Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Sembunyi


__ADS_3

Mata Lisa terbuka lebar begitu terkejut ketika menerima ciuman panas dari Luke yang begitu ahli..bibir Lisa di Gilas dengan begitu panas hingga tubuhnya terdorong membentur meja di belakangnya..namun Luke semakin memperdalam ciumannya ....


Panas.....ketika kedua jemari Koko Luke memegang kepala belakang Lisa agar tidak bergerak ketika lidahnya menelusuri kemanisan bibir Lisa yang hangat..... Lisa membeku...tak bisa bersuara bahkan tak bisa bergerak....tubuhnya melemah pasrah menerima ciuman panas dari sosok Luke yang membuat hatinya berdebar....


Luke lepas kendali ketika ia tak mau melepaskan ciumannya begitu saja...tidak..tak pernah Luke merasa senikmat ini..bahkan selama petualangan ciumannya dengan banyak wanita...termasuk Sarah istrinya yang sudah meninggal....


Perasaan ini berbeda walau ia tau perasaan ini adalah kesalahan namun Luke tak bisa melepaskan Lisa begitu saja....seluruh tubuh dan hatinya menginginkan Lisa seutuhnya....


''Aargghhhhhh........''


Lisa menghela nafas ketika ciuman itu terlepas...nafas mereka memburu karena ciuman yang terlalu panas....Luke dan Lisa saling menatap tajam.....Lisa gemetar menyadari tatapan Luke berbeda kepadanya..sementara tubuhnya masih bersandar di meja.....


Luke lalu menjauh....dan membalikkan tubuhnya,matanya terpejam sebentar.....di dalam dadanya sedang terjadi badai sekarang dan susah untuk meredakan badai itu..hanya Lisa yang mampu meredakan badai itu sekarang .....


''Pergilah... dan jangan pernah datang lagi ke kamarku.....apa kau mengerti.....''desah Luke menahan dirinya....


Lisa tidak bisa mengatakan apapun lagi selain diam....matanya menjadi panas ketika jantungnya masih berdegup kencang....


''Baiklah.......aku pergi.....''


Lisa melangkah ke arah pintu namun di luar dugaan pintunya di ketuk dari luar.....dan membaut Luke dan Lisa saling menatap tajam...


''Luke..... Luke apakah kau sudah tidur....''

__ADS_1


Itu suara Devan...


''Ssstttt........ '' desah Luke memberi peringatan kepada Lisa....


Dan Lisa menganggukan kepalanya...Luke lalu menarik tubuh Lisa dan membaringkannya ke ranjang dan menutupi nya dengan selimut tebal.....sementara itu dia melangkah ke arah pintu...


Ceklek........


Devan tersenyum kepadanya ....


''Luke......apa kau sudah tidur....''


Luke mengangguk.....


''Nanti saja....aku akan bicara...istirahatlah.....''uxap Devan tersenyum....


''Baiklah......Devan....''


Pintu kembali di tutup dan kali ini Luke menguncinya...ia lalu menatap ke atas ranjang....dan mendekatinya....


Dan Luke menarik selimutnya dan menatap sosok Lisa yang meringkuk di dalam selimut.....


''Apakah aku boleh pergi.....'' suara Lisa terdengar lembut di telinga Luke....

__ADS_1


Suasana malam yang dingin membuat keheningan yang berbeda......Luke segera naik ke atas ranjang dan mendekatkan wajahnya......


''Jika kau keluar sekarang maka Devan akan melihatmu...jadi pilihan satu-satunya adalah..kau tidur disini..sampai pagi hari ..bagaimana.....?''


''Hah....tidur disini....''


''Yah.....''balas Luke tersenyum....


Lisa pun akhirnya tersenyum..dan senyuman itu berubah menjadi tatapan panas Luke padanya yang sulit untuk di artikan.....


''Kau sangat cantik sayangku Lisa....''


Jemari Luke terulur menyentuh ujung dagu Lisa dan bergerak turun menyentuh lehernya.....


Lisa segera menarik dirinya untuk duduk sebentar Luke pun ikut duduk dan menarik lengan Lisa hingga jatuh lagi kali ini di atas ranjang dan Luke segera menempatkan tubuhnya di atas tubuh Lisa dan memandangnya dari atas...Luke tersenyum sembari melepaskan atasan Lisa hingga polos..bagai di bawah ancaman lewat mata Luke...Lisa seakan membeku membiarkan Luke meremas pelan pa yu da ra nya....


''Aku tak tau apa yang kurasakan namun aku begitu menginginkan mu Lisa......''


Deg!!!!!


Lisa mengerutkan kening merasa bingung ketika bibir panas Luke menyentuh put*ng pa yu da ra Lisa dengan lembut......


.

__ADS_1


__ADS_2