Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Nyonya Alea Hugo


__ADS_3

Percintaan panas itu telah selesai, mereka sudah membersihkan diri, sementara Alea sedang menghadap cermin dan memperbaiki riasannya yang sudah tidak berbentuk, sementara Darren memesan gaun baru untuk sang istri..


Darren telah selesai memakai jasnya dan menatap Alea yang sedang menatap cermin dengan serius, Darren tersenyum sembari mendekat dan kembali memeluk tubuh Alea dari belakang..dan memberi kecupan seringan bulu di bahu Alea, rasanya seperti mimpi ia menemukan Alea...ia lega sungguh..rasanya beban yang ia rasakan selama 4 tahun sudah terangkat....setelah percintaan mereka, Darren telah mencukur semua janggut tebalnya di wajah seperti janjinya dia terlihat lebih tampan...


Alea menatapnya dari cermin seraya menancapkan jepit di rambutnya...


''Kau tampak lebih baik Darren, kau bersih dan tampan...'' puji ALea basa-basi..seluruh pikirannya tertuju pada si kembar ya ampun mereka pasti bingung karna Alea belum kembali...


''Aku menemukanmu karna itu aku ingin berubah....kau akan pulang ke rumah kan..'' tanya Darren penuh harap..


Deg!!!


Alea menghentikan kegiatan makeupnya....ia menjadi bingung sendiri.


''Darren......bisakah kau memberi aku waktu berpikir...''


Darren tak suka jika Alea mulai beralasan..


''Apakah waktu selama 4 tahun belum cukup untuk membuatmu berpikir...''


''Hah.......''


Darren menyentuh kedua bahu Alea....


''Menyerahlah Alea..kau adalah milikku dan jangan mencoba lari lagi karna percuma saja, aku tak akan melepaskanmu...hari ini juga aku akan memperkenalkan kau sebagai istriku yang sah...''


Betapa terkejutnya Alea saat ini.....ia pun menatap mata Darren yang begitu serius dan tersenyum....


''Jika kau mau memperkenalkan aku sebagai istrimu maka kau harus bisa memberiku kesempatan Darren, semua ini terlalu mendadak untukku jadi.......''


''Dimana kau tinggal sekarang...''


''Di sebuah apertement...''


''Apartement apa, aku ingin mengunjungimu....''


''Tidak...akulah yang akan mengunjungimu Darren, aku saja...bukan kau...''


''Mengapa kau terlihat menyembunyikan sesuatu,....jika aku tau....''suara Darren mulai meninggi...


Dengan cepat Alea berjinjit dan melum** bibir Darren dengan lembut walau sesaat...


''Kita baru melakukannya kau tidak percaya kepadaku...''


Darren menghela nafas....ia menatap Alea dengan tajam...


''Baiklah...berapa lama waktu yang kau butuhkan, berapa lama aku harus menunggu lagi untuk kita bersama....berapa lama Alea...''


Alea melonggarkan tenggorokannya menelan rasa gugupnya, wanita itu berpikir sejenak....

__ADS_1


''Berikan aku waktu agar aku benar-benar memaafkan dirimu dan menerimamu Darren...''


Darren mendekatkan wajahnya...


''Tentang kecelakaan orangtuamu sepenuhnya bukan salahku Alea...anak buahku sampai disana namun...mereka sudah lebih dahulu kecelakaan, karna takut membuatku marah,...mereka mengakui bahwa merekalah penyebab kecelakaan itu Alea...aku.......''


''Beri aku waktu Darren.....jika kau membutuhkan aku maka aku akan selalu ada....akan selalu ada untukmu bukankah itu cukup..''


''Aku bukan hanya ingin kepuasan itu darimu Alea, aku ingin kau selalu bersamaku, menemaniku dan menjadi istri yang sebenarnya....''


Alea menganggukan kepala dengan cepat, matanya berkaca-kaca saat itu juga....


''Waktu itu pasti akan datang Darren....'' janji Alea dengan cepat...


Darren akhirnya mengalah di hadapan Alea....dan mengangguk pria itu lalu memeluk tubuh Alea dengan begitu erat...


''Aku mencintaimu...Alea, aku sungguh-sungguh minta maaf....atas segala kesalahanku di masa lalu...sungguh, aku sangat menyesal pernah menyakitimu dengan begitu dalam sayang..''


Airmata Alea menetes di dalam diamnya,......membiarkan Darren memeluknya dengan erat,..meski ia benar-benar belum bisa memaafkan Darren....belum bisa.....


**********************


Peresmian Hotel itu begitu meriah, Darren tampil dengan begitu tampan dan wajah yang cerah, sementara ia melirik ke sisi panggung tempat Alea berdiri dan menatapnya...


''Hari ini aku senang sekali.....aku di dampingi istriku....dia juga pelukis yang indah di Hotel ini..Alea Hugo....''


Semua menjadi hening ketika lampu sorot mengarah pada sosok Alea yang sedikit terkejut namun bisa menguasai panggung, ia tersenyum dan menunduk hormat kepada para tamu yang memberi tepuk tangan kepadanya...bagi rekan bisnis Darren ini pertama kali mereka melihat sosok istri Darren, melihat sosok Alea yang masih muda dan cantik membuat tatapan para pria menjadi iri...Alea begitu menawan malam itu....


Dan ketika mereka berdiri di atas panggung, mereka begitu serasi bersama, tepuk tangan membuat suasana meriah, betapa Darren menatap Alea dengan penuh cinta di sepanjang acara....betapa wanita ini begitu membuat seorang Darren takluk..


Bahkan salah satu staff yang mengawasi pekerjaan Alea sungguh tak menyangka jika yang ia layani adalah sang nyonya sendiri...gadis itu menundukan kepala dengan ekspresi cemas....bagaimana jika nyonya marah kepadanya...?


''Terimakasih sudah hadir...aku merasa terhormat mendampingi tuan Darren Hugo disini, mendampinginya sebagai istri...'' ucap Alea ketika ia merasa haru dengan tiba-tiba...


Menyadari itu Darren memeluk pinggang Alea dengan erat sekaligus menenangkan istrinya...


semua kembali bertepuk tangan...


Acara berlangsung dengan begitu cepat,.....ketika Darren masih bicara dengan para rekan bisnisnya, Alea terkejut melihat ada panggilan di ponselnya...


Deg!!!!


Panggilan dari Olla....


Alea : Ola.....ada apa...?


Ola : Ibu maaf, aku sedang bersama anak-anak di depan Hotel, kami masih di dalam mobil....mereka terus menangis dan ingin menemui ibu....


Alea : Apa.....??

__ADS_1


Ola : Alana terus menangis Ibu, biosakah datang sekarang...?


Alea :Parkir mobilnya sedikit jauh...ibu akan keluar sekarang....


Alea begitu panik, matanya berkeliling dan melihat kesempatan Darren sedang berbicara,.....Alea menghela nafas mencoba bersikap tenang, hingga akhirnya...ia melangkah mendekati Darren dan berbisik..


''Aku ingin ke toilet...dimana arahnya...''


Darren menatap ekspresi wajah Alea yang mengerang....


''Baiklah sayang aku akan........''


''Aku bisa pergi sendiri sayang,.....'' ucap Alea..


''Baiklah.......kau tinggal lurus ke sana dan belok kiri...'' ucap Darren menjelaskan walaun ia masih sedikit curiga.


''Baiklah...'' Alea tersenyum...


Ketika ia hendak melangkah, Darren kembali menariknya....


''Kau tidak akan melarikan diri bukan...''tatapnya tajam...


Alea menggeleng............


''Tidak.......'' ucap Alea mencoba meyakinkan..


Darren akhirnya mengangguk....dan melepaskan pegangannya...namun ia masih menatap Alea dengan tajam..


''Jangan berbohong atau aku benar-benar mengurungmu jika tertangkap..''


''Perutku sakit Darren...''ucap Alea merintih..


Darren lalu melepaskan pegangannya dan membiarkan Alea pergi....


Sementara..ia menjadi cemas, mengapa hatinya berdebar.....?


10 menit....


15 menit.......


20 menit.........


Darren benar-benar cemas, ia tau jika Alea telah melarikan diri lagi....pria itu melonggarkan dasinya....


''Alea......kali ini kau mau melarikan diri lagi, meski kau tau jika kau akan tertangkap........''


Darren lalu melangkah...seraya mengambil ponselnya..ia segerab menelfon..


''Lukas...aku perlu kau...sekarang...'' ucap Darren dengan suara yang dingin.....

__ADS_1


Jemarinya terkepal...


Alea.................


__ADS_2