Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Menghadapi Kenyataan


__ADS_3

Luke menganggukan kepalanya, menerima ajakan Kenan yang ingin mendamaikan dirinya dengan Darren..


Sementara Genka dan Kenan saling menatap, mengingat betapa kejamnya Darren, apakah Darren akan memaafkan Luke...? perasaan Genka menjadi gelisah sendiri..


''Aku akan menghadapinya kakak...aku tak akan menjadi pengecut dan lari dari masalahku....''


Kenan menganggukan kepala dengan bangga...


''Aku senang kau bisa melakukan itu Luke....aku akan setia mendukungmu...''ucap Kenan tersenyum...


Luke menjadi lega...setidaknya Kenan akan mendukungnya..dan ia akan menghadapi apapun...


**********


Lisa membantu memakaikan jass pada Luke dan menatap mata pria yang ia cintai itu dengan senyuman...


''Sayang sekali aku tak bisa ikut Luke....''

__ADS_1


''Ini pertemuan serius, nanti saja kalau aku sudah mendapatkan maaf dari Darren dan Alea maka saat itulah aku akan membawamu lagi pula...kau harus istirahat sampai pernikahan kita nanti....''ucap Luke dengan senyuman,...sementara Lisa mengangguk patuh...ia pun kembali memeluk tubuh Luke dengan erat...dan membiarkan pria itu mengelus punggungnya...


''Sayang...doakan aku okey..'' ucap Luke penuh harap..


'Ia tau benar luka yang telah ia berikan pada Darren dan Alea sangat besar jadi perlu keberanian ekstra kali ini...salah bicara maka ia akan membuat Darren Hugo akan sangat marah dan tersinggung...


''Kau akan selalu ada di dalam doaku Luke...aku yakin tuan Darren akan memaafkanmu...aku sangat yakin..''


Luke mangangguk..


''Baiklah aku harus pergi Lisa...'' pria itu lalu melangkah keluar kamar di antar Lisa..


''Sayang...aku sangat cemas..apakah kak Darren dan Alea akan memaafkan Luke...''


Kenan menatap cermin seraya memperbaiki dasinya...ia lalu mengecup kening istrinya dengan lembut lalu mencium permukaan perut Genka dengan hangat...


''Aku hanya menjamin Luke tidak akan terbunuh, aku juga tidak mungkin membiarkannya..''

__ADS_1


''Haiis...Kenan bukan itu maksudku...bagaimana kalau tuan Darren masih dendam...''


''Darren bukan pria seperti itu...anak-anaknya sudah mulai besar...dan aku telah mendapatkan kebenaran tentang kecelakaan itu dan memang bukan Luke yang membunuh Sarah, namun Sarah sendiri yang bunuh diri....Luke mengakuinya karna salah seorang supir mengaku kalau Luke yang membunuh Sarah...tenang saja sayang..semua akan baik-baik saja...''ucap Kenan lalu mengecup bibir Genka dengan lembut lalu mereka pun keluar dari kediaman Kenan..


Luke dan Kenan akhirnya masuk ke dalam mobil dan melaju menuju sebuah restoran privat yang telah di tentukan Darren dan Kenan sebagai lokasi pertemuan...


Sepanjang perjalanan entah mengapa Luke begitu gelisah, ia memang tak takut apapun namun meminta maaf adalah hal pertama dan asing baginya jadi dia sedikit gugup...dan Kenan menyadari itu...


''Luke tenanglah...semua akan baik-baik saja..''


''Aku baik-baik saja........''balas Luke mencoba tenang...


Mobil akhirnya sampai di sebuah restoran mewah, lalu Kenan dan Luke turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam sebuah ruangan dengan di antar seorang pelayan restoran..


Pintu terbuka dan menghadapkan Luke dengan dengan sosok Darren Hugo yang menatapnya dengan tajam..tidak sendiri, Darren bersama dengan Alea juga tuan Darius Hugo dan Erlan Hugo..


Luke menarik nafas dengan gugup...namun ia sudah siap menanggung semua hukuman keluarga Hugo kepadanya...

__ADS_1


Darren bangkit dari kursinya dengan tatapan beku....



__ADS_2