Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Penyihir


__ADS_3

Genka melangkah mendekati Alana yang membuka lebar-lebar tangannya untuk memeluk bibi kesayangannya lalu keduanya tersenyum...


''Alana...bibi tidak menyangka kau senekat ini, bagaimana kalau ayahmu tau...dia akan membunuh bibi...''


''Ssstt...bibiku sayang,...aku tak akan membiarkannya, ayah takut padaku...'' pamer Alana bangga..


Genka hanya tersenyum....


''Sekarang bibi mandi dan pakai pakaian yang di beli paman kemarin...aku tak ingin bibiku memakai pakaian kotor...'' ucap Alana menekan..


Genka hanya mengangguk lega dan mengikuti kata-kata Alana, walau dalam hatinya masih tidak percaya bagaimana mungkin seorang anak seperti Alana menolongnya....anak-anak sekarang memang cepat pintar...


Genka lalu melangkah untuk mandi...


********


Sementara Kenan berdiri di depan Mansoin miliknya dan tersenyum ketika sebuah mobil mewah memasuki halaman rumah...pria itu tersenyum..ia berharap banyak kalau dengan kedatangan Sandra akan membunuh perasaan anehnya kepada Genka..sungguh ia sangat berharap..apalagi Genka sekarang telah tinggal di kamar Alana...dan sialnya Kenan telah mengatakan ia tak akan menyentuh tubuh Genka lagi....


Kenan sungguh frustasi...namun tidak lama...mobil berhenti dan sosok Sandra yang cantik keluar dari sana dengan senyuman manisnya...


''Sayang...'' jeritnya dengan manja lalu memeluk Kenan yang membuka lebar tangannya..


''Apa kabarmu sayang,...'' bisik Kenan sedikit heran.... mengapa ia merasa tak ada getaran apapun ketika tubuh mereka saling memeluk..? Kenan merasa sangat penasaran..,apakah karna mereka baru bertemu....?


Sandra masih memeluk leher Kenan dan mendekatkan wajahnya,...ia menatap Kenan dengan rindu yang meluap sudah lama mereka tidak bertemu dan menghabiskan waktu bersama..


Bibir Sandra mendekat dan melum** bibir Kenan yang kaku dan dingin...Sandra bahkan tidak perduli tindakan ia mencium Kenan menjadi tontonan para pelayan..sudah lama ia merindukan Kenan dan ia sudah tidak tahan lagi....


Kenan merasa sedikit risih seharusnya mereka melakukannya di kamar bukan malah di tempat ini kan...?


Kenan melepaskan ciuman mereka dan langsung mendapat tatapan tajam dari Sandra..


''Kita masih punya banyak waktu sayang....'' ucap Kenan mencoba bersikap lembut...


Sandra kemudian mengalah...yah sebentar lagi juga mereka akan tidur bersama...hanya masalah waktu...


Tak berapa lama kemudian tampak suara Alana memekik dari dalam ruangan hingga senyum Kenan mengembang,....


''Alana sayangku...'' ucap Kenan sembari memembuka tangannya lebar-lebar menyambut tubuh Alana di dalam pelukannya dan disaat yang sama ia melihat sosok Genka yang cantik melangkah sopan di belakang..

__ADS_1


Deg!!!!!


Mengapa melihat Genka justru hatinya bergetar...Kenan sungguh tak mengerti yang dirasakan hatinya saat ini..


Melihat Genka membuat seluruh tubuhnya bergetar mendamba dalam keinginan yang Kenan tak mengerti mengapa keinginan bercintanya mucul ketika melihat Genka dan malah bukan Sandra wanita yang ia klaim sederajat dengan dirinya...


Sandra menatap sosok anak kecil yang begitu di cintai Kenan dengan tanda tanya besar...siapa gadis kecil ini mengapa ketika melihat matanya seperti tidak asing...??


''Kau harum sekali...''


''Tentu saja,...bibi Genka mengurusku dengan baik...'' ucap Alana bangga..


Kenan menatap Genka yang menatapnya....sialan...Genka begitu cantik dan segar dia memakai salah satu pakaian yang mereka beli sewaktu jalan-jalan kemarin....dres berwarna pink itu terlihat manis di pakainya...bibirnya merah menggoda dan begitu indah,....Kenan seolah tenggelam sendiri dengan pikirannya dan meninggalkan sekelilingnya sebentar,...


Genka sungguh menggodanya hanya melalui tatapan dan ia terbakar tanpa mampu tau cara memadamkan gairahnya...


''Siapa dia Kenan...'' suara Sandra mampui memutus lamunan Kenan,....


''Dia adalah Alana...putri dari Darren Hugo dan Alea...''


''Alea.....'' ulang Sandra melemas...jemarinya terkepal..


Anak kecil ini...tunggu saja...dia akan menjadi sasaran amarah Sandra....lihatlag tingkah dan sikapnya..sama seperti sang ibu yang seorang penggoda..namun itu dulu Sandra sudah kembali dan ia tak akan pernah melepas Kenan lagi...walaui harus mempertahankan Kenan akan menyingkirkan gadis kecil tak berdosa ini..namun tentu saja Sandra harus bersabar...


''Dia memanggilmu ayah jadi aku pikir dia anakmu dari salah satu j*langmu...'' ucap Sandra ketus..''


Ucapan lancang Sandra mampu membuat wajah Kenan berubah mengeras,...


''Apa kau sedang menghina Alea lagi..''


''Aku hanya mengira...jangan marah Kenan...lagi pula Alana nama yang cantik..'' tatap Sandra tajam kepada Alana dia berharap bisa mengancam Alana melalui matanya..


Namun apa yang Sandra pikirkan adalah kesalahan...karna Alana balik menatapnya tajam...


''Apa bibi sedang melotot padaku....seperti penyihir dalam film yang aku tonton...ayah....aku takut.'' ucap Alana jujur tubuhnya bergetar dalam pelukan Kenan, ia menyembunyikan wajahnya dengan wajah takut ketika Kenan menatapnya...


Sial..anak ini sungguh pintar, beraninya dia bersilat lidah..


Kenan menatap Sandra dengan tajam...

__ADS_1


''Sandra...jangan membuat moodku buruk, mengapa ku melakukannya kepada Alana..'' suara Kenan meninggi tak suka jika seorangpun berani melukai Alana...


Sandra menggelengkan kepalanya...ketika dia di marahi Kenan seperti seorang pelayan yang sedang melakukan kesalahan...dan Sandra semakin kesal melihat senyum Alana di sela pelukannya di leher sang ayah...tatapan permusuhan itu sangat terlihat di antara mereka...


Alana......awas kau...........


''Alana sayang..maafkan bibi yah...''


Alana menganggukan kepalanya dan sedikit tersenyum...


''Jangan memasang wajah seperti itu lagi bibi...karna itu sangat mengerikan,...'' ucap Alana dengan suara serak...


Sandra hanya menghela nafas...


Kenan lalu menurunkan tubuh Alana dan di saat itulah Sandra menatap seorang Genka gadis yang sangat muda dan cantik, tubuhnya sempurna dia sangat cantik malah melebihi Sandra...


''Siapa dia Kenan...terlalu banyak orang baru di sekelilingmu....'' ada nada tidak suka di mata Sandra...


Sementara Kenan menatap ke arah yang sama pada Genka..


''Dia adalah...Genka Rosalin,....dia pengasuh Alana....''


''Dia bibi Genka kesayanganku.....''tambah Alana semakin membuat Sandra terbakar amarah...


Sandra memutuskan tak akan menanggapi Alana atau tekanan darahnya akan naik seketika, anak ini benar-benar nakal dan mampu membunuh tanpa menyentuh...namun Sandra akan membalas gadis kecil ini agar mulai menghormatinya sebagai ibu nanti...


''Alana sayang,....aku ingin mulai sekarang kita berdua dekat..aku adalah calon ibumu di masa depan...jadi kau tak perlu pengasuh lain...aku bisa menjadi temanmu dan segalanya...kita bisa berbelanja barang mewah yang Alana suka...bagaimana...'' tawar Sandra mulai membujuk....


Kehadiran gadis bernama Genka ini telah memantik api cemburu di hati Sandra yang menyala sekarang...


Alana tertawa namun kembali memeluk tubuh Genka yang berdiri kaku...


''Maaf bibi Sandra...tapi bibi Genka tak akan tergantikan...aku mencintainya.....'' mata Alana berbinar penuh tekanan...


Sandra mengepalkan tangannya.........


Hai.....yang mau liat visual Sandra dan Alana langsung aja ke Group Chat.....


❤❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2