Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Cinta?


__ADS_3

Genka menatap sang suami Kenan yang sedang membuka laci meja sambil mengambil pistolnya..Genka begitu cemas kali ini...ia tau benar siapa kakaknya dan merasa sedikit takut sang kakak akan melakukan tidakan nekat, dengan melukai Kenan apalagi kak Darren tidak menemani Kenan kali ini..


''Sayang,....''


Kenan menoleh dan menatap Genka yang sedang hamil besar..ia hampir melahirkan...dan mereka tinggal bersama keluarga Darren Hugo karna Alea tak mau melepas Genka sendiri di kehamilannya yang sudah tua....


''Aku akan membebaskan Lisa untukmu sayang.....''ucap Kenan menyiapkan dirinya....


Genka mengangguk, sejak ia kehilangan Lisa ia sama sekali tak bisa memejamkan matanya dengan baik...bayangan kesakitan Lisa seakan begitu menyiksa dan menimbulkan rasa bersalah kepada diri Genka sendiri...jadi sebelum menemukan Lisa dan membawa pulang dirinya maka Genka tak akan pernah bisa menjalani hidupnya dalam ketenangan....


''Berhati-hatilah sayang...libatkan polisi saja...''ucap Genka terlihat begitu khawatir..


Sementara...Kenan tersenyum dan mengusap rambut istrinya dengan sayang....


''Anak buahku saja akan cukup melumpuhkan Luke, dan kali ini aku tidak akan membiarkannya Genka...manusia sepertinya harus di beri pelajaran yang setimpal dengan perbuatannya...jika dia menyakiti Lisa maka aku tak akan membiarkannya...''ucap Kenan


Genka menganggukan kepalanya...lalu merekapun keluar dari kamar dan menuruni lift...di bawah sudah ada Alea dan si kembar..sementara Darren sedang berada di luar negri untuk urusan bisnisnya....


''Kenan apakah kau yakin akan melakukannya sendiri...'' tanya Alea mencoba membujuk Kenan agar dia mau melibatkan polisi, biar bagaimanapun mereka tau Luke pria seperti apa...


Kenan tersenyum...


''Anak buahku sangat banyak Alea..jangan khawatir...''

__ADS_1


Alea hanya bisa mengangguk pasrah, menyambut Genka yang begitu khawatir..


''Ayah...ayahku cepat kembali...'' Alana mengedipkan matanya kepada Kenan yang hanya tersenyum...dan memeluk sosok Alana dan Alan yang mendekat...


''Ayah akan mengalahkan semua musuh Ayah bukan..?''ucap Alan dengan senyuman..


''Tentu saja sayang....aku adalah ayahmu...'' Kenan tersenyum lalu melangkah menuju pintu..


Beberapa anak buahnya sudah menunggu di depan pintu mobil..Kenan lalu menerima telp dan ia pun tersenyum..


Baiklah....aku ingin kau mengepung mereka....


Kenan menaikan sudut bibirnya,..ia segera masuk dan mobil lalu meninggalkan rumah..


Luke dan Lisa masih saling menatap....tubuh Lisa polos saat ini dan Luke hanya tersenyum..


''Apakah ini yang di ajarkan tuanmu Kenan untuk menghancurkanku dengan mengambil hatiku...''


Hening.....


Lisa menatap Luke dengan mata berkaca-kaca....


''Kau pikir aku adalah mata-mata...''

__ADS_1


''Lalu kau akan menyangkalnya Lisa....''


Luke tak mampu menahan emosinya lalu mencengkram kedua bahu Lisa dan menghempaskannya ke atas ranjang dengan sangat kasar...


''Katakan kepada tuanmu bahwa akulah yang akan menghancurkanmu...aku..beraninya kau memata-mataiku Lisa..''


''Aku tidak pernah.....''


''Tidak pernah...buktinya...semalam kau bersama Devan,kau juga berusaha menggodanya...demi menguasai Devan...tubuhmu sangat menjijikan bagiku......'' teriak Luke dengan murka..


''Apa maksudmu...mengapa kau menuduhku...'' tangis Lisa pecah...


''Aku pikir kau berbeda...aku pikir kau gadis yang bisa memberiku cinta....tapi apa ini, kau adalaha mata-mata Kenan dan Genka....'' suara Luke meninggi penuh kegeraman...


Lisa menatap tajam kepada Luke...


''Cinta.....''


Lisa lebih tertarik dengan kata cinta di banding kemarahan Luke yang meluap-luap..hingga Luke membeku, merasa bodoh dengan kata-katanya sendiri....


''Kau juga mencintaiku Luke....''


Deg!!!!!

__ADS_1


Luke kehilangan kata..........


__ADS_2