
Hening....
Ketika Lisa begitu terkejut dengan dua pernyataan Luke kepadanya,....bagaimana mungkin pria seperti Luke mencintainya dan ingin menikahinya.....?bisakah dia percaya kalau ini bukanlah mimpi...?
''Luke....''
Luke lalu bangkit dari tubuh Lisa dan membawanya duduk di atas pasir...lalu menatap mata Lisa yang terlihat bening dan berkaca-kaca, pria itu lalu mengeluarkan sebuah cincin dari dalam sakunya..bahkan cincin itu tidak berada di dalam kotak seperti lamaran pada umumnya...pria itu mengangkat bahu...
''Maaf...ini jauh dari lamaran sempurna Lisa...aku berjanji akan melamar ulang dengan cara yang lebih berkelas, kita bisa makan malam mewah dan juga,.....''
''Ssst....Luke...aku hanya seorang pelayan apakah kau sadar itu....''
Luke terdiam ketika Lisa sedang merasa rendah diri, Lisa menatap ke arah pantai yang tenang.....dan melonggarkan tenggorokannya...
''Jangan biarkan perasaan sesaatmu membuat kau akan menyesal pada akhirnya Luke...aku tidak pernah melihat masa lalumu tidak...aku juga bukanlah gadis yang baik....namun aku tak mau menjadi pelarianmu...aku tidak mau menjadi wanita yang hanya di kasihani...tidak...aku cukup puas kau menyukaiku, namun jangan bicara tentang cinta...aku bahkan merasa takut membicarakannya.....kau berhak mendapatkan seseorang yang baik lebih baik dariku yang hanya seorang pelayan....''
Lisa mengambil cincin di tangan Luke dan memakaikannya di jari manisnya....
''Aku tau kau akan marah jika aku menolak pemberianmu jadi aku akan menyimpan cincin ini seperti aku menyimpan dirimu di dalam hatiku...'' airmata Lisa menetes....
Gadis itu bangkit dan melangkah meninggalkan Luke sendirian di pasir...dadanya berdebar...apakah dia sedang di tolak sekarang...? matanya menjadi basah...bahkan Lisa tak ingin berada di sisihnya...? jemarinya terkepal Luke bangkit berdiri dan melangkah cepat mengejar Lisa dan menarik tubuhnya berbalik...hingga keduanya bertatapan...
Luke melihat airmata Lisa yang menetes di wajahnya putihnya....
''Lisa.....''
''Hum,.....''
''Mengapa kau menangis....?''
__ADS_1
Hening.....
Tangisan Lisa pecah di pinggir pantai....hatinya sangat sedih karna pada dasarnya dia juga mencintai Luke dan hatinya berdebar karna pria ini namun Lisa terlalu takut di sakiti apalagi di permainkan oleh pria ini....
Hening lagi....
''Apakah airmatamu mengatakan bahwa perasaanmu sama denganku....bahwa kau juga mencintaiku....''
Lisa sesegukan dan menatap mata Luke yang bersinar nekat...
''Aku akan baik-baik saja...seperti dirimu..aku juga hanya merasa bahwa perasaanku adalah kesalahan.....aku akan segera melupakan semuanya Luke....setelah kembali dari pulau....aku akan pergi....''
''Pergi....mengapa...'' tanya Luke kemudian meraih punggung Lisa merapat kepadanya...
''Mencari takdirku sendiri....''
Luke hanya tertawa renyah mendengar ucapan Lisa yang terasa lucu dan polos...
Deg!!!!
Lisa mengangkat wajahnya dan menatap Luke yang tersenyum...
''Katakan padaku apakah kau juga mencintaiku...''
''Tentu saja...aku juga mencintaimu Luke.'' Lisa menjawab dengan spontan dan menyesali beberapa detik kemudian karna kejujuranya...
Luke mengangguk dan melum** bibir Lisa dengan gemas....
''Jadi aku tak akan menerima penolakan....''
__ADS_1
Lisa kehilangan kata.....
''Luke....''
''Aku mencintaimu apakah kau tidak kasihan padaku.....apakah kau keberatan hidup bersamaku seumur hidup...''
''Tidak.....''
Lisa kembali keceplosan dan akhirnya menyerah ketika Luke membawanya dalam pelukan erat,.....
''Deal...kita menikah.....'' bisik Luke..
dan mau tak mau Lisa hanya mengangguk patuh...
''Yah....baiklah Deal keita menikah...'' balas Lisa dengan senyuman pasrah...
Yesss.....
Luke kembali membawa Lisa dalam ciuman yang panas di pagi hari dan membawa Lisa dalam pelukan posesifnya dengan erat...
Sementara...........
Lisa dan Luke tak menyadari kalau sedari tadi...Devan sedang menatap mereka dengan tajam...
Pria itu segera mengambil ponsel dan menerima panggilan telp..
Kenan Renov......apakah kau sudah siap...?
Yah...pesawatku sedang menuju kesana Devan......
__ADS_1
Deg