
Sebuah mobil memasuki halaman rumah milik Keluarga Darren Hugo,...mobil asing yang terlihat begitu mahal..saat itu Alea sedang berada di tamannya sementara..
Darren sedang berada di kantornya untuk mengurus sesuatu...
Mobil berhenti dan seorang pelayan keluarga Hugo yang lama tampak mendekat dan membuka pintu mobil, sementara Alea berdiri dan...menatap dari jauh, ia mengerutkan kening ketika seorang pria gagah tampak keluar dari mobil, tak berapa lama kemudian..tampak beberapa pelayan mengeluarkan seseorang lagi kali ini menggunakan kursi roda..
Mobil pun pergi dan membuat tatapan kedua tamu itu mengaraj kepadanya..Alea tersenyum ramah, meski ia juga penasaran siapa mereka..
Seorang pelayan tampak mendekat dan membungkuk di hadapan Alea..
''Siapa mereka.,..aku tidak mengenalnya..''
Sang pelayan tersenyum,
''Yang wanita duduk di kursi roda itu adalah nyonya Sarah dia adalah sepupu tuan Darren dan tuan Erland dari luar negri..
Alea mengangguk, lalu menjatuhkan tatapannya pada pria di samping sang wanita yaang sedang menatapnya tajam....
''Lalu apakah itu suaminya...''
''Yah...namanya Tuan Luke West, dia adalah suami dari nyonya Sarah,....''
Alea mengangguk mengerti lalu melepaskan sarung tangannya dan melangkah mendekati kedua pasangan suami istri itu...dan tersenyum...
''Selamat datang, aku adalah Alea...aku istri dari Darren Hugo..''ucap Alea memperkenalkan diri...
Sarah tersenyum dan mengulurkan tangannya,
''Senang bertemu denganmu Alea, namaku Sarah..maaf...ketika pernikahanmu aku tidak datang, aku sedang sakit waktu itu....aah...perkenalkan suamiku namanya Luke...''
Alea menjatuhkan tatapannya kepada Luke yang menatapnya terlalu tajam,..bahkan ada sedikit sentuhan yang lain ketika jemari mereka saling menyentuh...
''Luke West, aku suami Sarah Hugo..
''Namaku Alea Hugo...senang bertemu dengan kalian berdua..bagaimana kalau kita masuk saja,....'' ucap Alea yang langsung di amini Sarah..
Mereka melangkah bersama namunn Luke terus menatap wajah Alea hingga Alea menjadi sedikit aneh,..
''Dimana keponakanku aku sangat rindu..'' bisik Sarah dengan mata berkaca-kaca ia suika anak-anak sayang ia sakit-sakitan dan tidak bisa memiliki anak....
''Mereka sedang pergi liburan bersama paman mereka Erland...
__ADS_1
''Waaah...mereka pasti bersenang-senang..'' ucap Sarah antusias..
''Sayang, kita akan tinggal sementara di rumah sepupumu kiota akan tinggal disini jadi..kita masih punya banyak waktu sayang...'' Luke berbisik sembari melirik ke arah Alea yang sedikit terkejut..
Mereka akan tinggal disini....?? batin Alea sontak menatap mata Luke yang berbinar, pria itu tersenyum....
**************
''Mereka hanya sementara sayang, Luke sedang mancari rumah di kota ini, karna kondisi kesehatan Sarah yang parah jadi mereka harus disini dan melakukan pengobatan...''ucap Darren ketika ia pulang dan mereka berbicara di kamar..
''Luke..dia..bagaimana sifatnya...'' tanya Alea merasa takut..
''Luke adalah pria paling baik menurutku Alea, dia pria yang kaya raya namun masih mau menikahi gadis cacat seperti sepupuku Sarah..jadi aku benar-benar kagum kepadanya..'' ucap Darren sembari memakain baju kaosnya, mereka harus segera turun untuk makan malam bersama Sarah dan Luke..karna anak-anak belum kembali mereka masih betah liburan bersama Erland dan juga Ruby..
Darren dan Alea keluar dari lift dan melangkah bersama menuju ruang makan...sementara itu Luke menatap tajam kepada kebersamaan mereka terutama kepada Alea...dia masih saja mengambil kesempatan untuk mencuri pandang ke arah Alea, dan membuat wanita itu gerah..
''Apa kau baik-baik saja sayang, bagaimana perasaanmu...''ucap Darren memeluk Sarah....
''Aku senang sekali kembali ke kota ini kakak, bagaimana dengan ayah....''
''Ayah bilang kau harus mengunjunginya....dia merindukan saudara perempuannya dan kau memiliki wajah bibi...'' ucap Darren tersenyum sembari menarik kursi untuk Alea..dan ketika Darren sedang asik bercerita pada Sarah.
Alea menangkap basah mata lancang Luke menatapnya tajam...
''Luke jadi apa rencanamu di kota ini...''
''Mungkin aku akan membuka usaha Darren...''
''Bagus...jangan sungkan untuk menagatakan padaku jika kau ingin sesuatu...''
Luke kembali memandang Alea,
''Aku akan membutuhkan sesuatu darimu namun aku akan memberitahunya nanti...'' ucap Luke berteka-teki..
Darren mengangguk setuju...
''Semoga kalian betah dirumah ini..aku senang sekali kalian bisa tinggal disini...''ucap Darren tersenyum...
''Sarah sangat menyukai rumah ini, begitu juga denganku...'' ucap Luke sambil memandang sekali lagi ke arah Alea, sayang wanita ini memalingkan wajahnya Luke merasa tertantang...
Mereka melanjutkan makan malam dengan begitu lama, sedangkan Alea mulai gerah dengan pandangan Luke kepadanya...namun ia berusaha kuat untuk mengabaikan hatinya...mengabaikan rasa jengkelnya...
__ADS_1
Alea tidak suka di tatap seperti itu...
**********
Malam harinya, Luke masih belum tidur..ia duduk di balkon kamar sementara Sarah sudah terlelap di atas ranjang, wanita cacat ini bahkan tidak bisa melayani kebutuhan biologisnya,...hingga Luke semakin marah...dan tak tahan pada istrinya sendiri..
Luke West, pria berusia sama dengan Darren sudah lama ia menahan diri, memakai topeng dengan segala sikapnya yang baik dan sempurna...dia menikahi Sarah hanya kana harta,...bukan berati dia pria miskin namun kegilaannya akan uang membuat Luke tak pernah puas, alasan kedatangannya ke kota ini tak lain untuk merebut semua milik keluarga Hugo...untuk menjadi miliknya..
Tanpa di sangka ketika ia melihat Alea pertama kali di taman, hatinya bergetar...Luke benar-benat merasakan perasaan hangat yang aneh di dadanya, perasaan ingin memiliki yang kuat lebih dari pada uang yang selama ini menjadi tahta pertama di urutan teratas keinginannya...
Alea telah berhasil menyingkirkan daftar keinginannya yang begitu besar....dan pria itu menjadi serakah...
''Alea....mengapa kau sangat cantik, tubuhmu...meski kau sudah memilik dua anak namun,...kau sangat menggairahkan aku....'' desis Luke sambil menyesap anggurnya...
******************
Alea membiarkan Darren mulai menyentuhnya, jemari Darren mulai bergerak di dalam piyama sang istri dan memainkan put*ng pa yu da ra Alea pelan..
''Aku rindu anak-aanak..'' bisik Alea lembut dan membiarkan Darren mulai memberi isyarat agar mereka bercinta...
''Anak-anak sedang bahagia, jadi jangan terlalu memikirkan mereka sayang, ada aku....bukankah kau harus melyani suamimu sebelum kedua pengacau cilik itu pulang..,.''
''Yah....maafkan aku Darren aku hanya rindu...''
''Rindu aku saja sayang...''kali ini Darren melepaskan piyama Alea dengan tidak sabar....
Alea tak sempat menghindar ketika ia segera melahap pa yu da ra Alea yang menegang dan menghis*pnya dengan sedikit kasar namun nikmat bagi Alea..
''Aaarrgg....Darren...''cukup.''
''Kau tau jika tubuhmu selalu membuatku gila Alea...''
Alea hanya pasrah dan mulai membiarkan Darren menyentuhnya..tubuh Alea kemerahan bekas singgahan bibir Darren namun,..
Alea mulai merintih...
Namun...
Sebuah ketukan di pintu menghentikan tiba-tiba gairah mereka yang sedang terbakar..
''Siapa itu...'' desah Alea mengerutkan kening sedangkan Darren hanya menegerang kesal...
__ADS_1
Hai mau liatt visual silahkan di group...