
Alana Hugo kini sudah berusia hampir 20 tahun dan ia sedang menyelesaikan kuliah keseniannya, cita-cita Alana adalah seorang model terkenal, sedangkan saudara kembarnya Alan lebih memilih meneruskan perusahaan keluarga Hugo karna dia putra satu-satunya,....
Dan hari ini ada pertemuan dengan salah satu produser terkenal, dia adalah pintu menuju kesuksesan menjadi aktris, model, maupun aktor..dia pria yang perfeksionis dan sangat berpengaruh...
Dia adalah satu-satunya pria yang mampu menaikan para artis sampai setinggi bintang namun bisa menjatuhkan nama mereka sampai menyentuh dasar laut,..dia tak mengenal politik uang untuk bisa menyogoknya, dia pria yang kaya raya dan terutama dia sangat tampan..setidaknya itu adalah kata-kata Nira sahabatnya mereka akan ikut casting untuk model..
sebenarnya Daddy dan ayahnya lebih suka Alana bergabung di perusahaannya..tentu saja Alana akan bergabung di perusahaan namun ia juga mencintai dunia modelling...mungkin beberapa tahun lagi setelah puas di dunia modeling ia akan masuk ke perusahaannya..
Alana keluar dari lift dengan sangat terburu-buru ia memasuki ruang makan hanya untuk mengambil sarapan roti buatan sang Mommy...
''Selamat pagi.....''
Darren menatap Alan dan Alea dengan pandangan penuh arti..ini baru pukul 6 pagi dan Alana sudah siap pergi...
Darren yang tidak menyukai anak gadisnya memakai celana terlalu pendek lalu berdehem..
''Alana..pakai sesuatu yang lebih panjang, kalau tidak jangan pernah keluar sayang..'' ucap Darren penuh peringatan....
Sementara Alana hanya memutar bolamatanya dengan jengah..
''Ya Daddy, lagi pula semua model memakai seperti ini....Daddy saja yang.....''
Kata-kata Alana terputus ketika Alea mengirim sinyal peringatan..kepadanya..sementara Alan hanya menggeleng, susah jika menegur Alana..mereka akan berdebat sampai malam hari...
''Baiklah aku akan memakai rok panjang Daddy...''
Darren kehilangan kata dan hanya memijit pelipisnya...
Alana benar-benar keras kepala..
Sambil meneguk segelas susu, dan mengambil roti, Alana lalu mendekati Darren dan mencium pipinya juga Alan yang hanya pasrah ketika ALan menciumnya dan lalu sang Mommy....
__ADS_1
''Aku akan pulang ke rumah Ayah, karna lokasi castingku dekat dengan rumah ayah..''ucap Alana tersenyum sambil melambaikan tangannya...
''Baiklah bagaimana kalau Daddy mengantarmu,...''
''No Daddy aku bisa sendiri...'' ucap Alana lalu meninggalkan rumah..
Sementara Darren hanya menggeleng...betapa waktu sangat cepat berlalu...dan anak-anak sudah lebih dewasa sekarang...
Alea mendekati Darren dan memeluk suaminya yang tampak sedih...
''Aku akan selalu disisihmu sayang..jangan sedih begitu..''
Alan hanya menggeleng merasa lucu,..
''Ternyata sang tuan putri mahkota mulai sibuk dan meninggalkan raja yang merana..''
Darren mengepalkan tangannya, ia tau benar Alan sedang mengejeknya..
Alan langsung berdiri dan bersiap lari...
''Aku sudah terlambat Daddy...sampai jumpa di kantor...''
Alan lalu mencium pipi Darren dengan cepat dan kemudian sang Mommy yang selalu menjadi pembela sejatinya..
''Aku pergi....''
Alan meluncur cepat menuju garasi mobil sementara Darren hanya menghela nafas..
''Mengapa dia sangat menjengkelkan aku...Alea..''
Alea hanya tertawa melihat kelakuan mereka, Alan dan Darren tak pernah akur, dan Alana tetap menjadi putri mahkota Darren...
__ADS_1
**************
Alana dan Nira baru saja sampai di lokasi tempat casting dan mereka langsung di usir begitu saja..
''Maaf nona...castingnya sudah selesai..''
Mata Alana melebar protes....
''Ini baru jam 9 pagi..masa sudah selesai...aku bahkan baru datang..''
Pria di hadapannya menaikan sudut bibirnya....
''Kau pikir siapa dirimu sehingga tuan Rafael mau menunggu....''
''Jadi namanya Rafael....baik aku ingin bertemu dengannya...''
Alana melangkah begitu saja...masuk ke dalam gedung itu lalu dengan berani ia membuka pintu di hadapannya...
Bruugghhh!!!!
Pintu terbuka dan Alana benar-benar terkejut dengan pemandangan yang ia liat...
Sementara Rafael mengepalkan tangannya ketika gadis asing ini melihat aktifitas panasnya dengan seorang model..
''Siapa kau....'' teriaknya dengan murka..
Alana menatap dengan penuh rasa jij*k...
***************
Yang mau Liat Visual langsung ke group...
__ADS_1