
Dan akhirnya Alana melambaikan tangannya pada sosok Darren yang masuk ke mobil, sementara Olla dan Alan melangkah ke arahnya dengan wajah pucat...
''Nona Alana.....mengapa kau keluar dari gerbang sekolah...'' suara Olla terdengar sedikit keras,....
Alana mengigit bibir tipisnya....
''Bagaimana kalau kita makan eskrim saja...tapi jangan mengadukanku pada Mommy please....'' ucap Alana dengan ekspresi menggemaskan....
Olla dan Alan saling menatap..
''Tolonglah bibi Olla, Mommy akan sangat marah jika Alana........''
Olla akhirnya mengangguk...namun ia harus bersikap tegas kepada Alana..
''Bibi tidak akan mengadukanmu kepada Mommy tapi berjanjilah kau...tidak akan pernah keluar lagi menggunakan cara licik, atau bibi akan benar-benar mengadukanmu...''
Alana mengangguk dengan cepat tentu saja...ia akan melakukan apa saja termasuk berhenti keluar meski ia sudah janji dengan paman Darren, tapi apa boleh buat....dari pada di adukan lagi pada Mommy, tidak....Alana takut sekali kepada Mommynya...
Mereka pun kembali ke dalam sekolah...
***************************
Alea menyelesaikan sentuhan terakhir pada lukisannya dan tersenyum...akhirnya ia menyelesaikan semuanya tepat waktu....dan ketika staff Hotel menelfon ia sudah selesaI mengerjakan lukisan...
Sementara, terdengar bunyi mesin mobil memasuki halaman rumah, Alea segera beranjak dari ruangannya dan melangkah keluar....ia tersenyum melihat mobil milik Clark di halaman rumah, si kembar melompat turun dan menghampiri Alea...
''Mommy..........'' jerit keduanya menghambur untuk memeluk tubuhnya...
Alea tertawa dan menyambut dua tubuh kecil itu yang langsung mengerubununinya,...ia begitu bahagia, hal ini yang paling ia rindukan adalah ketika kedua anaknya memeluknya ketika akan berangkat sekolah dan pulang sekolah, mereka adalah hartanya yang berharga, satu-satunya yang tidak akan pernah menghianati dan melukainya...Alea tersenyum dengan lepas...
''Ow,....sayangku kalian berdua sangat manis...cepat ganti pakaian bersama bibi Olla yah...Mommy akan menemui kalian nanti...''
''Baik Mommy..'' ucap Alan lalu menarik tangan Alana dan mereka saling berkejaran menuju lantai atas..
Alea menatap Olla dengan pandangan tajam...
''Bagaimana kembar di sekolah...''
Olla tersenyum....
''Mereka baik-baik saja dan penurut bu...'' ucap Olla pelan.
''Bagus...pergilah dampingi mereka Olla...''
''Baik Bu...'' balas Olla lalu melangkah menuju lantai atas...
Sedangkan Alea menemui Clark di ruang tamu, ia langsung tersenyum di wajah cerahnya...
''Hai Clark...terimakasih kau menjemput anak-anak...'' ucap Alea tersenyum...
Clark mengangguk...
''Aku kebetulan pulang dan melewati sekolah mereka Alea...''
Alea tersenyum namun,....senyumnya perlahan menguap ia menatap Clark dengan serius....
__ADS_1
''Clark maaf aku harus mengatakan ini kepadamu...''
''Hm,.....
''Aku mohon aku tidak bisa menyakitimu dengan harapan.....''
Deg!!!!!
''Alea.......''
''Kau sahabatku, sudah seperti kakak bagiku, aku....tidak ingin menerima seseorang di dalam hidupku dalam hal ini pasangan,..aku hanya ingin hidup sendirian bersama kedua anakku, itu saja....'' mata Alea berkaca-kaca..
''Aku tau....kau sangat terluka dengan masa lalumu Alea, aku mengerti namun.....anak-anak...mereka butuh sosok ayah, dan bukan berarti aku ingin menggantikan ayah kandung mereka tidak....aku hanya ingin mengisi kekosongan itu Alea,...jangan bersikap egois...tak bisakah kau melihat di wajah polos mereka kalau mereka butuh Ayah...''
Deg!!!!
Jantung Alea berdebar dengan kencang...kata-kata Clark mampu menembus jantungnya namun ia segera menepisnya...
''Aku akan memberi mereka pengertian...mereka hanya butuh aku...hanya aku.....'' ucap Alea tak mau kalah....
Clark hanya mampu menghela nafas...
*******************
Malam harinya.....
Alea mulai membacakan dongeng untuk si kembar sebelum tidur, Alana menatap wajah sang Mommy...
''Mom........''
''Kata Mommy, Daddy ada di surga...'' tanya Alana dengan wajah polos..
Alea menoleh...dan sedikit nyeri dengan pertanyaan Alana....
''Yah,...lalu kenapa...''
''Kapan Daddy akan turun dari surga, setidaknya dia mengantarku ke sekolah sekali saja....dia membelikan aku eskrim seperti yang di belikan ayah Mora hari ini...''
Deg!!!!
Rasanya seperti seribu panah sedang mengarah kepadanya...jantung Alea begitu nyeri dengan kuat..sekuat tenaga ia menahan hatinya....
''Alana sayang, Daddy sangat sibuk di surga.. Tuhan sedang membutuhkan Daddy disana...''
''Tapi...aku butuh Daddy juga...aku butuh Daddy disini...'' airmata Alana mulai menetes dan itu mampu menghancurkan seorang Alea..
Rasanya hatinya remuk redam...mendengar kata-kata sang putri, hingga Alea mulai sedikit menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang dan memjamkan matanya mulai menangis...
''Maafkan Mommy nak...''
Alan anak yang sangat peka,....melihat sang Mommy menangis, ia pun bangkit dan memeluk tubuh Alea dengan erat sambil menatap ke arah Alana dengan pandangan tidak suka...
''Kau pergi saja dengan Daddymu, aku bersama Mommy saja....''ucap Alan sedikti tajam....
Alana menghentikan tangisnya dan menatap sang Mommy yang sedang menangis.....lalu perlahan mndekati Alea.....
__ADS_1
''Mommy.....'' suaranya menjadi serak.....
Alea masih menangis....
Sementara Alana kemudian ikut memeluk tubuh Alea dengan tangisan yang pecah...
''Jangan marah padaku Mommy please,...Alana tidak butuh Daddy tapi butuh Mommy saja...Mommy jangan marah lagi....'' isak Alana semakin keras saja...
Alea lalu merangkul tubuh Alana dan Alan ke pelukannya, ya Tuhan...apa yang harus dia lakukan, bagaimana menjelaskan ini kepada anak-anaknya terutama Alana...setiap hari dia selalu bertanya dan tidak pernah bosan...ALea hampir putus asa menghadapi Alana...
''Berjanjilah...kalian berdua...tak akan pernah menanyakan itu lagi...Mommy sangat sedih.,..''
''Kami berjanji Mommy...'' seru si kembar dengan suara tangis yang pecah...
Alea tau ini hanya sementara, besok Alana akan bertanya lagi, dimana Daddynya, lusa dia akan bertanya lagi dan seterusnya..
Meski Alea harus siap mental menghadapi pertanyaan itu namun, kadang ia rapuh dan benar-benar lelah menghadapi semua pertanyaan Alana yang kritis...
*************************
Hotel A akhirnya tlah selesai di bangun....segala persiapan acara telah di lakukan oleh semua penghuni Hotel...
Termasuk Alea...
Dia sudah berada di salah satu ruangan khusus bersama lukisannya...sementara, menunggu sang pemilik Hotel datang...
Salah seorang staff Hotel menghampirinya dan menunduk hormat..
''Nyonya Alea....semua lukisan nyonya sudah di pasang, jadi...pemilik Hotel ini ingin bertemu secara khusus dengan anda....''
Alea mengangguk......
''Baik...dimana saya harus menemuinya...''
''Di ruangan Direktur di lantai 20, acara akan di mulai 1 jam dari sekarang jadi....masih ada waktu untuk anda bertemu dengan direktur kami..''
Alea menganggukan kepalanya dengan sopan, lalu membiarkan staff Hotel itu mengantarnya masuk ke dalam lift lalu menaikinya sampai lantai 20, setelah sampai disana...
Staff Hotel A itu menekan bel di pintu dan mempersilahkan Alea masuk...
''Silahkan masuk nyonya, Direktur kami sudah menunggu anda...''
''Baiklah...terimakasih...''
Alea melirik penampilannya yang manis kali ini...memakai dres mermaid berwarna biru menjuntai panjang di mata kakinya...tubuhnya yang padat dan berisi begitu manis di balik dres itu.
Pintu terbuka lebar dan Alea pun melangkah masuk, pintu tertutup dan ia benar-benar terkejut...
''Alea....istriku...'' desah Darren dengan senyuman dinginnya...
Tubuh Alea melemah seketika itu juga....
''Darren.....'' ucapnya dengan suara yang bergetar takut....
Deg!!!!!!
__ADS_1
Hai.....bagi yang mau liat visual si kembar....langsung aja ke Grop chat yah.....❤❤