
Alea tersenyum ketika mendengar suara Adam dari seberang...
Adam : Aku senang kau mulai menghormatiku dengan sebutan kakak...
Alea : Tentu saja...kau juga seorang ayah sekarang...
Adam : Bagaimana kabarmu Alea, aku dengar kau akan kembali ke negera asal kita...?
Alea : Bibi Meri sudah semakin tua, dia memintaku kembali dan ingin meminta maaf, aku pikir...inilah saatnya aku kembali....
Adam : Tuan Kenan akan menemuimu nanti siang...
Alea : Tentu...aku merindukannya...
Adam : Seandainya aku bisa menemanimu pulang..
Alea : Istrimu akan melahirkan jadi,...temanilah dia dan jangan pernah meninggalkannya..
Adam : Ya... Carisa hanya mendengarmu..
Alea tersenyum..
Adam : Bagaimana jika kau bertemu lagi dengan tuan Darren.......
Deg!!!!
Mata Alea berkaca-kaca seketika..
Alea : Dia pasti sudah punya wanita lain sekarang, lagi pula semua sudah berakhir Adam...aku hidup hanya untuk anak-anakku...
Adam : Aku mengerti dengan keputusanmu, jika kau sudah kembali ke negara kita kabari aku...
Alea : Baiklah...terimakasih untuk segalanya Adam..
Adam : Kau adalah adikku, jangan sungkan..
Alea tersenyum dan segera menutu telp, ia pun langsung di hadapkan dengan Alana yang membuat ulah, gadis kecil itu telah mencoret wajah Alan dengan spidol, sementara Alan hanya pasrah dengan kelakuan sang adik kembarnya..
''Lana..ya ampun..kau selalu membuat Mommy.......''
Lana menggigit bibir mungilnya...
''Maaf Mom.....'' pintanya dengan nada gemas..
Dan lagi-lagi Alan membela adik kembarnya... hingga ALea kehilangan kata..
***************
Mobil milik Alea memasuki sebuah Mansion mewah milik Kenan Renov dan di sambut oleh seorang pria yang berdiri dan siap menyambut mereka..
Begitu pintu mobil terbuka, Alan dan Alan berlari dan melompat ke pelukan Kenan...
'' Ayah.....'' jerit Alana dengan senyuman cerah di wajahnya...
Alana dan Alan berlari dan memeluk sang Ayah Kenan, pria tegap itu segera meraih tubuh kedua makluk mungil itu dan mengangkat ke udara..sementara Alea hanya mencibir kedekatan mereka..
__ADS_1
''Ayah lelah sayang, turunlah...'' ucap Alea..
''Yah...mereka merindukanku Alea jadi biarkan saja...''
Alea hanya menggeleng dan melangkah masuk ke dalam rumah..sementara, ia mulai menyiapkan kopi untuk Kenan dan coklat panas untuk si kembar...
Mereka pun berkumpul di taman, sembari melihat anak-anak bermain, lalu Kenan menatap sosok Alea...
''Jadi besok kau akan tetap kembali ke negaramu..''
Alea mengangguk...
''Aku ingin mengenalkan anak-anak dengan negaranya sendiri..''
Kenan mengangguk...
''Alea....sebelum kau pergi aku benar-benar ingin mengatakan satu hal kepadamu..''
Alea menoleh...
''Hmm....katakan saja...''
''Sebenarnya kita tidak pernah tidur bersama...''
Deg!!!!
Mata Alea menjadi panas.......
Alea mengenang, sejak 4 tahun lalu ternyata Adam menyembunyikannya atas perintah Kenan, setiap harinya Kenan selalu mengambil hatinya apalagi jantung Kenan saat ini adalah milik kakaknya...namun cinta seakan sudah mati bagi Alea hingga si satu titik akhirnya Kenan menyerah dengan cintanya...
Percuma memiliki tubuh sedang hatimu tidak berada di tempatnya..Kenan memutuskan melepaskan rasa cintanya di ganti perasaan ingin melindungi Alea sebagai adik karna memang dia memiliki jantung Aiden..
Alea menatap mata Kenan yang berair..
''Mengapa kau mengatakannya..''
''Karna kau harus mengatahui yang sebenarnya Alea...''
''Tapi aku penasaran, mengapa setiap aku bangun tubuhku kesakitan dan lelah...kau tidak menyentuhmu sama sekali...'' tatap Alea penasaran...
Kenan menyipitkan matanya sebentar...
''Aku menciummu tapi kita tidak sampai melakukannya karna kau terus menyebut nama Darren..aku sangat cemburu....aku mengikatmu sepanjang malam..dan setiap kali aku coba menyentuhmu..kau selalu menyebut namanya hingga aku frustasi..tentang kehamilan..aku sengaja mengakuinya agar membuat Darren melepaskanmu bahkan aku mengirimkan foto itu.''
Alea meneteskan airmatanya..itu artinya dia sedang mengandung anak Darren....?
''Mengapa aku tidak sadar sama sekali..''
''Aku memasukan obat perangsang namun aku tak tahan melihatmu sengsara lalu aku mengikat kedua tangan dan kakimu kau meronta sepanjang malam,...dan mulai berhalusinasi...yang membuat kau kelelahan dan tubuhmu sakit karna aku mengikatmu dan kau meronta karna pengaruh obat itu.....setelah kau lemas aku menggunakan kesempatan untuk mengambil gambar kita..''
Deg!!!!!
Alea kehilangan kata, meski semua telah berlalu namun ada sedikit rasa sesak di dadanya, namun ia tak bisa menyalahkan Kenan, perbuatan Darren yang menyakitinya dan juga menjadi dalang kecelakaan orangtuanya membuat Alea tidak bisa memaafkan Darren begitu saja ia juga sangat terluka, semua sudah terjadi lagi pula dia masih membenci Darren..
Kenan telah menebus kesalahannya 4 tahun ini, dia selalu ada untuk Alea di segala keadaan, dan ketika Alea melahirkan Kenanlah yang menemaninya di rumah sakit, menjadi pengganti sosok suami untuk dirinya, dan ayah untuk anak-anaknya...namun Alea tidak bisa menerima Kenan di dalam hidupnya, selain Kenan memiliki jantung Aiden kakaknya, dia terikat janji pernikahan dengan Darren apalagi sampai saat ini Darren enggan menceraikannya...
__ADS_1
Semua sudah berlalu, Kenan sekarang sudah punya seseorang yang mencintai dan di cintainya..ia mulai membuka hati....Alea tersenyum....
''Aku mengerti....dan aku menjadi tenang Kenan....''
''Apa kau tidak membenciku..''
''Aku menyayangimu kau adalah Aidenku..jantung kakak ada padamu itu satu hal yang membuatku tak bisa menerimamu sebagai suamiku Kenan, di dalam dirimu ada sebagian dari kakakku...aku tak mungkin menikahi kakakku sendiri...''
''Kau sangat pintar.....''ucap Kenan menggeleng...
Alea tersenyum lalu menatap Kenan dengan airmata menetes...
''Jadi...terimakasih untuk segalanya...kakak..kau dan aku selamanya akan terhubung dengan jantung kakakku...kau adalah bagian dari jiwaku...''
Kenan mengangguk lalu meraih tubuh Alea ke pelukanmu...
''Aku berharap kau dan Darren,.....''
''Tidak..aku hanya ingin hidup bersama anak-anakku....aku tidak pernah membayangkan kembali bersamanya...''jawab Alea menepis kemungkinan itu di kepala Kenan..
Ia terlalu membenci Darren......
''Baiklah...serahkan semua pada Tuhan Alea....dia pemegang hidup kita...''
''Kau sangat berbeda kakak...''
''Calon istriku seorang pendeta...''
''Bagus,...dia bisa membimbingmu ke jalan yang benar Kenan.......''
Kenan mengangguk.....
''Hal yang sama aku harapkan padamu Alea..kau bisa membimbing Darren pada jalan yang benar....demi anak-anak kalian...''
''Kasusku berbeda...dia tak akan pernah percaya ini adalah anak-anaknya...lagi pula aku masih belum bisa memaafkan tentang kecelakaan orangtuaku dulu..aku sangat terluka...''
''Wajah anak-anakmu persis seperti Darren, dia akan tau ketika mereka bertemu.....mengenai kecelakaan itu mungkin saja....''
Alea hanya mengangkat bahu.......
''Anak-anakku tak akan pernah bersentuhan dengan Darren..aku akan melindungi mereka...''
Kenan hanya menghela nafas........
''Baiklah..terserah kepadamu Alea.....''
''Sekali lagi terimakasih Kenan....aku mencintaimu...''
''Aku juga mencintaimu sayang...'' balas Kenan mengecup punggung tangan Alea...
Alea tersenyum dengan sangat lega..menyadari Kenan hidup dengan bahagia...dan teratur sekarang..........
**************************
Bandara........
__ADS_1
Alea turun dari pesawat dengan wajah yang cerah.....sembari memegang si kembar..ia melangakh menuju mobil...
''Aku kembali.......'' senyum Alea mengembang, di wajah manisnya.....