
Alana duduk di depan sang Mommy, Daddy..ayah dan ibu yang sedang menatapnya tajam..sedangkan Luke dan Lisa serta Liam hanya duduk dan tersenyum mleihat tingkah Alana yang lucu...
''Berapa lama kau akan pergi....''
Alana menoleh kepada Liam dan menaikan alisnya...
''Jangan menoleh pada Liam..dia sudah memberitahunya namun..Daddy ingin dengar sendiri dari mulutmu Alana...''
Alana memejamkan matanya..
''Aku hanya....berada disana sebulan...Liam akan menjagaku..'' Alana menatap ke arah Liam yang mengedipkan matanya...
''Jangan membantah apa kata Liam disana....Mommy tidak mau mendengar kau melawannya...kalian harus saling menjaga..''ucap Alea menatap ke arah Liam yang menunduk patuh..
''Baik Mom...oya ayahku sayang...apakah ayah tidak mau mengatakan sesuatu padaku..'' Alana mengedipkan matanya pada Kenan yang dari tadi diam saja..
''Kemarilah....'' Kenan membuka tangannya dan meminta Alana mendekat...
Alana mengangguk dan melangkah ke arah Kenan dan membiarkan sang ayah memeluk tubuhnya dengan erat...dan mengusap punggungnya..
Keharuan menyebar di dalam rumah ini...
''Ayah mencintaimu sayangku, berhati-hatilah...jika kau mendapat kesulitan pastikan kau....menghubungi ayah, Daddy atau papa...kami akan selalu membantumu..''
Alana mengangguk....
''Astaga ada Liam ayah....tenang saja...aku akan pulang dengan cepat...''
''Baiklah sayang......''
Kenan melepaskan pelukan dan mengecup kening dan pipi Alana, lalu ia pun pamit pada Genka,....dan memeluknya..
__ADS_1
''Hati-hati anakku...''
''Baik ibu...aku mencintaimu....''bisik Alana di pelukan Genka..
''Ibu juga mencintaimu nak...''
Alana lalu mendekati Luke dan memeluk tubuh pria itu dengan erat..
''Papa...aku pergi...''
''Liam akan menjagamu sayang, jangan khawatir...''
''Yah....aku mengerti papa..'' Alana tersenyum lalu memeluk Lisa...
''Aku pergi Mah....''
Lisa menyambut tubuh Alana dan mendekapnya..
''Alana sayang....jga dirimu...''
Alana tersenyum dengan penuh rasa haru betapa dia beruntung di kelilingi orangtua yang mencintainya...
Alana lalu mendekati sang Mommy dan mendekap wanita yang melahirkannya itu dengan erat...
''Momm......''
''Jaga dirimu, jangan melawan setiap ucapan Liam...Mommy mencintaimu nak..''
''Aku juga mencintaimu Mom...''
Pelukan Alana pun terlepas lalu ia mendekati Darren..
__ADS_1
''Oh...putriku...aku mencintaimu anakku..''bisik Darren dengan mata berkaca-kaca....
Alana adalah hidupnya rasanya berat melepas Alana namun,.....ia sadar Alana sudah dewasa dan ia tak ingin mengekang putrinya dan memilih membiarkan Alana mengejar impiannya menjadi seorang model...
''Daddy jangan khawatir...aku akan baik-baik saja.......''bisik Alana dengan mata berkaca-kaca...
''Baiklah....Daddy tenang karna kau bersama dengan Liam....''
''Yah...'' Alana menikmati pelukan sang Daddy yang begitu indah..
Setelah berpamitan, hari itu juga Alana kembali bersama Liam untuk mempersiapkan keberangkatan...berbagai peringatan di ingatkan mereka kepada Liam dan membuat pria muda itu hanya menganggukan kepalanya...
Mobil pun meninggalkan kediaman Kenan Renov...
**************
Luar Negri, Di kota L...
Pintu ruangan terbuka dan seseorang masuk ke dalam ruangan...dan membungkuk di hadapan seorang pria tampan dengan sorot mata yang dingin.......
''Tuan Delvaro....mereka akan datang besok..jadi apa yang harus aku lakukan....''
Sosok pria bernama Delvaro bangkit dari kursi kebesarannya dan melangkah mendekati jendela...ia menurunkan pandangan pada jalanan padat di bawah bangunan kokohnya...
''Persiapkan kontraknya...aku tidak sabar lagi...untuk bertemu dengannya...Alana Hugo, apakah dia lebih cantik dari fotonya...''
''Baik tuan Delvaro...''sang anak buah menundukan kepalanya dalam-dalam...
Pintu kembali di tutup,.. Delvaro menatap tenang ke atas langit di siang hari...ia menaikan sudut bibirnya...
Alana...........
__ADS_1
+++++++++++++
Yang mau liat Visualnya Delvaro di Group...