
Rafael bangkit sambil memperbaiki celananya,...wajahnya mengeras.. sialan gadis ini ia bahkan baru saja akan memulai aktifitas panas dan tiba-tiba dia datang lalu mengacaukan semuanya..sungguh Rafael merasa geram,..
Beraninya dia...beraninya gadis asing ini datang dan mengacaukan segalanya...
Sang gadis model itu tampak sangat malu dan buru-buru memungut bajunya dan memakainya dengan sangat cepat keluar dari sana bahkan melewati Alana yang masih berdiri dengan wajahnya yang tertunduk..
Kini tinggalah Alana berdiri menatap sosok Rafael dengan pandangan rendah...
''Kau sengaja menutup casting karna keinginan bejatmu...astaga,...kau sangat rendah....bagaimana kalau orang-orang tau siapa seorang tuan Rafael Alexander yang begitu terkenal...dia hanyalah seorang pria yang tak bisa menahan nafs*nya...'' teriak Alana dengan rasa marah..
Hingga beberapa anak buah Rafael dan juga Nira sang sahabat jadi bingung sendiri,..adegan yang di lakukan Alana seperti sedang memergoki kekasihnya berselingkuh...
Sedangkan Rafael kehilangan kesabaran dengan gadis asing ini..ia lalu mendekat dan menatap tajam ke arah Alana dengan tatapan dingin...
''Siapa namamu...''
''Alana Hugo....kau tau pasti aku siapa aku putri...''
''Aku tidak menanyakan identitas orangtuamu Alana....''
Hening...mereka masih berdiri saling menatap..
''Terserah..'' ketus Alana menaikan alisnya..
__ADS_1
Bagi Rafael ini pertama kalinya seorang gadis menantangnya..ini pertama kalinya seorang gadis menatap matanya dan Alana telah melanggar semua batasan yang telah dia ciptakan..bahkan sekarang anak buahnya tampak tersenyum mengira mungkin mereka sepasang kekasih yang sedang bertengkar...
''Jadi kau datang untuk Casting...''
''Yah...awalnya aku mengira bahwa kau profesional tuan Rafael tapi aku salah...jadi sebaiknya aku pulang...''
Alana membalikan tubuhnya namun, ia terkejut ketika Rafael menarik tangannya mendekat dan menubruk dada bidangnya..
Deg!!!!!
Rafael menaikan sudut bibirnya...
''Setelah kau mengacaukan hasratku...kau membuatku kesakitan lantas kau mau pergi begitu saja,....Alana...''
Dan...
Dada Rafael terbakar....gadis ini benar-benar sungguh berani...ia lalu tersenyum membungkus api yang terlanjur terbakar di dalam dadanya...
''Tidak...kau bukan tipeku Alana...''
''Bagus....'' balas Alana dengan senyuman dingin...
''Tapi aku ingin mengontrakmu dalam sebuah kerjasama..aku suka gayamu, kau cantik, tubuhmu....''
__ADS_1
''Sempurna maksudmu tuan Rafael..''
Wajah Rafael mengeras..
''Maaf..tapi aku sudah terbiasa hidup dengan puja-puji orang-orang di sekitarku jadi...aku tidak butuh pengakuanmu lagi...''
''Aku menyukai dirimu Alana....bagaimana kalau kau ke kantorku besok...''
Alana terdiam sebentar lalu mendekati Rafael....sampai bibir mereka nyaris bersentuhan...Alana menaikan sudut bibirnya....
''Jangan berpikir aku seperti gadis lain yang bisa kau manfaatkan tuan Rafael Alexander,..aku putri Darren Hugo..aku berbeda.....''
''Tentu..aku bisa melihat di wajahmu.......''balas Rafael berusaha menekan darahnya yang berdesir panas ketika berdekatan dengan gadis ini...
Dia memang berbeda......
Alana menjauhkan tubuhnya....lalu tersenyum..
''Silahkan lanjutkan saja....aktifitas menjijikanmu tadi tuan Rafael...aku akan datang besok di kantormu dan pastikan kau sudah melampiaskan nafs*mu sebelum aku sampai karna kau akan menodai mataku yang suci ini...aku prgi tuan Rafael...''
Alana menundukan kepalanya dengan sopan..lalu keluar dari sana tak lupa menyeret Nira bersamanya,....
Rafael tak sanggup membendung amarahnya dengan kuat ia menghancurkan semua yang ada di ruangan itu sampai anak buahnya menjadi ketakutan...
__ADS_1
''Alana Hugo.....awas kau.........'' teriak Rafael marah....