
Alan menjadi tak tenang berada di lingkungan kantor membuatnya tak bisa melakukan apapun, sejak kepergian Kanaya kerumah Granpa Darius, Kanaya belum kembali...
Mengapa....?
Dirumah juga tampak sepi karna Mommy dan Daddy belum kembali..
Alan kemudian bangkit dari tempat duduknya lalu meraih jassnya dan memakainya lalu keluar dari ruangan...ia harus pulang, mungkin saja Kanaya sudah pulang...
tak sengaja Alan mendekati ruangan kerja milik David dan bertemu dengan sekertarisnya..
''Mira....''
''Ya..tuan Alan...''
''Dimana tuan David, aku tidak melihatnya..apakah dia sedang menemui Klien...''
Mira menggeleng dengan tegas...
''Tuan David sudah memberitahu jika tidak akan datang selama 3 hari untuk urusan pribadi,...''
Alan mengerutkan keningnya....urusan pribadi apa...?? apakah ini ada hubungannya dengan Kanaya...??
Alan tak menunggu lalu bergegas meninggalkan ruangan milik David dengan cepat...sial...apa yang mereka lakukan, mengapa David dan Kanaya menghilang bersama..?
+++++++++
Mobil memasuki halaman rumah Darren, sementara itu ia melihat mobil milik Mommy terprkir,...dengan cepat Alan keluar dari mobilnya dan menemui sang Mommy Alea...
Jantung Alan berdebar cemas...ingatannya tertuju pada Kanaya..sehari tak melihat wajah Kanaya membuatnya tidak tenang, tidak..jangan berpikir karna Alan menyukai Kanaya tidak...ia hanya sedang khawatir..biar bagaimanapun Kanaya tinggal dirumah ini...
''Mom.....'' cegah Alan ketika sang Mommy keluar dari lift dengan terburu-buru..
''Yah...kebetulan Alan, Mommy ingin bicara...''
''Yah...aku juga..,.tapi dimana Daddy...''
''Daddy sedang berada dengan ayah dan juga papamu..mereka sedang menuju proyek yang dulu pernah di tangani oleh adikmu Alana dan Delvaro...''
Alan akhirnya mengangguk patuh lalu menghampiri sofa dan duduk di hadapan sang Mommy...
Alea menatap putranya dan menatapnya tajam...
''Ini tentang Kanaya....''
Alan terdiam sebentar....
''Mommy...aku dan Kanaya kami berdua...''
''Kanaya sudah menghubungi Mommy dan mengatakan segalanya...tentang hubungan kalian tentang kau yang sama sekali tidak mencintainya...''
Deg!!!
Alan terdiam....ia terlihat memikirkan sesuatu..bahkan Kanaya mengatakan dengan jujur pada Mommy tentang pembicaraan mereka kemarin...?
''Mommy......''
''Kalian berdua bersepakat untuk membatalkan pernikahan begitu...''
__ADS_1
Hening....
''Mommy...maafkan aku...''
Alea tak mampu menahan rasa kecewanya pada putranya Alan...
''Mengapa...apakah kau memiliki wanita lain...?? mata Alea basah...''
Sementara Alan hanya terdiam....
''Mommy sangat berharap Kanaya menjadi menantu Mommy tapi kau..benar-benar menghancurkan impian Mommy...''
''Aku minta maaf Momm....aku tau mungkin keputusan kami terlalu terburu-buru,..tapi aku akan berpikir...''
''Tak ada waktu berpikir Alan....''
Alan mengerutkan kening...kali ini dia benar-benar terkejut dan cemas...
''Apa maksud Mommy....''
''Kami terlanjur menetapkan tanggal pernikahan jadi ketika kau menolak pernikahan ini..Mommy tak punya pilihan lain selain...''
''Apa maksudnya,...mengapa Mommy berkata hal yang membuatku bingung...''
Alea menatap mata Alan dengan tajam, meneliti setiap perubahan yang terbaca di wajah Alan...
''David menghubungi Mommy di saat terakhir dan..menawarkan diri untuk menikahi Kanaya....kau tau sendiri kalau dia mencintai Kanaya...''
Wajah Alan memucat, ia sangat terkejut mendengar pernyataan sang Mommy kepadanya...
''Apa....tidak mungkin Mom...lalu Kanaya...apakah dia..''
Alan bangkit dari tempat duduknya dan mengusap wajahnya ia terlihat syok...sementara Alea hanya menatapnya dengan dingin lalu berdiri...
''Kau sudah mendengarnya Mommy harus pergi Alan...''
Ketika Alea melangkah Alan langsung menghalangi jalan Alea hingga wanita itu mengerutkan kening...
''Mengapa kau menghalangi Mommy,....''
''Tidak....Mommy mau kemana......''
''Mommy akan menemui Kanaya dan David, mereka sedang berada di pantai untuik melakukan sesi foto preweding...''
''Pantai Mana.. mom...'' tanya Alan penasaran...
''Pantai Mutiara...tapi apa yang akan kau lakukan...Alan....'' jerit Alea ketika sang putra malah meninggalkannnya dan menuju mobilnya...
Alea pun tersenyum...
++++++++++++
Delvaro menurunkan tubuh Alana di kamar dan tak menunggu pria itu langsung menciumi leher Alana dan membuat Alana kehilangan kendali di tubuhnya dan jatuh membentur ranjang empuk di belakang mereka..pria itu langsung menindih tubuh Alana dan melum** bibirnya yang ranum..
''Delvaro...'' suara Alana berubah serak ketika sang suami mulai menanggalkan gaunnya sampai di pinggang...
Meninggalkan bra berwarna coklat yang kontras dengan warna kulit Alana yang putih bersih...
__ADS_1
''Alana sayangku....''
Delvaro melepaskan pengait bra yang membungkus pa yu da ra Alana..sementara Delvaro juga melepaskan segala yang menempel di tubuhnya dan membiarkannya polos...
Hening ketika mata mereka bertemu dengan keintiman yang berbeda...Delvaro tersenyum ketika mendekatkan wajahnya...sementara Alana hanya menatapnya dengan gugup ketika bibir mereka begitu dekat saat ini..
Hening ketika hanya nafas yang terdengar mulai kehilangan kendali...Alana tersenyum ketika bibir Delvaro semakin dekat...
''Kau siap melahirkan anak dari Delvaro Rule...''
''Aku siap melahirkan anak dari suamiku..''
Delvaro merasa gemas sesaat kemudian bibirnya mendarat mulus di bibir Alana dan menyesapnya dengan lembut sementara jemarinya naik dan meremas kedua put*** pa yu da ra Alana yang ranum...erangan Alana lolos begitu saja dan Delvaro tidak berhenti disana...
BIbirnya bergerak turun menyentuh leher Alana dan terus turun menciptakan jejakn basah yang nikmat di rasakan Alana...
Panas...
Ketika bibir Delvaro singgah di put*** pa yu da ra Alana dan mulai memainkannya dengan lid****, sementara jemarinya yang lain bergerak menyentuh milik Alana dengan gerakan memutar...
Tubuh Alana melengkung, sungguh kenikmatan yang di berikan Delvaro kepadanya membuat Alana menyerah dalam kepungan gairah yang menyerangnya dengan kuat...
''Aaaarrgghh...Delvaro...''
''Yah..panggil namaku sayang...''
Bibir panas Delvaro kembali mencumbu dada Alana...menghis** pa yu da ra nya berganti-ganting hingga Alana hanya mengerang...
Setelah merasa puas...Delvaro bergerak menempatkan kejant**** pada milik Alana dan bersiap menyatukan diri..
Terlalu nikmat bagi Alana hingga otaknya menjadi beku..bagaimanapun cara Delvaro menyentuhnya berbeda...tak ada paksaan dan itu indah,...
Delvaro menggerakan tubuhnya memasuki tubuh Alana dengan sekali hentakan dan membuat Alana merintih...
Tubuh mereka menyatu dengan kenikmatan yang begitu indah...
Delvaro menggertakan gigi ketika penyatuan mereka menciptakan sensasi nikm** yang luar biasa...
Delvaro tersenyum bahagia ketika tubuh Alana menerimanya dengan sensasi yang indah,...
''Aku mencintaimu Alanaku sayang, kau adalah istriku..kau milikku..''
Alana mengangguk ketika tubuh Delvaro terus memacu di dalam tubuhnya..dua insan yang baru merasakan cinta setelah pernikahan itu bahagia...
Puncak kepuasan yang indah berhasil di raih keduanya dalam pelukan yang posesif...
++++++++++++
Rafael berdiri di depan pintu kamar Delvaro dan Alana...ia melihat jelas mereka masuk ke kamar dengan perasaan cemburu yang membakar..
Tanpa di duga...Rafael bangkit dari kursi roda dan melangkah mendekati pintu kamar mereka...
''Bersenang-senanglah sebelum badai itu datang dan menghancurkan hubungan kalian berdua...Alana akan kembali kepadaku...'' desis Delvaro dengan ketegasan yang terlihat jelas di wajahnya....
++++++++++++++++++++++
Hasrat sang Mafia udah ganti judul sama Cover yah...
__ADS_1
Menjadi Milik Mafia Kejam...