
''Tidakkkkk.....''
Tubuh Genka sudah setengah menggantung dan Sandra segera meraih sepatunya untuk memukul wajah Genka dengan penuh dendam...
Yah....ia akan bilang pada Kenan bahwa mereka berdua bertengkar lalu dia membela diri dan kemudian Genka terjatuh dan mati, dengan begitu Kenan akan sepenuhnya menjadi milik Sandra..
Wanita itu bersiap hendak memukul Genka namun di luar dugaan, pintu lif terbuka dan betapa terkejutnya ia melihat Genka hampir jatuh dari ketinggian dan kalau sampai itu terjadi maka gadis ini akan mati...
Tidak...sesuatu di dada Kenan bergemuruh, amarah itu terasa membakar dadanya..Kenan mengepalkan tangannya ketika melihat Sandra ingin membunuh wanita yang sedang mengandung anaknya,...anaknya....
''Sandra, beraninya kau....'' teriak Kenan murka...
Kenan mengepalkan tangannya dengan kuat lalu berlari menarik tubuh Sandra dengan kasar dan menampar wajahnya dengan keras..lalu menghempaskannya terjatuh ke lantai, begitu kuat hempasan kasar Kenan hingga ia terluka, darah menetes dari bibir Sandra, ia gemetar ketika membayangkan Kenan mengetahui segala kejahatannya kepada Genka...tubuh wanita itu melemah...
Sementara dengan cepat, ia meraih tubuh Genka ke pelukannya dengan penuh kelegaan...menatap Genka yang sedang merintih..
''Kau tidak apa-apa Genka...apa kau terluka..'' tanya Kenan sangat khawatir..
''Tidak aku baik-baik saja...tuan Kenan....''
Kenan bahkan semakin mempererat pelukannya kepada Genka di hadapan Sandra...
__ADS_1
Genka bisa melihat rasa sakit di wajah Sandra ketika menyadari Kenan memeluknya dengan erat...hingga ia menjadi sadar, apa yang di katakan Sandra benar adanya..dialah penghancur hubungan Sandra dan Kenan...airmata Genka menetes..dia lah duri dalam hubungan mereka, oh Tuhan...mengapa begini..mengapa rasanya teramat sakit...??
Tapi...mengapa saat Kenan memeluknya rasanya berbeda..ia merasa begitu nyaman dan tenang, walau ini salah...walau apa yang dirasakannya adalah sebuah kesalahan besar bahwa....ia harus pergi agar semuanya kembali normal..bisakah ia menjadi serakah dengan menikmati pelukan Kenan kepadanya...walau ia tau mereka tidak akan pernah bersama..??
Pintu lift terbuka lagi dan kali ini beberapa anak buah termasuk Dani muncul..
Kenan menatap ke arah Dani dengan senyuman penuh arti,...
''Bawa wanita ini pergi Dani....bawa dia sebelum aku membunuhnya karna kejahatannya..'' desis Kenan penuh janji...
Ingin rasanya Kenan membunuhnya namun ia ingat betul Genka sedang mengandung, jadi Kenan harus menahan dirinya agar sebisa mungkin tidak menyakiti...
''Apa yang kau lakukan...lepaskan aku..Kenan..aku mohon maafkan aku...aku mohon.'' teriak Sandra dengan suara yang menggelegar...
''Hubungan kita benar-benar berakhir Sandra, aku tidak mau terlibat lagi dengan wanita licik sepertimu...'' desis Kenan menggertakan gigi..
Airmata Sandra menetes...mengapa begini..mengapa seperti ini...? bukankah mereka saling mencintai dan akan menikah...??mengapa Kenan malah membela Genka..
Sandra menghempaskan pegangan Dani dan mendekati Kenan...lalu mencoba meraih lengan pria itu namun Kenan mencengkram tangan Sandra dengan kuat....
''Jangan membuatku marah Sandra.......''
__ADS_1
''Aku tak pernah ingin melakukan itu Kenan, bisakah kau percaya kepadaku...aku mohon...''
''Kau hampir melakukan pembunuhan dirumahku Sandra..aku tidak akan pernah memberimu kesempatan..kau bahkan menendang putriku Alana..''wajah Kenan mengeras...
''Kenan.....'' tangisan Sandra pecah saat itu juga...
''Aku bisa saja menyakitimu Sandra namun, aku lebih memilih mengusirmu namun..kau tau benar siapa aku jadi..jangan coba-coba mendekati keluargaku lagi...''
Sandra menjerit histeris...kini tatapan penuh intimidasi itu ia arahkan kepada Genka...
''Ini semua karna dirimu pelacur sialan...kau membuat hubungan kami hancur...kau menjijikan Genka..kau lebih jahat dariku...''
Genka menggeleng, sementara airmatanya mulai mengalir...perkataan Sandra mampu memukul telak mentalnya hingga kini ia di penuhi rasa bersalah..
''Dani...bawa dia pergi...lakukan seperti yang mau..'' ucap Kenan dengan suara yang tegas.....
Dani tersenyum patuh...ia lalu menatap Sandra dan menyeret tubuh itu pergi..
Genka gemetar...ketika Kenan kembali memeluknya dan menenangkannya...
''Aku akan melindungimu Genka...''
__ADS_1