
Seperti insting ibu-ibu lainnya, Alea terbiasa bangun pagi sekali dan menengok anak-anaknya di kamar..jadi pagi sekali dia sudah bangun setelah Darren membawanya dalam percintaan yang cukup melelahkan..
Namun kali ini berbeda, anak-anak sedang berada di kamar sebelah..mereka masih di Hotel milik Darren yang baru saja di resmikan kemarin...
Alea lega anak-anaknya masih tertidur mungkin karna kelelahan....
sementara Ola dan Lukas menjaga mereka dengan setia..begitu melihat kedatangan Alea..Lukaspun menunduk hormat sebelum pergi meninggalkan kamar. meninggalkan Ola yang tersenyum kepada Alea..
''Ibu apakah kita akan pergi hari ini juga...''
''Yah....kita akan pergi namun kali ini dengan tujuan berbeda...''
Ola menganggukan kepalanya...
''Aku ikut senang jika memang ibu kembali dengan tuan Darren, karna anak-anak akan bahagia...bahkan dalam tidurnya Lana sellalu tersenyum...''
Deg!!!!
Alea hanya terdiam...ia memandang pada Ola yang memang masih polos dan lugu, persis sepertinya dulu....Alea tersenyum...
''Kadang kau memang harus mengorbankan perasaanmu demi menjaga perasaan orang lain apalagi anak....dulu aku berpikir..kalau aku bisa melakukannya sendiri, aku bisa....aku wanita yang kuat..namun...ketika di rumah sakit hatiku bergetar ketika melihat betapa senangnya Alana pada ayahnya... mata Alea menjadi panas.....''
''Ibu........''
''Terimakasih kau selalu mendampingi ibu Ola..terimakasih...''
''Tentu saja....jangan khawatir, mulai dari hari ini semua akan baik-baik saja.....'' ucap Ola dengan senyuman menenangkan..
''Yah...kau istirahat dulu Ola...biarkan aku tidur bersama anak-anak..''
''Baik ibu...''
Ola lalu bangkit dari sana dan berpindah tidur di kamarnya sendiri..sementara Alea tidur sembari memeluk kedua anaknya dan memejamkan matanya..matanya menjadi panas, ketika memandang wajah kecil anak-anaknya yang polos...jemarinya terulur mengusap pipi mereka bergantian....
''Maafkan Mommy yah....maaf...jika selama ini Mommy egois dan tidak memikirkan kerinduan kalian...maafkan Mommy...''bisik Alea meneteskan airmata....
Alea lalu berbaring dengan kedua tangan memeluk si kembar dengan posesif....sementara tak berapa lama kemudian...pintu terbuka dan Darren mundul disana..ia menatap Alea yang sedang terlelap memeluk anak-anaknya..
Hati Darren menjadi hangat..lalu mendekati ketiga milikknya yang berharga ia mendekati Alea dan memperbaiki posisi tidurnya menjadi nyaman, lalu menyelimutinya sampai menutup dadanya...Darren mencium dahi Alea dengan lembut dan mengusapo wajahnya..betapa ia mencintai wanita ini seumur hidupnya....
Darren lalu bergerak melakukan hal yang sama dengan memperbaiki posisi tidur Alan dan Alana, setelah selesai ia melangkah dan mengambil tempat di sebelah Alana di pinggir...ia pun masuk ke dalam selimut dan memeluk Alana, rasanya begitu nyaman berada ditengah keluarga seperti ini...
__ADS_1
Darren pun tertidur, untuk pertama kalinya dia tidur dengan begitu nyenyak sampai mereka terbangun di siang hari..
++++++++++++++++++
Alan yang terbangun lebih dahulu dan terkejut melihat Darren sedang tertidur dan memeluk sang adik Alana..dan Alana pun tampak nyaman, namun tidak dengan Alan..pria ini adalah orang asing apalagi dialah yang menabrak Alana sang adik, karna itu...Alan langsung memeluk Alea dengan sangat panik...
Dengan cepat ia membangunkan sang Mommy dengan menguncangkan tubuh Alea lumayan keras..dan Alea terbangun....
''Mom....Mommy....bangun..'' teriak Alan...
Alea membuka matanya dengan tiba-tiba, ia tekjut melihat sang putra berteriak histeris.sementara hal yang sama di alami Darren ia terbangun dengan teriakan Alan yang begitu histeris..
Darren mengusap wajahnya....dan menatap tajam ke arah sumber suara....
''Alan......ada apa sayang...'' bisik Alea masih menutup separuh matanya ia benar-benar terkejut di bangunkan tiba-tiba...
''Mommy...mengapa paman itu ada di kamar kita mengapa dia tidur disini dan memeluk Alana Mom...'' desis Alan jelas tidak suka...
Alea menoleh dan menemukan Darren yang sedang terbangun dengan wajah beku dan bingung..
Alea memejamkan matanya, bagaimana cara menjelaskan kepada Alan..apa yang harus ia katakan....?
''Ehmmm....Alea..ku rasa kita harus memberitahu mereka sekarang...''ucap Darren dengan penuh ketegasan...
Alea menghela nafas......
Sementara Alan hanya menatap tajam, ia benar-benar cemburu ada pria lain di dalam rumahnya...Alan dan Darren saling menatap tajam...
++++++++++++++++++++
Siang ini sebelum menaiki pesawat...
Darren mengajak keluarganya makan di bagian paling atas Hotel...sekaligus berbicara jujur kepada anak-anak mereka..
Alana duduk di dekat Darren sedangkan Alan duduk di dekat Alea.ia bahkan tak mau melihat wajah Darren, karna Alan sangat kesal..dia berpikir mengapa sang Mommy membiarkan laki-laki ini dekat dengan Alana..
''Makanlah dengan banyak...anak-anak...''
Alana mengangguk patuh ia mendengar semua perkataan Darren dengan penuh perhatian..
''Baik paman...'' ucap Alana penuh senyum
__ADS_1
Sedangkan Alan dia menunjukan wajah sebaliknya, wajah kesal....
''Aku juga ingin memberitau kalian sesuatu sayang..bahwa aku adalah ayah kandung kalian brdua.....''
Deg!!!!
''Hah......'' Alana melongo mendengar perkataan Daren lalu tersenyum dan menyentuh lengan Darren dengan mata berbinar..
''Apakah di surga sudah tidak sibuk lagi karna itu sudah memberi ijin paman kembali untuk menjadi Daddy kami lagi begitu...''tatap Alana dengan mata berkaca-kaca...
''Yah...karna Alana dan Alan sudah menjadi anak yang baik buat Mommy jadi Daddy kembali sekarang..''ucap Darren dengan mata berkaca-kaca..
''Ohh...jadi paman adalah Daddyku...''
Alana membuka tangann dan sekali lagi memeluk tubuh Darren dengan erat...
''Yes..aku punya Daddy,..aku punya Daddy...''
Jika Alana senang dengan keberadaan Darren hal berbeda di tunjukan Alan, pria kecil itu membuang muka tak ingin mellihat pria itu memeluk Alana dengan erat...
Alea yang menyadari penolakan kecil Alan menurunkan pandangan ketika sang putra ingin kembali ke kamar...
''Mom...aku ingin ke kamar saja....''
Alea menggeleng...
''Alan........''
''Aku masih mengantuk....'' ucap Alan tidak menunggu ia lalu pergi begitu saja meninggalkan tempat itu meninggalkan Darren yang hanya memejamkan matanya, sifatnya menurun kepada Alan..jadi ia tau betul bagaimana menghadapi Alan Hugo putranya,...
Alea menatap mata Daren sedang sedikit bingung bagaimanapun penolakan dari seorang anak adalah hal yang paling menyakitkan bagi orangtua manapun di dunia....dan pukulan terberat bagi siapapun termasuk Darren...walau Alan memang tak bisa di salahkan dia masih kecil untuk menerima orang lain yang mengaku sebagai Daddynya..
Alea ingin menemui Alan namun, jemarinya di tahan oleh Darren, keduanya bertatapan..
''Biar aku yang menemuinya Alea....aku adalah ayahnya...aku akan menghadapi kemaharannya..'' ucap Darren tegas..
Alea hanya diam dan akhirnya menurut..sementara ia menghampiri Alana dan menemaninya makan....
****************
Darren melangkah mendekati kamar Alan dan kemudian membukanya.....
__ADS_1