Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Sandra Yang Cemburu


__ADS_3

Sandra keluar dari kamarnya, hari ini dia sedang begitu bergairah dan menginginkan percintaan dengan Kenan, sejak datang ke rumah ini mereka tak pernah menghabiskan waktu bersama,..entah itu Kenan yang menghindar atau sengaja memberinya sesuatu yang membuatnya mengantuk lebih cepat..


Hal ini tentu membuat Sandra curiga, Kenan dengan nafs*nya yang besar pasti tak tahan untuk tidak berhubungan b*dan namun pertanyaannya adalah dengan siapa dia melepaskan hasratnya...??


Sandra kemudian turun dan melangkah mendekati pintu keluar rumah dan mengintip ke arah taman....


Dan...hatinya terbakar melihat kebersamaan, Kenan dan juga Alana dan pelayan sial itu...jemari Sandra terkepal..satu pikirannya benar-benar membuatnya yakin kalau Genka...wanita inilah yang menjadi pelampiasan hasrat Kenan...ia yakin sekali...


Genka telah menjadi wanita yang memuaskan Kenan calon suaminya, Sandra begitu kesal melihat bagaimana Genka tertawa dengan lepas..mereka seperti keluarga bahagia saja....dan itu sanggup membuat Sandra semakin membenci gadis itu..


Genka...tunggu saja...kau akan melihat bagaimana, aku akan memberikan pelajaran kepadamu......gadis sialan...


Genka melangkah hendak menuju kamar namun ia menghentikan langkahnya melihat salah satu anak buah Kenan yang berbadan tegap dan tinggi, tak lupa dia juga sangat tampan, keduanya saling mengenal baru beberapa hari ini..mengenal dengan sangat dekat...


''Nyonya Sandra...''


''Ada sesuatu di kamarku jadi....bisakah kau membantuku....'' ucap Sandra dengan senyuman nakalnya..

__ADS_1


Pria itu bernama Dani....


''Baiklah.....nyonya Sandra...''


Keduanya melangkah menuju lift dan menghilang disana...lalu naik ke lantai 2, begitu sampai di lantai 2, yang langsung terhubung dengan satu-satunya kamar milik Sandra dirumah ini...Kenan bahkan tak pernah mengunjunginya dirumah ini..


Sandra membuka pintu, dan pria itupun masuk dan menutup pintu di belakangnya...


lalu keduanya saling menatap dengan tatapan membara.....


''Aku merindukanmu nyonya Sandra...'' ucap pria itu menyentuh ujung dres Sandra dan mulai membukanya...


Mereka berpelukan dan saling berciuman dan saling menyentuh, dan... selanjutnya naik ke atas ranjang...


Skip yah......


**********

__ADS_1


''Bagaimana.....kau menyukainya...??''


''Yah.....ini enak sekali aku menghabiskan banyak sekali.....terimakasih tuan Kenan.'' Genka menundukan kepalanya, dengan gerakan reflxs mengusap perutnya..


Kenan tak melewatkan pemandangan itu dengan hati yang berdebar...sungguh anak ini benar-benar menguasai pikirannya sekarang...di dalam pikiran Kenan sekarang adalah...bagaimana dia bisa menjaga anaknya tetap aman dan sehat...lalu bagaimana meyakinkan Genka bahwa ia menginginkan anak ini dan Genka sendiri..


Yah...walau dulu..memang, Kenan sempat mengatakan tak ingin darah daginngnya tumbuh di rahim Genka dan akhirnya Tuhan memberinya pelajaran, Genka hamil anaknya dan sekarang dia sedang tersiksa karna perasaan jatuh cinta yang tak bisa di ungkapkan, setelah kesakitan yang ia berikan selama ini, setelah berbagai penghinaan dan pelecehan..yang ia lakukan kepada Genka, bibirnya merasa penuh dosa dan takut jika Genka akan menolaknya..


Sungguh Kenan sedang mencari tau bagaimana caranya dia akan menjelaskan kepada Genka tanpa membuat Genka tersinggung dan marah, ia sungguh tak mampu kehilangan gadis ini...tidak mungkin bisa...


''Tuan Kenan....ada apa...mengapa tuan melamun....''


Kenan menatap mata Genka dengan pandangan yang dalam....


''Genka...bisakah aku memintamu tetap tinggal disini bersamaku tanpa pernah pergi...''


Genka tertegun....

__ADS_1


''Apa maksud tuan Kenan.........?''


__ADS_2