
Keduanya bertatapan dengan tajam, mau tak mau Lisa mengikuti langkah Luke ke lantai dansa...mereka lalu berdiri saling menatap..dan Luke lalu merengkuh punggung Lisa merapat kepadanya dengan wajah mereka yang nyaris menyatu....
Lisa memalingkan wajahnya merasa gugup di tatap sedalam itu oleh Luke....
''Kau sangat cantik, Lisa...'' bisik Luke dengan lembut...
Lagu di putar dan musik mulai mengalun indah di telinga keduanya, membawa suasana hangat dan romantis di ruangan luas ini...
''Terimakasih tuan Luke...''
Lisa sedikit terkejut ketika Luke menekan punggungnya agar merapat kepadanya....kedekatan ini terasa begitu menyesakan dada karna ada perasaan yang tertinggal di hati keduanya...
''Tuan Luke...''
''Tatap mataku Lisa...apakah aku terlalu mengerikan karna itu kau harus menghindar...'' bisik Luke dengan tatapan tak rela...
Lisa lalu tersenyum........dan kali ini ia mencoba menatap mata Luke..
''Aku tidak takut sedikitpun...aku hanya tak ingin kedekatan kita akan membuat tuan Devan marah..kita sama-sama sudah memiliki pasangan jadi tuan Luke...bisakah kita menghormatinya...''
__ADS_1
Luke mengangguk...
''Hanya malam ini..kapan lagi kita akan berdanSa seperti ini...'' ucap Luke..
Lisa menurut...
''Baiklah hanya malam ini.....''
Keduanya berdansa mengikuti irama lagi sementara Safia berdansa bersama Devan, ia berusaha mengalihkan perhatian Devan dari Luke dan Lisa dengan berbagai pertanyaan yang membuat pria itu sibuk...dan Devan menjadi lengah dan sedikit melupakan Lisa dan Luke..karna Safia sangat pintar mengalihkan perhatian tertuju kepadanya, hingga lagu kedua di putar namun Safia tak ingin melepaskan Devan karna ia tau benar Luke masih sibuk dengan Lisa...gadis itu terus bercerita segalanya dan Devan hanya tersenyum mendengarkan...
Sementara Luke dan Lisa juga terlibat pembicaraan serius...ketika akan memasuki lagu kedua..Lisa sudah tak mampu meneruskan dansa mereka, ia ingin melepaskan diri namun Luke kembali menariknya di dalam pelukan.....
''Aku sudah lelah..'' desis Lisa berusaha melepaskan diri...namun Luke semakin posesif memeluknya..
''Ijinkan aku memelukmu yang terakhir Lisa...bisakah...? aku mohon....''Luke memohon di dalam matanya....
''Untuk apa....semua hanyalah sia-sia....aku harus berdansa dengan calon suamiku bukan....''
Lisa mendorong tubuh Luke sedikit menjauh hingga pelukan mereka terlepas...masih berdiri mereka saling menatap.....Lisa membalikan tubuhnya dan hendak melangkah....
__ADS_1
Namun sesaat kemudian lampu padam dan membuat ruangan menjadi riuh...pada saat bersamaan,....Luke kembali meraih Lisa dan kali ini tidak membiarkan Lisa menjauh..dengan instingnya Luke mendekatkan bibirnya...dan sesaat kemudian bibirnya mendarat mulus di bibir Lisa dan melum**nya dalam kegelapan.....
''Aku mencintaimu Lisa...'' bisik Luke akhirnya melepaskan pelukan dan di saat bersamaan lampu menyala kembali dan menyisakan wajah Lisa yang seputih kapas,....sungguh ia tak menyangka mendapat ucapan cinta dari Luke...sementara Luke berdiri dan menatapnya tajam..
''Lisa......''
Lisa menggeleng.....
''Ini tidak benar.....''
Lisa membalikan tubuhnya dan melangkah pergi menemui Devan yang masih berdansa..
Luke berdiri sendirian di tengah lantai dansa di mana banyak pasangan yang berdansa dengan penuh cinta bersama pasangan mereka masing-masing...sedangkan dirinya....
Luke mengepalkan tangannya...perasaan sialan ini, mengapa begitu menyiksanya...mengapa...??
pria itu mengusap wajahnya dengan kasar lalu melangkah keluar dari ruangan pesta yang menyesakan dada.....
Sungguh Luke akan menjadi gila dengan perasaannya sendiri,....perasaan tak sampai yang sungguh menyakitkan.....
__ADS_1