Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Menolak Erland


__ADS_3

Ola menggigit bibirnya, matanya berkaca-kaca ketika harus menahan rasa nyeri di daerah intinya ketika melangkah...matanya masih sembab karna banyak menangis, ia sedang berada di Restoran sekarang memenuhi janjinya dengan Erland yang sudah menunggu dirinya.. Ola begitu sedih ketika menyadari ia tidak seperti dulu lagi..ia sudahkehilangan segalanya..


''Selamat siang nona...'' ucap seorang pelayan menunduk hormat kepadanya...


''Selamat siang....''balas Ola berusaha tersenyum..


''Apakah anda sudah membuat janji terlebih dahulu...''


Ola mengangguk dengan begitu sopan..


''Atas nama tuan Erland Hugo...''ucap Ola dengan senyuman tipis..


Pelayan itu langsung menunduk hormat..


''Baik...mari ikut saya...tuan Erland sudah datang...''


Ola terkejut...tuan Erland sudah menunggunya...?


''Baiklah terimakasih....''


Mereka lalu melangkah ke arah sebuah lorong panjang dan sampai ke depan pintu paling ujung, pelayan itu lalu membukakan pintu dan mempersilahkan Ola masuk..sebelum masuk Ola masih mengucapkan terimakasih lebih dahulu..


Gadis itu mulai melangkah dan...


Deg!!!!


Erland sudah berdiri dengan senyum di wajahnya membuat Ola sungguh tidak enak....ia membungkukan badan dengan penghormatan...


''Selamat siang kak Erland..''


''Aku senang melihatmu Ola, selamat siang....''


Ola lalu masuk dan duduk di depan Erland...


''Aku lapar sekali..'' ucap Erland basa-basi...


Ola semakin di liputi rasa bersalah...


''Maafkan aku kak Erland aku..datang sedikit terlambat....''


''Tidak masalah Ola...yang penting adalah kau sudah datang disini...bagaimana kalau kita makan saja....''


Erland mulai mempersilahkan Ola untuk makan dan gadis itu tertunduk dengan gelisah...


''Baik kak...''


Erland tersipu...ia sesekali menatap Ola dengan perasaan berbunga-bunga yang meluap..biar bagaimana pun hari ini dia harus menyatakan cinta...kepada Ola...


Pria itu mengangkat wajahnya dan di saat yang sama Ola pun mengangkat wajahnya keduanya bertatapan dengan dalam..


''Ola......''


''Yah.....''


Erland berdehem menahan rasa gugupnya dengan senyuman...sementara Ola sungguh tak bisa menahan rasa bersalahnya..ia memang tidak mencintai Erland dan merasa bingung jika pria ini menyatakan cinta....

__ADS_1


''Ola...aku menyukaimu....aku sudah jatuh cinta kepadamu pada pandangan pertama...''ucap Erland dengan ketegasan..


Ola tersenyum seraya menundukan kepalanya penuh hormat sekaligus permintaan maafnya....


''Kak Erland, aku sungguh minta maaf....aku tidak layak dan tidak bisa menerima perasaan kakak yang......''


''Apa karna perbedaan status sosial kita Ola...apakah kau malu karna kau hanyalah penjaga toko bunga dan kak Alea adalah bossmu,....''


Ola meletakan sendok ia mengangkat wajahnya menatap mata Erland yang terlihat kecewa...lalu kembali tersenyum..


''Aku hanyalah gadis biasa yang tidak berharap banyak atau menginginkan semua di luar kemampuanku..aku sungguh minta maaf kak Erland...aku tidak bisa...menerima perasaan kakak....kita berbeda dan selamanya jurang itu akan selalu ada....''


Deg!!!!!!


Erland mengeraskan wajahnya,.....ia menatap Ola...


''Aku tak bisa menerima alasanmu Ola, bagiku itu sama sekali tidak masuk akal..status sosial tida ada di dalam kamusku....aku bahkan tidak pernah menilai itu semua....setiap kali menyukai atau berteman dengan seseorang...''


Ola menunduakn kepala lagi....


''Kau tidak akan mengerti jika menjadi seprti aku kakak...itu sangat sulit dan kau tak akan pernah bisa memahami perasaanku sampai kau mengalami sendiri...aku sungguh minta maaf kak Erland, dan tolong....jangan buat situasiku menjadi semakin sulit...aku tak ingin kak Alea dan kak Darren memandangku sebagai gadis yang mengincar harta dengan mendekati kak Erland..jika itu terjadi maka lebih baik aku menghilang saja.......''ucap Ola dengan suara yang serak ingin menangis..


Erland membeku...ia kehilangan kata, ia kembali patah hati..apakah ini adil untuknya...?


Erland menatap Ola dengan tatapan beku...


''Baiklah....tetaplah bekerja Ola, aku tak akan menganggumu lagi...'' ucap Erland berusaha tersenyum sekali lagi...


Ola kembali menundukan kepalanya....


**********************


Erland duduk di dalam mobil dan merenung, apa kesalahannya apakah ia mendapat kutukan...? mengapa kehidupan percintaannya selalu gagal..?


Apakah dia harus mandi kembang atau apapun itu....


Haruskah...?


Erland hanya menghela nafas sebelum menghidupkan mesin mobil...pria itu keluar dari restoran dengan patah hati,....namun ketika hendak keluar dari parkiran seorang gadis tampak mengetuk-ngetuk kaca mobilnya hingga Erland kemudian berhenti,...ia membuka kaca meobilnya sendikit....


Dan menemukan seorang gadis cantik yang menatapnya dengan kecemasan yang tinggi....


''Siap kau, mau apa...'' ucap Erland tajam...


''Ssstt....buka pintunya please...seseorang sedang mengejarku..'' ucap gadis cantik itu dengan senyum menawan...


Tapi Erland sama sekali tidak tersentuh,....namun tetap saja hatinya tidak tega...ia pun membuka pintu mobil dan gadis itu langsung masuk dan menundukan kepala ketika beberapa pria melintas di depan mobil Erland seperti sedang mencarinya...


''Yah...apakah kau pencuri.....'' teriak Erland murka..


Gadis itu menoleh....


''Astaga aku tidak......mereka adalah suruhan ayahku, gila si tua bangka itu akan menikahkan aku...dia pikir aku akan terima..''umpat sang gadis dengan tatapan kesal..


Erland tertawa dengan kesal, ia baru patah hati dan sekarang malah trlibat dengan gadis remaja yang lari dari pernikahannya...tak adakah yang lebih tragis darinya..?

__ADS_1


''Berikan alamatmu....''


Gadis itu menggeleng.....


''Tidak mau......''


''Atau kau mau aku melaporkanmu pada polisi...''


''Tidak.....''


Gadis itu menggeleng lagi.....


''Jadi cepat berikan alamatmu, kau masih kecil dan aku akan mengantarmu pulang...''


Gadis itu menggeleng takut, namun akhirnya dia memberikan alamatnya kepada Erland, dan pria itu lalu membawanya pulang.....


Setelah 30 menit perjalanan, sampailah mereka di sebuah gerbang sebuah rumah yang mewah,..Erland menoleh menemukan ketakutan di wajah gadis itu..


''Siapa namamu....''


''Ruby.....''


''Ruby....aku pikir namamu Rubah....''


''Haiiissss...kau benar-benar pria tua yang menyeballkan...''


''Maaf kau menyebutku apa...''


Rubi menyipitkan matanya tajam,


''Usiamu sekitar 30 tahun, kau benar-benar sudah tua...''


Erland melonggarkan dasinya tidak terima....namun ia mengurungkan niatnya ketika gerbang terbuka dan mereka harus segera masuk...


********************


Ruby menggandeng lengan Erland ketika masuk, pria tua ini tampan juga lumayanlah di bandingkan dengan pria yang akan di jodohkan papa untuknya...


Erland sedikit terkejut ketika melihat ada keluarga besar yang berkumpul di rumah megah itu dan pandangan mereka mengarah kepadanya...terutama kepada Ruby yang bersembunyi.,...di balik punggung Erland..


Seorang pria sebaya ayahnya Darius mendekat, dan menatap keduanya dengan tajam...


''Rubi...siapa dia, kau menolak perjodohan dari papa dan malah membawa pria lain...''


Erland membeku, sesaat ia menatap Ruby jadi benar kata gadis ini dia lari dari perjodohan dan bagai pahlawan kesiangan, Erland malah mendorong dirinya di dalam masalah baru....


Ruby tersenyum cuek sembari mengeratkan pelukannya ia menantang sang papa..dan semua keluarganya...


''Pria ini adalah kekasihku papa, aku sudah tidur dengannya dan mungkin saja aku sedang hamil anaknya.....''ucap Ruby dengan suara yang lantang...


Ingin rasanya Erland menelan Ruby hidup-hidup beraninya gadis ini memfitnahnya....


''Apa......'' teriak papa Ruby dengan tajam...


Erland sungguh syok......

__ADS_1


Haiii...bagi yang mau liat visual Ruby...cusss ke group chat


__ADS_2