
Alana begitu panik ketika bibir Delvaro kembali melum** bibirnya menekannya dengan sedikit kuat, Alana meronta yah...dia tidak pasrah begitu saja tangannya memukul dan berusaha mendorong tubuh Delvaro menjauh sementara...kakinya berusaha ia tendang walau pecuma...tubuh Delvaro menindih tubuhnya hingga ia tidak bisa bergerak...
Alana mengeluh ketika ia tidak berdaya di bawah rengkuhan Delvaro yang kuat, hingga nafasnya terengah-engah karna lelah, airmatanya mulai menetes di wajahnya...
Sraaakk!!!!
Kemeja milik Alana mulai terbuka dan gadis itu semakin panik ketika jemari Delvaro dengan lancang menyentuh pa yu da ra nya yang masih tertutup bra..
Alana meronta hingga ciuman mereka terlepas dramatis...
''Delvaro lepaskan aku...apa yang kau lakukan ini..''
''Aku sudah cukup bersabar namun kau selalu dan selalu mengujiku Alana..kau selalu dan selalu membuatku hilang kesabaran...''
''Apa yang kau inginkan..bukankah kau bilang kau sudah menyentuhku..bukankah itu semua lebih dari cukup..''
''Diam.....dan nikmatilah, jika ini bukan yang pertama bagimu maka kau hanya harus menikmati...''
Alana menjadi pucat.....
''Apakah artinya...kau belum menyentuhku...''
Delvaro tersenyum dingin..........
Delvaro tidak menunggu jemari Delvaro bergerak naik dan menyentuh bra pembungkus dada Alana dan menurunkannya dengan segera hingga gadis itu menjerit ketika pa yu da ra nya terlihat jelas di mata Delvaro pria itu melebarkan matanya takjup, meski mendapat perlawanan namun tak ada yang bisa menghentikannya...
''Aaaarrrgghh......''
Alana menjerit keras ketika bibir Delvaro mendarat di put*** pa yu da ra Alana yang merah muda dan menggilasnya tanpa ampun..gadis itu berusaha kembali meronta namun sia-sia...tubuhnya seakan di paku di tempat tak bisa bergerak kemanapun dan tak bisa melepaskan diri....
''Delvaro tidak....''
Alana tidak terima ketika bibir Delvaro mulai menikmati dadanya dan tak ingin beranjak dari sana...bagaimana mungkin ia bisa sebodoh ini, bagaimana bisa Delvaro bisa melakukan ini kepadanya...tidak...
__ADS_1
Alana kembali menjerit dengan suara yang keras, namun Delvaro seakan menjadi tuli..ia bahkan tak perduli sedikitpun tangisan Alana..
Delvaro mulai menjil*** put**** pa yu da ra Alana memainkannya dengan lidahnya dan menghis***nya dengan kuat hingga erangan lolos dari bibir Alana..tubuhnya meliuk dengan kuat berusaha menghindari cumbuan Delvaro yang begitu aneh..tubuh Alana bergetar,...menerima sengatan gairah yang aneh namun nikmat...ini terasa asing baginya...
''Delvaro cukup...'' desah Alana memohon dengan suara yang serak sementara Delvaro tak menghentikan cumbuannya..
Bibirnya masih betah disana, menggoda pa yu da ra Alana yang indah..dan menggilasnya tanpa ampun hingga tanda kemerahan terlihat jelas disana sekaligus mengukir jejak Delvaro pada miliknya..
Jemari pria itu bergerak menurunkan penutup tubuh bawah mereka dan mulai mendekatkan bukti gairahnya yang mengeras...dan membesar dan membuat Alana ketakutan..
Tubuhnya beringsut menjauh dan menghindari ketika Delvaro mulai mendesakan tubuhnya ingin menyatukan diri..
Tatapan mereka bertemu sesaat dan membuat Alana mengerang....airmatanya menetes....ia menggeleng ketika milik Delvaro ingin memasukinya dengan tekad yang kuat..gadis itu menggeleng memohon...
''Aku takut Delvaro jangan...mengapa kau kejam sekali..''jerit Alana dengan suara yang serak ketakutan.
Sementara Delvaro sama sekali jauh dari kata menyerah dan mengeraskan wajahnya, sambil mengecup bibir Alana, kedua tangannya bergerak menyentuh tangan Alana dan merekatkan jemari mereka..di sisi ranjang dan meremasnya dengan kuat...
Hasrat Delvaro bangkit tak terkendali..hal yang paling di inginkannya adalah memiliki Alana dengan cara apapun dan kini Alana hampir menjadi miliknya..semua rencananya berhasil..
''Tidak...'' isak Alana begitu putus asa namun Delvaro jauh dari kata menyerah..pria itu lalu menempatkan tubuhnya di antara milik Alana dan menatapnya dengan senyuman kemenangan yang nyata..
''Aku berjanji kau akan menikmatinya...Alana...''
Delvaro kembali melum** bibir Alana dan membuat perhatian gadis itu teralihkan...matanya bersinar tajam...ketika miliknya perlahan memasuki Alana yang begitu rapat..tubuh Alana bereaksi dengan menghindari penyatuan yang aneh baginya namun sekali lagi ia tak bisa melakukan apapun selain pasrah...
Delvaro menyiapkan tubuhnya dan sesaat kemudian pria itu mulai menghentakan tubuhnya dalam-dalam dan menembus kesucian Alana dan membuat gadis itu menjerit keras...
Delvaro menekan Alana hingga membuat Alana tak bisa menghindar, membiarkan miliknya menjelajah masuk dan mengklaim miliknya dengan posesif..
Yang di rasakan Alana adalah rasa sakit yang begitu kuat, perih yang tak berujung menyakiti miliknya dan membuatnya kesakitan...
Alana mulai meronta sekuat tenaga dan namun tak bisa bahkan mencakar tubuh Delvaro namun pria itu seolah merasakan sakit sedikitpun...
__ADS_1
Nafas keduanya terngah-engah di sela penyatuan dan membuat Alana menangis histeris..tak pernah di bayangkannya kalau kesuciannya terenggut oleh pria asing yang paling di bencinya...
''Sakit sekali......''isak Alana dengan suara yang lantang sementara Delvaro hanya menatapnya puas...
Tubuh Alana begitu pas dan hangat membungkus miliknya...kenikmatan itu sungguh terlalu besar dan membuat Delvaro candu....gila ini benar-benar gila...Alana begitu luar biasa...
Delvaro kembali menghis** pa yu da ra Alana dengan gemas dan membuat isakan Alana menjadi sedikit reda...pria itu terus mencumbu Alana dan membuat Alana kembali tenang..dan disaat itulah mereka kembali menatap...
''Aku mohon hentikan Delvaro...aku mohon....''
''Alana sayang......jika aku berhenti kau akan semakinn kesakitan..jadi aku berjanji ini tak akan lama sayang...aku berjanji...''
Tubuh Delvaro mulai bergerak sambil memejamkan matanya ketiika kenikmatan tubuh Alana mampu membuatnya candu..
''Aaaauww...sayangku, kau begitu nikm** dan indah...''
Delvaro tak habis pikir mengapa kenikmatan tak berujung ini ia dapatkan dari seorang gadis yang menjadi kekasih adiknya sendiri..hatinya menghangat ketika hatinya di penuhi rasa bahagia karna menjadi yang pertama bagi Alana..tentu saja semua pria akan bahagia jika dia menjadi yang pertama dan satu-satunya bukan...??
Alana hanya memejamkan matanya menahan semua kesakitan yang ia dapatkan dan beberapa sentuhan nikmat yang asing...
Oh...bagaimana hidupnya saat ini...bagaimana sekarang....??
Delvaro telah mendapatkan segalanya..Delvaro telah menjadi yang pertama menyentuhnya...isakan Alana terdengar lirih karna ketidak berdayaannya...
Tubuhnya pasrah di bawah kendali Delvaro dan tidak bisa bergerak....sampai sesuatu dalam dirinya meledak bersamaan dengan Delvaro yang memeluknya dengan erat ketika meraih puncak bersama...tubuh keduanya berpelukan, sementara bibir Delvaro melum** bibir Alana dan menyesapnya dengan kepuasan yang tak terkira,...
Alana Hugo sudah menjadi milikknya, ada rasa bahagia yangh di rasakan Delvaro...keluarganya akan menerima menantu baru sebentar lagi...
Delvaro masih memeluk tubuh Alana ketika sisa kenikmatan itu sangat indah meninggalkan keduanya...menyisakan kelelahan yang indah...tubuh Delvaro ambruk di sebelah tubuh Alana....dan menarik gadis itu ke dalam pelukannya yang posesif...
Delvaro tersenyum menang..menyadari Alana yang kelelahan dan tak bisa mengatakan apapun..gadis itu benar-benar pasrah ketika Delvaro memeluknya....
''Kau adalah milikku Alana Hugo,....''
__ADS_1
Deg!!!!