Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Berita Mengejutkan


__ADS_3

Luke dan Alea masih berdiri di depan ruangan IGD ketika seorang dokter keluar dari ruangan dan menemui Alea secara langsung,...


''Nyonya Alea...''


Alea melompat seketika dari kursi, sementara Luke menyusulnya dari belakang...


''Dokter...bagaimana keadaan suami saya..''


Dokter menghela nafas..


''Apakah suami anda pernah jatuh sebelumnya..''


Alea menjadi bingung sendiri..ia menggeleng sedikit ragu...lalu dan menatap dokter sambil menggelengkan kepalanya, mereka terpisah selama 4 tahun jadi Alea sama sekali tak tau rentang waktu selama itu mungkin Darren pernah jatuh..rasa bersalah kembali menyelimuti hatinya..


''Aku tidak tau dokter, tapi apakah ada hubungannya...''


Dokter menganggukan kepala..


''Jatuhnya sudah lama namun tidak segera di tangani dengan baik karna itu penyempitan syaraf di punggungnya semakin parah...''


Alea menggeleng....


''Katakan dengan jelas Dokter...''


''Aku hanya bisa mengatakan kepadamu nyonya, kemungkinan terburuknya adalah suamimu bisa saja mengalami kelumpuhan....''


Deg!!!!


''Lumpuh...'' ulang Alea seakan tak kehilangan kata-kata...


Lumpuh..? Alea begitu terkejut...


Sementara mereka bicara, Darius dan juga Erland sampai ke rumah sakit juga Lukas yang tiba setelah mendengar kabar dari sang tuan...


Erland dengan sigap memeluk Alea menahan tubuhnya yang akan jatuh, dan mencoba mendudukan Alea yang sudah tidak punya kekuatan..


Darius menghela nafas...


''Dokter katakan padaku ini tidaklah benar...putraku dia...apakah dia bisa sembuh maksudku dari kelumpuhannya...''


Dokter hanya mengangkat bahu....


''Aku akan melakukan yang terbaik, dengan terapi dan dukungan keluarga tuan Darren akan mampu melangkah dengan kakinya sendiri...''


Mendengar hal itu Alea pun jatuh pingsan karna tidak kuat menerima berita yang memukul telak hatinya..hingga Erland dan Luke membawa tubuhnya masuk untuk di periksa..


Darius langsung jatuh dan duduk di kursinya...sementara Lukas hanya menatap dengan tak terbaca..


**************


Darren membuka mata dan hal pertama yang di lihatnya adalah Alea dan kedua anaknya, begitu melihat Darren membuka mata Alana langsung menjerit senang..


''Daddy......'' jerit Alana dengan tatapan yang begitu berbinar..


Teriakan itu membuat Alea dan Alan mengangkat wajahnya..


''Darren.......''

__ADS_1


''Sayang........'' bisik Darren membuka lebar tangannya ketika si kecil Alana melompat ke atas tubuhnya..gadis kecil itu tertawa kencang...dan memeluk Darren dengan rindu..


Sementara Alea meneteskan airmata dengan haru,...sudah 3 hari Darren tertidur dan akhirnya dia bangun...Darren sudah tau kalau dia lumpuh dan ia bisa menerima kondisinya tanpa sebuah drama yang membuat Alea semakin stres, Darren tampak begitu tenang dan baik-baik saja..


Alea mendekat.....


''Darren........''


''Alea....'' bisik Darren sembari mencium Alana dengan rindu, sementara Alan juga mendekat dan akhirnya menghambur ke pelukan Darren dan mulai menangis...


''Daddy....''


Darren hanya tersenyum haru, melihat betapa istri dan anak-anaknya begitu mencintainya dan saat inilah Darren akan berjanji jika ia akan melakukan apapun demi melindungi keluarganya...


''Daddy tak bisa berjalan yah...'' tanya Alana dengan wajahnya yang polos...


Darren menatap ke arah Alea dan tak bisa menjawab putrinya,...


Alea lalu menatap Alana...


''Daddy hanya sedang lelah dan harus banyak istirahat jadi nanti kalau Daddy sembuh Alana bisa main lagi...'' bisik Alea membujuk..


Alana mengangguk, ia tersenyum..


''Paman Luke mengajak Alana bermain kemarin..''


Darren dan Alea saling menatap...


''Alea...''


Darren menganggukan kepala.....


''Tentu saja Luke juga paman mereka...jadi tak ada salahnya mereka dekat...''


Alea hanya menganggukan kepala....


Anak-anak pun bermain bersama Darren sebentar lalu merekapun keluar dari kamar dan meninggalkan Darren yang ingin melanjutkan istirahatnya..


Alea lalu keluar dari sana dan menemani anak-anaknya dan meninggalkan Darren yang sudah tertidur...


******************


Pintu lift terbuka dan sosok Luke keluar dari sana dengan senyuman ketika melihat sosok Alana yang bermain sendirian, dan ia melihatnya sebagai sebuah kesempatan...


kesempatan untuk bisa mendekati Alana dan mengambil hatinya....Luke mendekat..


''Alana.......''


Alana menoleh dan tereenyum,..


''Paman Luke..'' jerit gadis kecil itu dengan senyumannya..


''Apa yang sedang di lakukan putri cantik paman.''


Luke mendekat dan melihat Alana sedang bermain boneka, ia bermain sendirian..


''Bermain boneka paman...''

__ADS_1


Luke mengangguk,


''Bagaimana kalau Alana dan paman Luke bermain di taman sambil memberi makan ikan...lalu kita akan bermain boneka...''


Alana melebarkan matanya tentu saja dia senang, paman Erland sangat sibuk sementara Daddy sedang sakit...kak Alan sama sekali tidak bisa di harapkan..dia hanya ingin bermain bersama bibi Ruby saja yang datang ke rumah ini setiap hari..


'Baiklah paman...ayo kita pergi..'' ucap Alana tampak tidak sabar...


Luke lalu membawa Ruby pergi di dalam gendongannya, dan mengajak gadis kecil itu bermain...


******


Sarah sedang berada di dalam kamarnya, ketika ia sedang membereskan meja kerja milik Luke, ia mulai merapikan barang-barang milik Luke yang tercecer, ada beberapa catatan kerja dan juga beberapa dokumen penting di perusahaan,


Luke adalah seorang pekerja keras jadi Sarah sangat menganggumi seorang Luke, wanita itu mulai membuka laci dan tertarik dengan sebuah buku seperti agenda pribadi milik Luke, mengapa ia tak pernah melihat agenda itu sebelumnya..mengapa Agenda itu sangat asing...dan Luke harus menyimpannya tersembunyi dari dirinya...?


Karna rasa penasaran yang tinggi Sarah mengambilnya perlahan namun sebelum itu ia mendorong kursi rodanya ke jendela dan melihat kebersamaan Luke dan Alana di taman, hati Sarah serasa di remas...


Jika ia dan Luke bisa punya anak maka anak mereka akan seusia Alana dan Alan...hatinya mulai di liputi rasa bersalah hingga wanita itu menjadi sedih...


Sarah lalu kembali menatap agenda milik Luke yang tertutup, entah mengapa perasaannya menjadi tidak enak....


Wanita itu mulai membuka lembaran awal dan...hal pertama yang ia temukan adalah gambar milik Alea...


Alea.....


Luke menyimpan foto Alea untuk apa...?? mengapa Luke menyimpan foto Alea...apa yang sebenarnya terjadi...?


Sarah kemudian membuka lembaran berikutnya dan menemukan catatan mengerikan Luke untuknya...


Sarah...jika kau hidup dan tidak berguna mengapa kau tidak memilih mati saja..dengan begitu...kaun membebaskanku untuk menjadi suami seorang wanita cacat.......aku tak tahan lagi, aku menginginkan Alea...Alea...dan Alea...tapi mengapa kau malah mengikatku dalam pernikahan dingin kita.,...???


Deg!!!!!


Jemari Sarah bergetar ketika ia memegang agenda itu,....


Tidak...tidak mungkin Luke melakukannya, tidak mungkin Luke tidak mencintainya dan malah mengincar istri dari kakaknya...


Tidak............


Agenda itu jatuh ke lantai begitu saja dan Sarah kemudian memejamkan matanya ketika ia sudah tak bisa menangis....


Mengapa ini terjadi...? suaminya bahkan tidak menginginkannya...??


Hati Sarah hancur tak berbentuk..jemarinya terkepal dengan kuat,...


********


Malam hari tak seorang pun menemukan keberadaan Sarah...


bahkan Sarah tidak ada di kamarnya........


Semua orang mencari Sarah.............


Dan seorang pelayan menyampaikan kabar mengejutkan............


Deg!!!!!

__ADS_1


__ADS_2