Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Melamar


__ADS_3

Ciuman itu berakhir dengan tatapan mata yang berbinar dari keduanya....


''Tuan Kenan....''


''Aku serius dengan mengatakan akan menikahimu Genka...''


Genka memalingkan wajahnya ketika Alana sudah selesai bermain, jemari Genka sedikit menjauh dan terlepas dari pegangan Kenan..


''Bibi...Ayah...aku lapar...'' ucap Alana mulai kelelahan setelah bermain..


Kata-kata Kenan terputus dan Genka yang menghindar....


''Yah...baiklah..ayo kita pergi sayangku...''


Kenan bangkit dan tak lupa menarik jemari Genka..mereka bertiga melangkah menuju mobil dan meluncur menuju Restoran yang di tuju hingga sampai ke sebuah gedung tinggi yang menjadi pilihan Kenan, sekaligus tempat untuk melamar Genka...


Yah...dendam itu sudah ia lupakan sejak lama jadi tak ada salahnya sekarang ia melamar Genka menjadi istrinya, karna ada anak di antara mereka...

__ADS_1


Sebuah ruangan privat yang mewah dengan pemandangan view kota dimalam hari yang memanjakan mata..para pelayan datang dengan sangat rapi, membawa menu makanan mewah sesuai selera sang tuan dan nona muda....sedangkan Genka hanya ikut pesanan Kenan untuknya dan semuanya adalaha makanan sehat dan lezat...


Mereka makan malam dengan penuh canda dan tawa...karna besok, Alana sudah harus kembali ke rumahnya dan memulai sekolahnya...


''Ayah..bagaimana dengan penawaranku tentang bibi Genka ikut saja denganku..'' tanya Alana menggoda sang ayah..


Kenan melebarkan matanya langsung menggelengkan kepalanya memohon..


''Kasihanilah ayahmu ini putriku bagaimana hidupku tanpa bibi Genkamu..'' Kenan memasang ekspresi memelas yang lucu sehingga Genka dan Alana tertawa bersama..


Beberapa kelompok musik klasik datang dan menghibur memainkan lagu romatis untuk keduanya...


Alana bahkan berdiri dan ikut menari...


Tiba-tiba Kenan berdiri dan tersenyum kepada Genka yang membuat gadis itu sedikit takut...


Mengeluarkan sebuah kotak dari dalam saku jassnya dan berlutut di hadapan Genka dan membuat Alana melebarkan matanya dengan senyuman bahagia,..sebuah kalung berlian mewah terlihat indah di dalam kotak itu..

__ADS_1


''Aku telah memberimu cincin kemarin aku senang kau masih memakainya Genka, dan hari ini aku ingin memberikanmu sebuah kalung tanda cintaku kepadamu....''


''Cinta...'' ulang Genka dengan mata berkaca-kaca.


Kenan mengangguk..


''Genka..aku tau banyak hal yang terjadi di antara kita betapa aku sudah menyakitimu dengan begitu kejam..namun Genka,...aku tak bisa hidup tanpamu aku sadar jika perasaan yang aku alami adalah cinta dan aku ingin kau tau Genka kalau...aku ingin kau tetap tinggal di sisihku, menemaniku, hidup bersamaku dan melahirkan anak-anak bagiku,....aku ingin putriku Alana menjadi saksi kalau aku benar-benar mencintaimu dan ingin menikahimu...''


Kata-kata Kenan sungguh indah dan membuat Genka terbuai..yah wanita mana yang tak akan luluh dengan lamaran seorang pria sempurna seperti Kenan...dia sempurna dan begitu tampan dan bertanggung jawab..


Namun apakah Genka pantas untuknya...? bahkan dia adalah adik dari Luke meski hanya adik tiri...namun ia pernah menyakiti Kenan...pantaskah di menerima semua ini lalu bagaimana dengan Devan...pria itu akan mendatanginya dan mengancam..Genka harus bagaimana...??


Airmata bening menetes di wajah Genka yang tersiksa oleh perasaannya sendiri...


''Tuan Kenan...aku tak tau apa yang membuatmu ingin melamarku...hubungan kita bukankah tidak seperti ini sebelumnya...aku hanya takut.....''


Kata-kata Genka terputus ketika Kenan mersaihnya di dalam pelukan....dan seketika itu juga airmata Genka menetes.........

__ADS_1


__ADS_2