Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Pulang Kerumah


__ADS_3

Kondisi kesehatan Lisa semakin membaik dan mempersiapkan kepulangannya...Luke telah memilih rumah di daerah perkotaan, dan Kenan pun akhirnya menyusul dan membeli rumah di kota yang sama dengan Darren dan Luke..bahkan jarak rumah mereka berdekatan....


Genka tidak ikut menjemput Lisa di rumah sakit, karna ia sudah mulai kelelahan, namun Kenan dan juga Luke yang akan menjemput Lisa....selama Lisa di rawat di rumah sakit, Genka belum menemuinya karna kondisi kehamilannya yang sudah mulai menunggu hari untuk melahirkan...


''Apa perutmu sudah baik-baik saja...''


Lisa mengangguk..


''Aku baik-baik saja....aku tak sabar untuk pulang,....''


Luke mendekati Lisa dan memeluknya dengan erat, mengusap punggungnya dengan lembut...


''Kita akan mulai mempersiapkan pernikahan sayang...bersiaplah..'' bisik Luke dengan senyuman..


Sementara Lisa hanya bisa menganggukan kepala dengan patuh...


''Aku juga tak sabar lagi untuk menikah denganmu, aku tak sabar lagi untuk merasakan kehamilan seperti kak Genka dan kita akan punya anak..'


Hening....


Wajah Luke berubah karna terkejut dengan pernyataan Lisa namun ia segera membungkusnya dengan senyuman...


''Santai saja sayang...aku tidak mendesak soal anak....kita bisa lebih santai toh...ada anak kak Genka yang di perkirakan anak kembar....perempuan..kita akan sibuk...''ucap Luke mengubah topik..


Lisa mengangguk...


''Tapi aku bisa melahirkan anak lelaki..jadi kita...''

__ADS_1


Luke melirik jam di tangannya...


''Kak Kenan sedang mengurus kepulanganmu, ayo kita pergi...''


Luke mendorong kursi roda milik Lisa dan keluar dari ruangan, sementara Lisa terus merenung...mengapa Luke menghindar ketika ia berbicara soal anak..apakah Luke tidak menyukai anak darinya...??


Lisa masih menyimpan tanya di dalam hatinya dan sesekali menatap Luke yang terlihat begitu tenang....seolah tidak terjadi apapun...


Lisa kembali menundukan kepalanya....


Apa yang terjadi...??


***************


Kepulangan Lisa di sambut meriah..mereka masih tinggal bersama di rumah Kenan, sambil mempersiapkan pernikahan dengan Lisa sekaligus persiapan melahirkan Genka yang sudah di depan matanya..


''Selamat datang kembali Lisa....''


''Kak Genka....'' balas Lisa menunduk namun rasa nyeri di perutnya membuat Genka menjerit,....


''Mengapa kau harus menunduk....'' jerit Genka melangkah mendekat.


Sementara Luke memegang Lisa dengan khawatir, namun Lisa tersenyum..


''Aku baik-baik saja jangan terlalu khawatir...''


Lisa melangkah mendekat dan memeluk Genka, sambil mengelus perut Genka...

__ADS_1


''Apa kabar anak-anak...bibi Lisa akan sangat merindukan kalian...''bisik Lisa yang di balas senyuman Genka..


''Kau bisa membantuku mengurus bayi yang satunya...aku akan kesulitan Lisa..''


''Aku akan melakukannya dengan senang hati...''


''Ehmm...bagaimana kalau kita makan siang....aku ingin bicara serius...''ucap Kenan menatap ketiganya dengan wajah serius...


''Yah tentu saja...''balas Genka...melonggarkan tenggorokannya...


*****************


Makan siang begitu hangat, mereka sambil membicarakan tentang pesta pernikahan Luke dan Lisa...dan setuju kalau pernikahan mereka akan di laksanakan dalam 3 hari sebelum Genka melahirkan...karna dia tidak mau ketinggalan dalam pesta..


Kenan lalu berdehem dan menatap mata Luke dengan serius...


''Kita akan segera ke rumah Darren Hugo, dan kau Luke...harus meminta maaf atas kejadian buruk di masalalu antara dirimu dan juga Darren dan Alea...agar keluarga kita semakin dekat,..aku tak ingin menunda...''


Luke menganggukan kepala....


''Kakak....apakah Darren Hugo akan memaafkan aku...''


Kenan menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dengan tatapan beku...


''Kita lihat saja nanti Luke....''


Deg!!!!

__ADS_1


__ADS_2