
Delvaro Rule adalah anak kedua dari pasangan Damian Rule dan Aleysa Rule, ia putra pertama keluarga ini yang memang telah menanti kehadiran anak lelaki dalam keluarga..
Kakak pertama Delvaro adalah Aura Rule yang adalah putri pertama, dan untuk Delvaro sebagai seorang anak pertama laki-laki dalam keluarga..
Damian Rule sudah menyiapkan Delvaro sebagai pengganti dirinya sebagai seorang Mafia, dan Delvaro mempunyai darah Mafia kuat di dalam dirinya karna dari kakek pihak sang ibu Aleysa juga adalah James Arkana seorang mafia kejam yang sudah terkenal di dunia mafia, sedangkan dari pihak sang ayah ada Alex Rule yang adalah kakeknya dari pihak ayah..
Sebagai anak pertama laki-laki semua tindak kekerasan sudah menjadi makanan Delvaro dari kecil segala tindakannya sesuai insting mafia yang di ajarkan keluarga besarnya..ia pintar dan sangat rapi dalam menjalankan aksinya,..
Sejak usia 15 tahun Delvaro sudah memilih meninggalkan rumah namun karna Nasya memang dekat dengannya maka Nasya sering ikut dan tinggal dengannya, Nasya juga sesekali di jadikan umpan olehnya dalam menjebak musuhnya termasuk Liam West. sementara Rafael tidak tertarik dalam dunia Mafia dia lebih suka menjadi pembisnis biasa...
Dan karna penghianatan yang di lakukan Rafael, dan Delvaro sampai ingin membunuhnya maka sejak saat itu ia tidak pernah kembali lagi kerumah..
Delvaro mengasingkan dirinya dari orangtuanya karna masih kesal pada Rafael yang telah menghancurkan impian dan cintanya..
Kini setelah sekian lama...orangtuanya memanggilnya pulang..dan mau tak mau Delvaro menjadi sedikit gugup..
Sang ayah Damian sangat keras dalam mendidiknya juga sang kakek James Arkana..mereka pasti akan menanyakan banyak hal kepadanya..
Uniknya rumah kakek dan neneknya dari kedua belah pihak ibu dan ayah tinggal berdekatan dengan para saudara yang lain, hingga perumahan Mafia...
Datang kerumah orangtuanya maka harus bersiap bertemu keluarga besar mereka termasuk kakek Alex dan kakek Arkana yang terkenal tegas..
Delvaro menjadi tak tenang, memikirkan pertanyaan apa yang akan di tanyakan sang ayah...lalu para kakek...astaga dia bisa menghadapi orang lain namun tidak dengan para Mafia senior ini..
Bagaimana caranya bersikap apalagi, Rafael tertembak dan Delvaro yakin ibunya Aleysa tak akan membiarkannya karna Rafaelputra kesayangannya..
Sial....
Mau tak mau Delvaro harus bertemu dengan mereka dan menghadapi apapun....ia akan bertanggung jawab atas apa yang terjadi...
dan memberi jawaban tepat atau...dia akan habis..
Mobil memasuki kompleks keluarga besar Mafia, yaitu keluarganya, dan Delvaro masih memejamkan matanya...mengapa ia sedikit gugup..
Delvaro kemudian membuka mata dan langsung tersenyum melihat penyelamat hidupnya..yaitu Granny Ana dan Aira yang seperti sengaja menunggunya untuk membelanya...mereka adalah malaikatnya dan Delvaro lalu tersenyum sambil membuka pintu mobil...
Begitu Delvaro muncul, senyum langsung terpancar di wajah kedua neneknya..
''Delvaro Rule...'' jerit Ana yang membuka tangannya lebar-lebar..
Delvaro pun tersenyum dan menghampiri kedua wanita yang masih sangat cantik ini dan memeluk mereka...
__ADS_1
Delvaro memeluk tubuh Ana dan Aira dengan erat dan mendekapnya..dengan penuh kerinduan karna sudah lama ia merindukan mereka...
Mata Ana menjadi panas...karna rindu, sikap Delvaro sangat persis dengan Arkana waktu muda....
''Kami merindukanmu anakku..bagaimana bisa kau pergi begitu lama..'' isak Ana memeluknya erat...
Delvaro pun memejamkan matanya...
''Aku juga merindukanmu Grannyku sayang...''
Delvaro memeluk Ana dan Aira sedikit lebih lama, kata Granny waktu ia lahir sang ibu memiliki gangguan baby blues yang parah jadi Delvaro untuk sementara Delvaro di rawat oleh Granny Ana dan Aira..jadi mereka seperti ibunya dari segi kasih sayang...
''Dimana Mommy dan Daddy,....'' tanya Delvaro hati-hati...
''Semua sedang menunggumu Delvaro, mengapa kau membiarkan adikmu tertembak...'' ucap Granny Ana...
Delvaro memejamkan matanya..
''Sialan anak cengeng itu...''
''Delvaro...kau harus ingat satu hal, dalam prinsip hidup kita turun temurun,..tak ada perpecahan keluarga..kau harus ingat...''ucap Ana dengan tatapan tajam.
''Tapi Rafael memulai lebih dahulu Granny dan aku harus membalas agar dia jera...'' ucap Delvaro tajam...
''Baiklah sayang bagaimana kalau kita masuk, mereka sudah menunggumu..''
Delvaro mengangguk, mengepalkan kedua tangannya untuk memberi kekuatan...
Delvaro kau harus tenang......titahnya di dalam hati..
Pintu ruangan terbuka dan Delvaro langsung di hadapkan dengan tatapan tajam para Mafia pendahulunya..
Delvaro melangkah di temani dua malaikatnya kalau tidak maka dia akan selesai ketika muncul tadi..tak ada yang bisa menyentguhnya selagi ada Granny Ana dan Aira..
Delvaro berdiri di tengah dan menatap seluruh keluarganya..pria itu menundukan kepalanya dalam-dalam dengan badan yang membungku sebegai tanda penghormatan..
''Aku pulang......'' ucap Delvaro..
Aleysa menyipitkan matanya tajam,...ia kesal sekali membanyangkan anak kesayangannya Rafael harus menderita karna luka tembak dan semua skenario itu berasal dari putra pertamanya..
''Bagaimana perasaanmu setelah melukai Rafael...bagaimana...'' teriak Aley dengan murka..
__ADS_1
Sejak dulu...Aleysa tidak terlalu perduli pada Delvaro apalagi setelah kembaran Rafael bernama Rahel meninggal, sang Mommy hanya memusatkan perhatiannya kepada Rafael..karna dari segi sikap, Rafael sangat manis dan hangat sementara Delvaro sangat kasar dan kejam..
Hening........
Demian memejamkan matanya ia menatap kepada para ayah dan papanya..
''Kau akan pergi keluar negri demi merebut kekasih dari adikmu..bukankah kau sangat keterlaluan Delvaro...apakah itu tindakan yang benar...''
Arkana dan Alex saling menatap, mereka sudah berusia senja namun masih sangat kokoh dan kuat...
''Bagaimana kalau kita mendengarkan penjelasan Delvaro...jangan mendengarkan dari salah satu pihak dan untuk kau Aleysa..jangan lupa kalau Delvaro juga putramu..ayah pikir kau terlalu berpihak pada Rafael dan mengabaikan Delvaro...''ucap Arkana dengan tajam..
Aleysa menjadi semakin kesal karna ayahnya akan selalu membela Delvaro..ia pun hanya bisa diam...
Delvaro mengangkat wajahnya, menatap kedua kakeknya dan tersenyum..lalu kembali menunduk memberi penghormatan,..
''Bukankah Rafael yang memulainya lebih dahulu Daddy...dia merebut Letisiaku dan menghancurkan segalanya....bukankah dia yang lebih dahulu menguji kesabaranku..''
''Wanita gila itu yang menggodanya Delvaro...adikmu tidak bersalah..'' sambar Aleysa kesal..
Delvaro menatap mata sang Mommy dengan sangat terluka..ia sadar benar bahwa ibu kandungnya sangat mencintai Rafael karna mereka sangat mirip..namun bukankah dia adalah putra pertama,....?
Delvaro mengeraskan Rahangnya...
''Mom..Maafkan aku, tapi jika memang Letisia menggodanya dia punya pilihan untuk menolak dan tidak membawanya ke tempat tidur..bagiku itu kesalahan yang fatal....dan Rafael harus menyaksikan bagaimana Alana Hugo akan menjadi milik seorang Delvaro Rule,..agar dia tau bagaimana rasa sakitnya...Alana adalah milikku sekarang dan aku...tak akan melepaskannya...'' ucap Delvaro dengan tatapan tegas..
Saat itu juga...
Arkana, Ana dan Alex saling menatap......
Mengapa kisah mereka sedikit mirip....tentang perebutan cinta....??
++++++++++++++
Hai...jadi yang penasaran siapa sih Mafia kejam dari keluarga Delvaro Rulr..
Kisah cinta para orangtua mereka semua ada di dalam Novel di bawah ini yah...bagi yang sudah baca dan makin kangen..yuk...author sengaja mempersatukan keluarga besar Mafia biar rindu kalian tentang Arkana the King Mafia terobati..
Bagaimana sih..pertemuan dengan Keluarga besar Darren Hugo...kisah mereka akan semakin seru..jadi jangan lupa terus dukung Author dengan Like, Komen dan juga Vote...
LOVE U ALL.....❤❤❤❤
__ADS_1