
Luke menatap tajam ke arah sang pengacara ketika mereka bertemu pagi ini..sinar matanya tajam dan berbinar ketika membayangkan kalau semua harta peninggalan Sarah telah jatuh ke tangannya...hingga ia tak bisa lagi menahan rasa senangnya..
karna Sarah anak tunggal maka Luke tak punya saingan utuk berbagi harta warisan dialah satu-satunya pemenang di tambah lagi jika Darren mati maka proyek bernilai ratusan juta akan jatuh ke tangannya dengan begitu Luke akan menguasai segalanya dan menjadikan Alea miliknya...yah..ia sudah terlanjur tergila-gila pada sosok Alea jadi dia tak sabar menunggu kabar kematian Darren..
''Apa semua bekas terkait pemindahan harta sudah selesai di lakukan Jo...''tatap Luke tajam...
''Tentu saja tuan Luke, minggu depan tuan sudah bisa mendapatkan legalitas sebagai satu-satunya ahli waris dari nyonya Sarah Hugo...''
''Bagus....aku tak sabar lagi untuk mendapatkan semua milikku..''
''Selamat tuan Luke seperti biasa anda selalu berhasil..''
Luke tertawa puas..
''Lalu bagaimana dengan proyek kita...''
''Jika tuan Darren tidak hadir pada rapat nanti maka tuan Luke adalah satu-satunya pemilik proyek raksasa itu dan aku pastikan tuan Luke akan menjadi pengusaha kaya raya dan punya segalannya..
''Hahahaha....aku akan memiliki Alea dengan segera....''
Jo mengerutkan kening, setelah mendapatkan segalanya mengapa justru tuan Luke mengincar nyonya Alea..yang benar saja...?
''Tuan Luke..apakah anda benar-benar serius mengenai Nyonya Alea Hugo...bukankah dia adalah istri tuan Darren...'
''Aku tau..tapi jika Darren mati maka aku akan merebutnya..dia akan menjadi milikku..''
''Tapi dia punya anak...''
''Aku akan menyingkirkan penghalangku Jo...termasuk anak-anak, karna yang aku butuhkan hanyalah Alea seorang..'' desis Luke kejam...
Jo hanya mampu menghela nafas....
*************
Alea menatap Darren tak berkedip..ia bersedekap..
''Mengapa kau tidak mau aku menggantikan bajumu dan malah memilih Kenan...'' ucap Alea tak terima...
Kenan langsung menghalangi Alea ketika wanita itu mendekat..
''Hey...hey....Alea, kau tau benar bahwa tulang Darren bisa patah jika kau salah menyentuh atau terlalu kasar, biarkan aku dan perawat pria yang mengurus Darren..''
''Aku istrinya Kenan...''
''Aku tau tanpa kau beritahu pun aku tau kau adalah istri tersayangnya tapi Alea...bagaimana kalau kau menyebabkan ia semakin parah..apa itu yang kau inginkan...''
__ADS_1
''Tidak tentu saja...''
''Bagaimana kalau kau keluar sekarang...''
''Kenan......'' pinta Alea memohon..
''Kau tunggu di luar Alea....''
''Baiklah.....''
Alea akhirnya mengalah,
''Aku akan menengok anak-anak saja.....tapi aku akan kembali..'
''Tentu saja Alea..pergilah dengan cepat kau bisa kembali kapanpun.''
''Yah...baiklah.........'' balas Alea dengan berat hati lalu ia mendekati Darren yang terbaring di ranjang mendekatinya mencium bibirnya dengan hangat...
''Aku akan kembali sayang...Alana terus merengek mencarimu sayang, kau harus kuat karna aku dan anak-anak akan selalu menunggumu...''ucap Alea lembut..
Darren menganggukan kepalanya dengan patuh, matanya berkaca-kaca...
Alea lalu keluar dari ruangan dan Kenan menghela nafas,..ia sedih melihat Alea yang begitu terpukul...namun inilah yang harus di lewati...
*******
Alea baru saja akan melangkah namun matanya jatuh menangkap sebuah pemandangan yang aneh namun sedikit hangat..
Luke disana di taman sedang membacakan cerita untuk kedua anaknya....ingin sekali Alea menarik kedua tangan anaknya dari sisih Luke namun Alea sadar dia sama sekali tak punya pilihan, bagaimana pun anak-anak butuh ayah..dan Darren sedang sakit....jadi tak bisa memposisikan diri sebagai ayah, Erland sedang fokus di perusahaan karna Darren yang sakit... Alea tak tau lagi harus bersikap bagaimana, melihat Luke yang berusaha menghibur hati anak-anaknya membuat hati Alea sedikit merasa bersalah...
Langkah Alea berhenti ketika ia sudah berada di taman, sementara Luke sedang menggendong tubuh Alana tinggi-tinggi dan membuat gadis kecil itu terangkat ke udara....
Pada saat menangkap tubuh Alana, saat itulah Luke menyadari kehadiran Alea dan ia pun tersenyum...seraya menangkap tubuh Alan yang akan jatuh dan memeluknya....
Alana terlihat begitu senang ketika Luke mengangkat tubuhnya ke udara...
''Alana...paman Luke lelah jika kau terus bermain seperti itu...'' ucap Alea dengan lembut...
Luke terpana melihat Alea....bukankah jika seperti ini mereka seperti keluarga bahagia...?
''Paman...sekali lagi boleh..lalu aku mulai makan seperti yang paman mau....''bisik Alana memohon..
Luke melirik Alea meminta ijin...
''Bolehkah Mommy......'' tanya Luke yang membuat Alea sedikit terkejut...
__ADS_1
''Boleh Mom.....'' bisik Alana memohon dengan ekpresi gemas...
''Boleh tapi sekali saja....Alana, kasian paman Luke...'' balas Alea tersenyum..
Jadilah Luke kembali mengangkat tubuh Alana tinggi-tingi dan menangkapnya lagi kali ini Alana tertawa....
''Yes......aku senang sekali paman....''
Luke mencium pipi Alana dengan gemas...dan menurunkannya...
''Janji harus makan yang banyak..kita akan bermain lagi...''
Alana mengangguk patuh...
''Tentu paman Luke....aku akan makan banyak..'' ucap Alana lalu menghampiri pengasuhnya yang lalu menyuapinya makan..
Sedangkan Luke dan Alea berdiri saling menatap..
''Duduklah Luke kau terlihat lelah..''
''Yah....Alana semakin berat saja...dia tumbuh dengan sehat...dan anak yang pengertian...'' ucap Luke seraya menatap Alea dengan pandangan yang berbeda...
Alea menganggukan kepala dengan mata berkaca-kaca...ia menatap Luke..
''Terimakasih kau..baik pada anak-anakku...aku minta maaf atas semua sikap kasarku padamu Luke...aku minta maaf..'' ucap Alea dengan sungguh,...
Luke menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi,....
''Jika aku mengatakan kalau kau harus kuat demi anak-anakmu jika aku bilang bahwa aku berharap Darren segera sembuh maka kau akan tak akan pernah percaya...jangankan kau, orang lain pun pasti mengira aku mengutuk....'' Luke menghela nafas...
Alea menggeleng...
''Luke....aku...''
''Alea.....aku hanya ingin kau tau jika aku benar-benar tak ingin sesuatu terjadi pada Darren..karna aku tau benar rasanya kehilangan orang yang kita cintai..'' ucap Luke dengan tatapan menerawang...
Alea mengangguk dan di saat yang sama airmatanya menetes....
''Aku tak bisa membayangkan jika Darren akan meninggalkanku tidak....aku tak bisa Luke..aku terlalu mencintainya.....''ucap Alea memegang dadanya yang terasa nyeri..
Luke mendekat dan menyentuh lengan Alea...dan mengusapnya....
''Aku hanya ingin mengatakan padamu Alea bahwa kau....tidak sendiri...''
Deg!!!!!
__ADS_1
Alea mengangkat wajahnya....