
Kenan keluar dari rumah sakit dengan pandangan dingin, kini semua pikirannya tertuju kepada Genka, kata-kata Dokter begitu mempengaruhinya hingga ia tak bisa melepas pernyataan sang dokter yang mengatakan Genka sedang hamil..
Membuka pintu mobil Kenan masih merenung disana, mobil pun mulai meninggalkan kawasan rumah sakit dan Kenan yang masih di liputi sejuta pertanyaan..
Apakah Genka benar-benar hamil????
Mobil Kenan melewati sebuah toko yang menyediakan beberapa makanan seperti Salad yang segar, entah mengapa hati Kenan memintanya menghentikan mobilnya sebentar lalu keluar, ia pun melangkah sedikit ragu mendatangi toko itu dan menatap sang penjual....
''Silahkan tuan....''
''Aku ingin sekotak eskrim, juga sekotak salad dan beberapa potongan buah segar...''
Sang penjual yang adalah seorang wanita sekitar 50 an tersenyum...
''Apakah istri anda sedang hamil tuan..buah-buahan ini akan membuatnya senang..''
''Aku tidak yakin...tapi dia mulai menyukai semua ini, apakah dia hamil atau tidak aku tidak tau...''tatap Kenan dengan salah tingkah..
Wanita itu tersenyum....
''Biasanya wanita di awal kehamilan menyukai sesuatu yang segar daan asam..semoga istri dan bayi anda sehat selalu tuan..''
''Terimakasih nyonya..'' balas Kenan..
''Baiklah tuan....aku yakin begitu melihat ini istri tuan pasti akan senang.''
Kenan memijit dahinya ia hanya menatap sang penjual dengan ekspresi hangat, Kenan lalu mengambil pesanannya dan membayar sejumlah uang dengan lebih dan kembali ke mobilnya..
Kenan lalu melanjutkan perjalanannya pulang, ia tidak sabar lagi untuk menemui Genka entah mengapa, mungkinkah dia sudah mulai tersugesti dengan ucapan sang dokter dan ibu penjual buah tadi...??ahh,....Kenan sungguh tak sabar..
__ADS_1
Setelah beberapa saat berada di jalan, Kenan lalu sampai di rumahnya..gerbang terbuka dan dia masuk..
Dari jauh Kenan bisa melihat Genka sedang merangkai bunga untuk bermain bersama dengan Alana...pria itu tanpa sadar tersenyum sementara matanya turun dan tertuju kepada perut Genka...apakah memang Genka sedang hamil anaknya....??
Mengapa perasaan ini sangat indah..??
Kenan membuka pintu mobil dan mengarahkan langkahnya menuju ke arah taman tempat Genka dan Alana sedang bermain..
Kenan berjalan terlalu fokus sampai tidak memperhatikan Sandra yang berdiri di sampingnya...ia melangkah melewati Sandra begitu saja...
jemari Sandra mengepal...
''Kenan.......''
Kenan memejamkan matanya ia menghentikan langkahnya dan menoleh...
''Kau mau kemana....''
Sandra bersedekap......
''Alan atau Genka....''
Pandangan Kenan mengeras...
''Sandra.......''
''Ini sangat aneh bagiku Kenan...kau mulai memperhatikan pelayan itu ada apa....apakah ada sesuatu di antara kalian...''
Kenan sudah tidak tahan lagi..
__ADS_1
''Sandra cukup......jika kau tak punya pekerjaan lagi pergilah ke salon atau belanja,...jangan membuatku marah,....aku tidak suka kau curigai....apa kau mengerti...''
''Bagaimana dengan rencana pernikahan kita Kenan,...aku.....''
''Dekatkanlah dirimu dengan anakku Alana, jika dia setuju maka pernikahan kita akan terjadi tapi dia belum setuju maka kita harus menunggu sampai Alana setuju...''
Sandra tertawa dengan kesall......
''Aku mau menikah denganmu mengapa Alana sangat penting bagimu...''
Kenan mendekat......
''Alana sangat penting bagiku, lebih penting dari apapun di dunia ini...apa kau mengerti....'' suara Kenan meninggi..
Wajah Sandra pucat, ia bisa melihat Alana dan Genka sangat dekat...gadis kecil itu....
''Aaaarrhhh...'' Sandra harus ke salon dan belanja atau dia akan jadi gila...
**********
Kenan mendekat dan berdehem,
Saat itulah Genka dan Alana sontak menatapnya..
''Ayah.....''
''Tuan Kenan...'' sapa Genka dengan sopan namun matanya sangat jeli melihat sesuatu yang di pegang Kenan..
Mata mereka bertemu dengan Kenan yang menyadari betapa inginnya Genka pada apa yang ia bawa..
__ADS_1
Apakah itu artinya Genka memang....Hamil...??