
4 Tahun kemudian.........
Hari-hari berjalan dengan baik Rafael dan Alana sudah resmi menjadi sepasang kekasih, segala keromantisan itu terlihat begitu manis, dimana ada Alana disitu ada Rafael,...pria itu masih tidak mengijinkan Alana foto dengan pria lain namun karna banyaknya permintaan agar Alana berfoto dengan pria lain membuat Rafael menjadi bingung sendiri...ada kontrak senilai ratusan Miliard demi foto-foto Alana dan pasangannya mau tak mau Rafael memutar otak...
meski dia tidak mau memasangkan Alana dengan pria lain...
Rafael rela kehilangan uang sebanyak itu dari pada harus menyaksikan Alana berpose dengan pria lain..
''Pintu ruangan terbuka dan sekertaris Rafael sudah menunggu..
''Tuan Rafael...''
''Yah...'' pria itu melangkah dan duduk di kursi kebanggaannya di ruangan ini..
''Tuan...masih dengan permintaan yang sama...kontrak bernilai Milyaran Dollar, perusahaan D ingin bekerja sama dengan kita...''
''Tidak...jika mereka menginginkan Alana maka tak ada kerjasama...kita masih banyak stok model...''
''Tapi mereka menginginkan Alana...sebagai model, karna dia sempurna dan akan menjadi ikon perusahaan D yang elegant dan mewah..''
__ADS_1
Perusahaan D adalah perusahaan yang menjadi pabrik perhiasan mewah dan berlian langka yang menjadi langganann para ibu negara dan kalangan artis kaya raya...mereka ingin Alana memakai perhiasan mereka dengan pasangan model pria yang merupakan pemilik perusahaan raksasa itu,...
Rafael mengangkat wajahnya dan menatap sang sekertaris dengan tajam..
''Jika aku bilang tidak ya tidak...''
''Tuan Rafael..saya sangat mengerti kalau nona Alana adalah kekasih anda namun, tuan tau kalau perusahaan D akan menghancurkan perusahaan kita dalam sekejap jika kita menolak kerjasama ini..''
''Mengapa aku harus takut...''
''Beberapa agensi besar gulung tikar di tangan perusahaan D karna di anggap menghina mereka dengan menolak bekerja sama...tuan Rafael...ada banyak orang yang menggantungkan hidup di perusahaan ini jika perusahaan itu bangkrut maka kami semua akan hancur,....mungkin tuan tidak terkena dampaknya namun bagaimana dengan kami.....keluarga kami butuh makan dan nona Alana adalah harapan kami sekarang...''
Rafael memejamkan matanya...
''Tidak kami hanya memohon belas kasihan anda tuan, lagi pula hanya beberapa foto dan semuanya selesai...kita untung dan mereka juga...''
Rafael membeku mendengar ucapan sang sekertarisnya...pria itu memejamkan matanya..bagaimana hatinya rela...??
bagaimana mungkin..? ia sudah mencintai Alana setengah mati..yang ia dengar Boss perusahaan itu masih single...ia berusia sekitar 34 tahun...jemari Rafael mengepal...apa yang harus dia lakukan..??
__ADS_1
*********
Alana melompat ketika mendengar kabar bahwa Rafael akhirnya mengijinkannya untuk melakukan pemotretan bersama perusahaan D...betapa senang hati Alana..dimana dia akan menjadi model paling terkenal...gadis 23 tahun itu melompat senang...
Alana turun dari tangga dan menemukan Kanaya yang sedang menikmati sarapan paginya, Mommy dan Daddy sedang berada di rumah ayah Kenan untuk membahas bisnis mereka bersama papa Luke..jadi dirumah ini hanya tinggal mereka berempat..
Alan, Alana, Kanaya dan David sebagai paman yang akan menjaga mereka..
''Kakak mau kemana...''tegur Kanaya melihat Alana melangkah keluar..
''Taman....''Alana tersenyum dan mengedipkan matanya...
Kanaya hanya tersenyum...
Alana melangkah keluar setengah berlari seperti anak kecil...hingga ia tidak memperhatikan sebuah mobil mewah memasuki halaman...
Alana mengerutkan kening ketika seorang pria keluar dari sana ia tersenyum..
''Liam...'' jerit Alana langsung berlari dan memeluk Liam..
__ADS_1
''Aku merindukanmu...'' bisik Liam dengan suaranya yang lembut,...
Deg!!!!