ADS_1
Mengapa...?
Darius menyadari jika tubuh Tiara yang putih mulus sudah terdapat bekas singgahan bibirnya..pria itu tersenyum....
menurunkan tanganya dan menyentuh inti Tiara dan membuatnya menggelinjang, jemari Darius terus bergerak masuk dan menyadari Tiara sudah basah dan siap untuknya...
Sesaat kemudian ia mengarahkan tubuhnya di antara tubuh Tiara yang pasrah di bawahnya...
''Darius......''
''Yah...sayang panggil namaku jika aku memasukimu...'' desah Darius dengan suara yang parau.
Tiara mengerang ketika sesuatu yang besar dan keras itu memasukinya, kenyataan kalau dulu, Dariuslah pria pertama yang mendapatkan kesuciannya membuat Tiara tau betul ukuran pria ini...
Tiara mengerang ketika milik Darius sudah masuk sepenuhnya dan tubuh mereka bersatu, keduanya bertatapan tajam...sembari Darius mulai menggerakan tubuhnya dengan irama yang mulai cepat, sambil kedua jemarinya meremas kedua pa yu da ra Tiara yang membusung dan kembali melum**nya dengan gertakan gigi,
Tiara yang terbuai...menjadi lupa akan perjanjiannya, dan menyerah dalam gairah bersama Darius tanpa membayangkan kemungkinan yang akan terjadi di depan...
Bagi Darius, seorang Tiara adalah anugrah yang indah....
Tubuh dua anak manusia itu bersatu meraih pucak kenikmatan bersama....
***************************************
Hari sudah malam ketika Alea mamasuki rumah, ia merasa sangat lelah karna banyaknya tugas yang mulai menyapa...belum lagi ia harus menunggu taxi yang susah di temui malam ini...
Alea membuka pintu dan menutupnya....
Hening,...mengapa semuanya gelap...?
Baru saja Alea hendak melangkah, lampu ruang tamu seketika menyala..dan membuat Alea melompat karna terkejut, apalagi melihat sosok Darren duduk dan menunggunya..
Alea menghela nafas, gangguan cemasnya muncul dan mulai menguasainya,...
''Darren.....''
__ADS_1
''Apakah kau sengaja ingin membuatku marah Alea....'' teriak Darren dengan murka.