Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
AideNora Or.....?


__ADS_3

Darius menatap ke arah Aiden dengan tatapan menyelidik, kakak kandung Alea..? bukankah seluruh keluarga Alea meninggal di dalam kecelakaan 14 tahun, Darius sungguh tak menyangka jika ada salah satu anggota keluarga Robert yang selamat selain Alea. Darius sungguh terkejut dan sedikit terdiam di tempatnya...


Aiden berdehem...


''Tuan Darius Hugo, mengapa anda seperti sedang melihat hantu saja..? aku ingin menemui adikku Alea..dimana dia...''ucap Aiden tidak sabar..


''Alea sedang pergi bersama suaminya, jadi aku sebagai ayahnya juga tak berhak menanyakan kemana mereka pergi karna sekali lagi itu bukan urusanku, dan aku pikir kau juga Aiden...''


Aiden mengeraskan wajahnya...


''Aku akan menunggu adikku pulang.''


''Silahkan saja Aiden, bukankah kau juga keluarga Hugo sekarang mengingat Alea adalah menantuku, jadi bisakah kita duduk disana..kita akan bicara di taman itu.'' ucap Darius tajam.


Aiden pun setuju, pria tampan itu lalu melangkah bersama Darius sedangkan Adam memilih menunggu di mobil, karna ia menjadi anak buah Aiden sekarang.


Darius dan Aiden melangkah bersama dan akhirnya duduk di taman yang di penuh berbagai bunga yang di tanami Alea hingga Aiden menaikan sudut bibirnya, ini pasti adalah hasil yang di tanami Alea, Aiden tidak sabar lagi untuk membawa Alea pergi dari tempat ini dari cengkraman Darren Hugo karna Alea adalah miliknya...


Darius menatap wajah Aiden dan berusaha menemukan sedikit kemiripan antara Alea dan pria ini namun sayangnya mereka sama sekali tidak mirip, Alea bertubuh kecil dengan rambut hitam sedangkan pria ini mempunya tubuh kekar dan sangat tinggi malahan melebihi tingginya dan juag tinggi Darren, rambutnya berwarna pirang...sungguh Darius harus mencari tau segalanya tentang pria ini..


''Ehm....bagaimana bisa kau menemukan menantuku Alea, apakah kalian sudah pernah bertemu sebelumnya Aiden..''


''Kami pernah bertemu sekali tuan Darius Hugo, dan bagiku waktunya terlalu sedikit untuk kami...''


Darius menganggukan kepalanya...


''Aiden...bagaimana kau tau Alea berada di kota ini, kami berpikir Alea hanya hidup sebatang kara setelah kecelakaan yang menimpa keluarganya 14 tahun lalu.'' ucap Darius seraya memijit dahinya.


''Yah,...aku menghabiskan seluruh hidupku untuk mencari adikku, mengingat kecelakaan besar yang terjadi waktu itu wajar jika dunia menganggapku sudah mati.'' Aiden tersenyum dingin..


''Alea..pasti bahagia menemukan kakaknya..''


''Tentu walau aku sedikit kecewa ketika dia lebih mementikan suaminya dari pada kakaknya yang sudah lama tidak di temuinya, aku....cemburu...'' ucap Aiden dengan sedikit penekanan yang membuat Darius mengerutkan dahinya..


''Mereka saling mencintai....Aiden...''


''Namun tetap saja....darah lebih kental dari air bukan...? pasangan bisa saja menghianati apalagi menyakiti sedangkan saudara, mereka akan saling melindungi seumur hidup.'' lagi ada penekanan di kata-kata Aiden yang membuat Darius sedikit kehilangan jawaban..

__ADS_1


''Aku tak pernah meragukan itu Aiden, tunggulah sebentar karna mereka akan segera pulang...''


''Tentu tuan Darius aku akan bersabar karna aku khusus mengosongkan jadwalku hari ini demi Alea...''


Darius tak mampu berkata lagi aura Aiden dingin begitu kuat, hingga untuk beberapa saat Darius memikirkan kemungkinan apakah pria ini sedang berbohong kalau dia adalah Aidenora..


''Bersantailah Aiden kita masih punya banyak waktu..''


''Baik tuan Darius.'' balas Aiden dengan sangat ramah.


***************************************************


Darren mengajak Alea berkeliling mengunjungi pantai, daerah perbukitan, juga padang, mereka makan bersama lalu bermain pasir di laut dan juga memancing, Alea sungguh bahagia selama menikah dengan Darren ini pertama kali ia di bawa keluar rumah dan menikmati semua keindahan kota, tak lupa juga Darren mengajak Alea mengunjungi taman hiburan untuk menaiki beberapa wahana permainan ektrim, Darren berubah menjadi seorang pria yang masih sekolah yang sedang mengajak kekasihnya yang sedang berjalan-jalan...


''Bagaimana sayang apa kau senang...'' bisik Darren ketika mereka duduk di atas badan mobil dan memandangi sunset dari ketinggian, Alea menyadarkan kepalanya di bahu Darren sembari menatap jauh..


''Darren....kau tau, sejak usia 5 tahun ketika kecelakaan itu merenggut bahagiaku..ini pertama kalinya setelah sekian lama aku bisa menikmati ini semua dengan senyum bahagia...''


Alea merasa matanya menjadi panas hingga Darren menarik tubuhnya memeluknya dengan erat...


''Alea.......''


Deg!!!!!


Rasa bersalah perlahan tapi pasti mulai menyebar di dada Dareen, ia memegag tubuh Alea dan keduanya saling menatap....


''Dan akulah yang melengkapi penderitaanmu Alea,...aku sangt menyesal dan mengutuk tindakanku yang bodoh...aku pengecut dengan menyalahakan penderitaanku kepadamu padahal kau sendiri adalah korban..Alea...aku sungguh minta maaf, aku minta maaf..''


Alea menganggukan kepala tanpa ragu, membiarkan Darren memeluk tubuhnya dengan erat..


''Aku mencintaimu Darren, aku hanya memohon kepadamu..jangan mernah menyakitiku lagi karna aku...tak akan mampu menahan semuanya..tidak akan pernah bisa....aku ingin bersamamu selamanya Darren...''


Darren begitu tersentuh dengan kata-kata Alea yang begitu manis, pria itu mendekatkan wajahnya melum** bibir Alea dengan sangat lembut, dan tanpa di duga..Alea membuka diri, menerima bibir Darren yang menyatu..membiarkan lidahnya masuk dan saling beradu merenggut kenikmatan,


Jemari tangan Darren menelusuri jemari lentik Alea dan menggenggamnya dengan erat, lama......bibir Darren mengul** bibir Alea begitu hangat dan manis....melepaskan semua perasaan cinta yang baru saja di ungkapkan...


Ketika Darren menarik bibirnya menjauh ia sedikit terkekeh karna Alea sedikit protes, ketika kenikmatan itu terhenti...Darren kembali mengecupnya dengan lembut walau sesaat, namun bibir Alea meninggalkan bengkak yang terlihat menggemaskan.....

__ADS_1


''Darren....''


''Kau mulai ketagihan yah....''


Wajah Alea memerah malu, sampai ia menutup wajahnya dengan kedua tangan....


Darren segera memeluk Alea dengan erat..dan berbisik...


''Bersiaplah malam ini aku akan membuatmu kewalahan....''


''Hey...Darren..semalam sudah....'' Alea melebarkan matanya protes...


Darren terkekeh....


''Kau selalu membuatku gila Alea...itu adalah resikomu....''


Alea hanya tersenyum pasrah...


Darren melompat lebih dahulu dari mobil dan menatap Alea sembari mengulurkan tangan untuk menggendong Alea turun dari mobil yang tinggi itu..


''Kita harus pulang, hari sudah gelap..kau juga harus mempersiapkan dirimu malam ini..'' Darren mengedipkan matanya dengan menggoda..


Alea hanya mampu mengerucutkan bibirnya....


''Baiklah Darren....aku akan selalu siap untukmu...''


''Bagus....itu baru istriku..''


Darren menggendong tubuh Alea dan memasukannya ke dalam mobil, mereka pun segera pulang...


******************************************


Alea membeku ketika mobil memasuki pekarangan rumah dan dari jauh ia menatap sosok yang ia kenal..jemari Alea bergetar takut, sesaat ia melihat ke arah Darren yang menatap ke arah yang sama..


''Siapa pria itu Alea....'' lirik Darren terlihat penasaran..


Pria itu sangat tampan dan gagah...

__ADS_1


Alea memejamkan matanya sesaat, mengapa ia takut...??


__ADS_2