
Darren dan Kenan mendekati sosok Devan yang sedang berdiri dan menatap keduanya.... sementara semua anak buah Kenan dan Darren sudah mengepung lokasi tempat persembunyian Devan....
Kenan mengeluarkan pistol dari dalam saku jasnya dan mendekat sementara Darren melakukan hal sama walau dalam hal ini dia berada sedikit di belakang dan membiarkan pria ini yang melampiaskan emosinya kepada Devan......
Devan terkepung ia sudah kehilangan kekuatannya semudah itu .. Devan sungguh tak menyangka jika Darren dan Kenan datang dia tidak memperhitungkan jika Genka ternyata berani mengadukan semua isi pesannya kepada Kenan...wanita itu... awas saja karna Devan akan membalasnya.....
Ketika sudah Dekat....
Kenan yang mempunyai tubuh jauh lebih tinggi bahkan dari Darren dan Devan kemudian mengayunkan tangannya yang memegang gagang pistol ke arah kepala Devan...
Gerakannya terlalu cepat hingga Devan bahkan tak sempat menghindar dari serangan tiba-tiba Kenan yang terlalu cepat...
Bugggghhhhh....
Tubuh Devan jatuh tersungkur..ketika ia hendak bangkit dan menyerang Kenan...pistol milik Darren menempel.di kepalanya.....Devan sungguh kehilangan kata....
''Bajingan....kau pikir kau bisa menghancurkan kami hah...''teriak Darren murka...
Kali ini Darren menendang tubuh Devan hingga pria itu terdorong ke belakang dan terhempas membentur mobil di belakangnya...
Kenan mendekati Devan....meraih tubuh Devan yang telah babak belur akibat pukulan mereka dan mencengkram ujung kemejanya...
__ADS_1
''Beraninya kau.. mengancam calon istriku....kau benar-benar bosan hidup Devan....''
Kenan kembali memukul berulang-ulang tubuh Devan hingga pria itu benar-benar tak berdaya......Kenan lalu kembali mendekatinya dan kembali menghujamkan pukulan demi pukulan dengan tangan kekarnya...
''Jika kau berani mengancam keluargaku maka aku tidak akan memaafkanmu....''ancam Kenan dengan gertakan gigi....
Devan mengerang ketika merasa sakit di sekujur tubuhnya....dan wajahnya terangkat dan menatap mata Kenan yang dingin....lalu menaikan sudut bibirnya....
''Tuan Kenan Renov.....aku adalah kekasihnya, lepaskan Genka padaku...biarkan aku membawanya....kami akan menikah....''
Kata-kata Devan tentu saja membuat Kenan terbakar cemburu....pria itu lantas meraih tubuh Devan dan menarik nya mendekat....lalu kembali melepaskan satu pukulan di wajah Devan dan membuat pria itu jatuh lagi kali ini lebih parah ....
Kenan lalu kembali menatapnya tajam....
''AKu tak akan memberitahunya kepadamu Kenan Renov......''
Kenan tersenyum dengan dingin lalu mengambil ponselnya...
''Aku akan menelfon dan dalam waktu singkat, gudang tempat persembunyian, semua barang-barang ilegalmu dan anak buahmu akan kuledakan dan semua bisnis gelapmu akan hancur seketika.....''
Kenan tertawa dengan kejam sementara...Darren juga hanya menggeleng...Devan adalah pembisis baru dan ia belum.mempunyai kekuatan apapun....
__ADS_1
''Jangan lakukan itu Kenan.....''
Kenan meraih tubuh Devan dan tersenyum dingin....
''Jika aku tidak mendengarkan ucapan Genka agar menahan diriku maka aku sudah melenyapkan dirimu dari tadi Devan....''
Devan sudah tak bisa berkutik lagi....ketika para Psikopat Kejam itu mulai menekannya dan mengancam....Devan sungguh marah namun....ia tak bisa melakukan apapun,bahkan anak buahnya sudah di kepung....
''Katakan dimana ibunya Genka....jangan membuatku semakin marah dan menemb*kmu Devan.....''
Devan melonggarkan tenggorokannya.....
''Dia...wanita itu sudah mati...dan aku telah menguburkan dirinya....''
Darren dan Kenan begitu terkejut.......dan saling menatap....
''Apa....'' teriak Kenan dengan gusar .....
Jemarinya terkepal dengan kuat.....dengan marah ia meraih pistol dan......
Dor!!!!!
__ADS_1
Darren hanya terdiam...sembari menghela nafas......Kenan sungguh tak mampu mengendalikan emosi nya....
Tubuh Devan jatuh terkapar di tanah.....