
Darren membeku di tempatnya ketika Alea mengungkit masa lalu mereka...
''Aku mengampunimu, kau bahkan memberi luka padaku Darren...'' mata Alea menjadi panas...
Dan Darren hanya mampu terdiam..ia tampak mengusap wajahnya dengan kasar sambil duduk..
sementara Alea mendekati Darren dan menjatuhkan tubuhnya di hadapan Darren, mereka saling menatap...
''Aku tidak membenarkan apa yang Luke lakukan, namun sebagai manusia yang memang pernah melakukan dosa...bukankah mengampuni akan lebih baik,...? aku yakin Luke pasti sangat menyesal sekarang...sama sepertimu yang pasti menyesal telah melakukan perintah untuk mengejar orangtuaku....''
Darren menoleh dan membeku....matanya menjadi panas...
''Sarah....aku sangat mencintainya....dia cacat dari lahir....''
''Tak ada yang bisa di salahkan Darren, setidaknya Luke sudah berusaha menjadi yang terbaik untuknya selama 3 tahun ini.....walau akhirnya kebenaran itu akhinya muncul dan menyakiti Sarah...''
__ADS_1
Darren menundukan kepalanya....
''Aku tak bisa memutuskan hubungan dengan Kenan....karna di dalam dirinya ada jantung milik kakakku....hubungan itu akan terus ada bahkan sampai aku tak ada lagi di dunia ini Darren....meski kau akan marah kepadaku....Kenan adalah kakakku sekarang.....'' airmata Alea menetes dan membuat Darren sungguh dilema,...
''Tapi Alea jika aku melihat Luke...emosiku bangkit...aku sangat marah...dia...''
''Jangan lupa kalau Kenan juga menjaga anak-anakmu dan aku selama 4 tahun, dia bahkan menyayangi mereka seperti anaknya sendiri,.....jika kau memutuskan hubungan ini...maka anak-anak akan terluka....Alana yang akan terluka....apakah kau ingin itu terjadi...?? kau akan melukai hati ayah dan ibu yang begitu ia cintai...dan mengenai Luke...aku yakin dia sudah berubah....lagipula dia bukan orang lain tapi saudara kandung Kenan....dia akan berubah aku yakin....''
Deg!!!!
''Aku akan tidur di kamar anak-anak sebentar, dan kau berpikirlah dahulu tanpa aku....dan pastikan kau memutuskan semua yang terbaik...''
Alea memeluk Darren dari belakang dan melangkah meninggalkan kamar, sementara Darren di tinggal sendirian..
Sunyi dan sepi itulah yang di rasakan Darren, dan ia tau benar jika Alea sudah mengancam maka mungkin besok pagi ia tak akan menemukan Alea dan anak-anaknya di kamar,...
__ADS_1
Darren memejamkan matanya...
Alea Hugo...wanita itu benar-benar kejam jika sudah mulai mengancam...setidaknya Darren sudah pernah mengalami hal itu...
Darren membalikan tubuhnya...yah..baiklah, mereka adalah penjahat, dia dan Luke benar-benar penjahat dan mau tidak mau ia harus memberikan satu kesempatan kepada Luke...dia mungkin bisa membujuk Alea...namun tidak dengan Alana...gadis kecil itu akan membencinya...dan Darren tak akan bisa bertahan di depan Alana...
Darren segera membalikan tubuhnya..dan mengarahkan langkahnya menuju ke luar kamar...Darren melangkah menuju kamar anak-anak...
Dan pintu ia buka dengan cepat...pemandangan di depannya sungguh membuat Darren kehilangan kata,....jemarinya terkepal melihat Alea sedang meletakan semua baju anak-anak di dalam koper...
''Alea.....kau pikir apa yang kau lakukan...'' teriak Darren dengan suara yang lantang...
Deg!!!
Alea menghela nafas...dan tersenyum..
__ADS_1
''Darren....''