
Hening.......
Kenan masih berdiri dengan kepalan tangan yang meremas liontin kecil yang menggetarkan jantungnya malam ini...
Sementara Luke mencoba berdiri walau itu sangat sulit baginya...pukulan Kenan yang terlalu keras seakan meremukan tulangnya,....sebenarnya dia bisa melawan...namun ia lebih memilih mengalah dengan berharap Kenan akan pergi saja dan melepaskan Lisa bersamanya, karna ia sungguh mencintai Lisa...mencintainya dengan begitu besar....hingga ia rela menerima pukulan keras dari sosok Kenan kepadanya...
''Mengapa kau ingin tau....kembalikan liontin itu Kenan...itu sangat berharga bagiku...'' Luke mengulurkan tangannya meminta kembali miliknya....
Namun Kenan malah mendekat dan meraih ujung kemeja Luke yang telah penuh dengan darah...
''Katakan apakah kau mencurinya dari seseorang....apakah kau mencurinya....''
Luke menatap mata Kenan dengan mata yang basah dan sekuat tenaga ia menghempaskan pegangan Kenan kepadanya....
''Itu milik ibuku...itu peninggalan satu-satunya dari ibuku...kau boleh memukulku tapi kembalikan milikku Kenan...'' ucap Luke menahan kesakitan...
Deg!!!!!
Kenan sungguh membeku hingga ekspresinya benar-benar terkejut, sungguh haruskah ia percaya...??
__ADS_1
Pegangan Kenan melemah dan wajah syok yang begitu kuat mengikatnya..
''Apa.....'' Kenan hampir saja jatuh kalau dia tidak menahan diri.......
Deg!!!!
Kenan mengangkat wajahnya dan menatap Luke dalam-dalam dan menemukan kemiripan mereka....
ingatan masa kecilnya kembali menghampiri Kenan dengan rasa sakit yang begitu besar....
#FlashbackOn#
Namun mendapat perlawanan dari si kecil adiknya,...lelaki kecil itu lalu berdiri menegakan tubuhnya dan berlari mengejar sang kakak yang di bawa para pria berbaju hitam...
''Kakak.........kakak.....''
Sepasang genggaman tangan itu terlepas, ketika mereka di pisahkan dengan sangat kejam...
Mobil itu pergi dan membawa tubuh kecil sang kakak yang terus meronta tak ingin terpisah..
__ADS_1
#FlasbackOff#
Hening..
Kenan meneteskan airmatanya...menatap wajah Luke sekali lagi dengan rasa sakit yang tak mampu di sembunyikannya...jemarinya mengepal dengan kuat...ketika menatap liontin pemberian sang ibu....mereka punya liontin yang sama namun, ketika dia di culik dulu...liontin itu hilang....jemari Kenan gemetar ketika membuka liontin berisi wajah keluarga mereka..
wajah sang ibu yang begitu ia cintai dan rindukan....ada foto ayahnya dan foto dirinya dan Luke...
Deg!!!!
Kenan mengangkat wajahnya menatap Luke yang berdiri dengan sisa kekuatannya...pria yang begitu ingin ia bunuh ternyata adik kandungnya sendiri....Kenan menurunkan pandangan dan menatap jemarinya yang sudah memukul adik yang selama ia cari dan ternyata menjadi musuh besarnya...
Airmata Kenan jatuh ketika ia perlahan mendekati Luke yang merasa heran dengan perubahan wajah Kenan kepadanya yang berbeda,.....jantung Luke berdegup kencang ketika menyadari Kenan terus memandangi liontin di tangannya dengan kesedihan yang luar biasa,....hingga Luke menghela nafas...
Disisih Lain.....
Devan kehilangan kesabaran melihat Kenan tak juga menghabisi Luke....pria itu kemudian mengambil pistol dari saku jassnya....
Jika Kenan masih ragu maka Devan yang akan menembak Luke dan menghabisi pria itu....Devan lalu mulai mengisi peluru di dalam pistolnya sementara matanya menatap ke arah Luke dengan tatapan penuh dendam dan mengarahkan pistolnya ke arah kepala Luke dan bersiap menembak........
__ADS_1
Deg!!!!!