
''Kau melihatnya...'' ucap Darren sungguh tak menyangka mendengar pengakuan Alea hingga tanpa sadar jemari Darren mengepal..
Sejak kapan Alea melihatnya ia sama sekali tidak menyadari kedatangan Alea, lalu mengapa Alea tidak masuk dan Darren akan senang hati memperkenalkan dirinya sebagai istrinya di hadapan Tiara...
Alea mengangguk mencoba menahan airmatanya yang turun, ia juga tidak mengerti mengapa hatinya sakit sekali melihat pemandangan itu, yah seharusnya ia tidak perlu merasakan ini bukan...?
''Aku akan baik-baik saja bukan,...mengapa rasanya sakit sekali melihatmu menciumnya...mengapa rasanya sakit...'' isak Alea sembari menyentuh dadanya..
Seumur hidupnya ia tak pernah merasakan ini, pada siapapun termasuk pada teman sekolahnya yang mengejarnya, namun mengapa dengan Darren berbeda, mengapa rasanya aneh...
Deg!!!!!
Darren mengerutkan dahi ketika menatap mata Alea yang terliohat redup dan hancur, apakah itu artinya Alea sudah jatuh cinta kepadanya...?
Tentu saja kalau itu benar Darren akan sangat bahagia...itu artinya Alea sedang cemburu, namun karna ini pertma kali untuknya jadi Alea masih tidak mengerti tentang perasaanya..
Darren menarik tubuh Alea ke pelukannya, mendekatkan wajahnya sembari menghapus airmata Alea yang seakan tak habis...
''Ssst......maaf....bisakah kau memaafkan aku, bisakah kau mendengarkan penjelasanku sayang...''
''Apa dia kekasihmu...'' Alea mengangkat wajahnya menatap Darren yang lebih tinggi darinya...
Darren menggeleng...
''Dia hanya seorang teman, entah apa yang merasukinya hingga ia menciumku Alea, tapi aku bersumpah aku tidak pernah sengaja ingin menyentuhnya...''
Hening...........
Alea tidak menjawab kata-kata Darren...
''Hey..sayang..setidaknya katakan sesuatu.......''bisik Darren menyentuh dagu Alea dan membawanya untuk menatapnya...
Alea mengigit bibirnya sedikit taku, namun ketika melihat tatapan Darren yang meminta ia bicara maka Alea tidak ragu-ragu lagi..
''Bisakah kau tidak tergoda dengan wanita lain selain aku, bisakah aku tidak merasakan perasaan ini lagi..karna rasanya sangat menyakitkan dan aku...tidak tahan merasakannya...aku tidak sanggup...'' ucap Alea dengan jujur..
Darren terkekeh, menyadari Alea yang mulai posesif..
__ADS_1
''Baiklah aku berjanji, aku akan selalu menjaga semua sikapku, mengenai wanita...kau sangat memuaskan aku...kau melebihi mereka di luar sana dan aku berjanji sayang...tak ada wanita lain di antara kita..''ucap Darren seraya mengecup bibir Alea yang basah...
Alea tersenyum lega dan mendekatikan wajahnya.....menerima Darren ketika pria itu mendaratkan ciuman hangat pada leher jenjangnya seraya menghempaskan gaun tibur Alea yang menjadi penghalang....
Membiarkan tubuh polos Alea memanjakan matanya, keuntungan Alea di banding yang lain adalah Alea adalah paket yang komplit bagi seorang lelaki..
Alea punya wajah yang cantik, tubuh yang indah di usianya yang masih sangat muda, sikap dan sifatnya yang manis dan membuat siapapun akan jatuh cinta kepadanya...
Darren melepaskan kecupannya sebelum sampai ketahap selanjutnya ia menatap mata Alea yang berbinar, ada sisa airmatanya disana....
''Bisakah kau juga berjanji satu hal padaku Alea...''ucap Darren..
''Katakan...'' Alea menunggu..
''Percaya dirilah sebagai istriku karna kau....punya hak untuk itu...jadi jika kau menemukan aku mungkin khilaf maka jangan ragu untuk menghukumku..'' ucap Darren sungguh-sungguh...
Alea tersenyum malu dan sedikit berdehem, demi meredakan rasa gugupnya...
''Baik....aku akan melakukannya, jangan menyesal karna aku akan sangat kejam jika menghukum..''
Darren mengangguk, istri kecilnya sungguh menggairahkan hidupnya, yah..Darren berpikir untuk melepaskan dendamnya,,semua itu harus segera di akhiri atau ia akan kehilangan Aira dan ia tak mau itu terjadi..
Darren kemudian mengangkat tubuh polos itu menuju ranjang dan membaringannya perlahan dan menindih setengah tubuh Alea membuat keduanya bertatapan...
''Aku merindukanmu...bolehkah....''
Alea menganggukan kepala dengan malu..
Darren bahagia ketika mendapat persetujuan dari Alea, pria itu kemudian menundukan kepalanya dan melum** bibirnya....
******************************************************
Darius menatap ke arah pintu yang terbuka dan memperlihatkan seorang gadis masuk dan tersenyum kepadanya...
Darius menaikan sudut bibirnya ketika sosok Tiara masuk dan mengunci pintu..
''Ayah......'' desahnya dengan menggunakan handuk tipis yang memperlihatkan sebagian tubuhnya...
__ADS_1
Darius melonggarkan tenggorokannya, shhiitt mengapa kelemahannya ada pada gairahnya, padahal sebelum kesini, Yuna sudah melayani kebutuhan bercintanya namun...Darius seolah tidak pernah puas...dan tanpa sadar, kegilaannya menurun pada sang putra Darren...
''Tiara...'' desah Darius mengulurkan tangan...
Tiara memang seorang model namun tubuhnya tidaklah kurus seperti para model yang berjalan di catwalk, tubuh Tiara berisi dan di bagian pa yu da ra nya begitu penuh sehingga menggoda setiap mata pria yang menatapnya...
Tiara adalah gadis yang ambisius, ia akan melakukan apa saja demi memuluskan karirnya di dunia modeling, dan tak segan melayani para tamu penting yang menginginkan tubuhnya, dan ironis Darius adalah salah satu penikmat tubuh Tiara...
Tiara duduk di pangkuan Darius dan mulai membiarkan pria itu menggerayangi tubuhnya...namun ketika bibir Darius mulai menjil*ti bukit kembarnya, Tiara menahan kepala pria tua itu...
Mereka bertatapan...
''Katakan kepadaku ayah, siapa yang menjadi istri Darren, mengapa ayah membiarkannya...'' desah Tiara begitu marah...
Sial....
Mengapa Tiara masih saja tidak menyerah pada Darren, dia pikir Darius akan sudi memberikan putra mahkotanya kepada wanita ini? cih...dia sedang bermimpi... Alea jauh lebih bersih untuk putranya Darren.
Namun....siapa yang tak ingin mencicipi seorang Tiara yang m*ntok...?
Darius hanya ingin terus dan terus menikmati Tiara secara gratis dan ia tak ingin kehilangan makanannya, karna itu Darius pura-pura memberi harapan pada Tiara...
''Hoh...sayangku, tenang saja...mudah bagiku untuk menyingkirkan istri Darren, bagaimana kalau kau memuaskan aku dulu...taukah kau...selama kau berada di luar negri..aku kesepian dan kesakitan...'' bujuk Darius mulai menyentuh Tiara.
Darius memperlihatkan kej*ntanannya, yang sudah mengeras...dan membuat Tiara terkekeh...
Sembari duduk di pangkuan Darius sembari menyantuh sesuatu yang mengeras milik Darius, Tiara mendekatkan wajahnya...
''Katakan siapa namanya, asalnya...dan...apa pekerjaannya, apakah dia anak orang kaya di negri ini...''
Darius mengerang merasa gila dengan sentuhan Tiara yang terlalu ahli...ia malah mengabaikan pertanyaan Tiara...
Darius sudah tak tahan lagi, ia melepaskan handuk tipis milik Tiara dan segera melahap gundukan kembar milik Tiara yang membusung menantangnya secara bergantian, sambil me nyu-su, jemari Darius bergerak mendudukan tubuh Tiara diatas pangkuannya, sembari memasukan miliknya...ke dalam milik Tiara dalam posisi bersadar di sofa,
Nafas Tiara menjadi terengah-engah, ketika Darius menggerakan tubuhnya dan Tiara mengikuti gerakannya...
Sial.....pria tua ini memang berpengalaman dalam kegiatan ini jadi, dia tau benar cara menggoda wanita dan sialnya Tiara selalu kalah dengan telak...
__ADS_1
''Oh..Tiara,...kau sangat nikm*t...'' desah Darius mempercepat gerakan tubuhnya...