
Kanaya mendekat sekaligus menghempaskan pegangan Alan kepadanya...hatinya terlalu panas menyadari jika Alan menghianatinya padahal mereka hampir menikah...
''Sayang......''
''Lepaskan aku Alan....'' desis Kanaya menatap ke arah Alan..
Sementara Nia begitu terkejut tak menyangka bahwa yang berdiri di hadapannnya saat ini adalah Kanaya yang adalah calon istri Alan..
Yah ampun Kanaya sangat cantik dengan rambut pirangnya dan mata birunya yang mampu membuat siapapun terpana, untuk sesaat Nia merasa dia kehilangan percaya diri..
Kanaya melangkah mendekatinya, melewati Alan yang tak mampu menghalanginya....hingga ia dan Nia berdiri saling menatap, Kanaya pun bersedekap...
''AKu ingin mndengar sendiri perkataanmu padaku di chat tadi...kebetulan ada calon suamiku Alan dan aku ingin dia mndengar sendiri...''
Alan mengerutkan dahi..ia menatap Kanaya dan Nia dengan bingung..apa yang terjadi..mengapa mereka saling menatap tajam...??
''Sayang.....apa yang terjadi mengapa....''
''Ssst....aku ingin kau mendengar bukan bertanya...aku yakin ini semua tidak akan terjadi jika kau tidak memberi peluang....''
''Peluang apa...aku tak mengerti apa yang kau maksud...aku hanya....''
''Kau hanya perlu diam dan dengarkan Alan...''ucap Kanaya dengan sorot mata tajam hingga Alan hanya bisa pasrah..
Kini pandangan Kanaya kembali menatap kepada Nia...
''Katakan kepadaku di depan Alan....isi chatmu..'' suara Kanaya meninggi dan membuat Nia gugup..
Alan mengusap wajahnya dengan kasar...apa yang sebenarnya terjadi..mengapa Kanaya sangat marah apalagi pada Nia..mereka belum mengenal..
Nia menjadi gugup..sialan gadis ini dia pikir Kanaya gadis yang penakut dan akan mengundurkan diri seperti balasan chatnya namun tanpa di sangka Kanaya malah mengkonfortasi dirinya dan juga Alan, Nia sangat takut sekarang...
''Jawab atau aku akan membacakan isi chatmu...'' suara Kanaya meninggi...
Nia mengerang.....
''Yah....baiklah...mari kita jujur Kanaya...aku mencintai Alan....''
Deg!!!!
Kali ini bukan hanya Kanaya namun Alan pun terkejut...mengapa Nia mengatakan hal yang tidak masuk akal....??
''Nia...apa maksudmu ini....mengapa kau mengatakan hal yang tidak masuk akal...''
__ADS_1
Mata Nia menjadi panas menatap Alan yang terlihat marah dan kecewa kepadanya namun...Nia telah memendam perasaannya sejak lama dan tak mampu lagi membendung perasaannya..lagi pula dia yakin kalau Alan juga mencintainya hanya saja dia sudah terlanjur di jodohkan dengan Kanaya dan tak mampu melepaskan diri..karna itu Nia hanya perlu berani sekaligus menyadarkan diri Alan bahwa yang sebenarnya ALan cintai itu dirinya dan bukan Kanaya...
''Aku mencintaimu Alan....aku bahkan mencintaimu sejak kita berkenalan untuk pertama kalinya...dulu aku pasrah karna berpikir perasaanku hanyalah perasaan sesaat namun...aku sadar jika perasaanku kepadamu bukanlah perasaan sesaat aku sangat mencintaimu dana ku yakin kau juga merasakan hal yang sama padaku...''
Alan berharap ini adalah mimpi bahwa apa yang dikatakan Nia hanya candaan biasa...karna Alan tak akan bisa membiarkan ini menjadi kenyataan apalagi membayangkan jika Kanaya akan marah dan akan meninggalkannya..
''Nia....aku akan menikah jadi hentikan lelucon ini bagaimana bisa kau mengatakan hal tidak masuk akal..aku hanya menganggapmu teman...''
''Kau memberiku perhatian Alan...''
''Karna kau sahabatku...''
''Tidak...kau juga memiliki rasa yang sama denganku bukan...? katakan saja Alan katakan dan aku akan bahagia...''
''Pasangan yang sempurna....dengarkan aku Nia atau siapapun kamu...Alan adalah calon suamiku dan tak akan ada yang bisa membatalkan pernikahan kami termasuk dengan pengakuanmu yang tidak mempunyai dasar yang kuat...aku tak tau darimana kau mendapatkan nomor ponselku mungkin saja Alan yang memberikannya...benarkah...''
Habislah dirimu Alan...pria itu mengusap wajahnya dengan gusar menyadari Nia sempat meminta nomor ponsel milik Kanaya kepadanya dan dengan bodohnya dia memberikannya begitu saja...Kanaya akan membunuhnya....
Alan mendekati Kanaya dan memegang bahu calon istrinya dengan penuh rasa bersalah...
''Sayang...aku minta maaf....''
Kanaya hanya menggeleng kecewa sambil menunjukan isi chat yang di kirim oleh Nia kepadanya....
''Apa maksudmu Kanaya...'' jerit Nia tersinggung...
Kanaya tersenyum dingin....
''Alan.....cepat tentukan pilihanmu aku atau gadis ini...''ucap Kanaya dengan tajam..
Sementara
Alan tentu saja tidak berpikir lama,...demi apapun ia tak sanggup kehilangan Kanaya....lebih baik baginya kehilangan Nia sebagai sahabatnya apalagi membaca isi chat Nia yang berbohong dan ingin menghancurkan hubungannya dan Kanaya...
''Aku mencintaimu Kanaya tentu saja.....dan kau Nia aku sungguh kecewa kepadamu....padahal kau adalah temanku...jangan pernah temui aku lagi...hubungan persahabatan kita berakhir sekarang....''
De!!!!
Airmata Nia menetes sementara Kanaya hanya menggeleng kesal..Alan sudah membuat emosinya naik turun....dan Kanaya tak akan membiarkan hal ini berlalu begitu saja...
''Ayo pulang Alan...sekarang..'' ucap Kanaya melangkah leb ih dahulu...
Nia yang masih merasa sakit hati lalu berdiri menghalangi Alan dan Kanaya...
__ADS_1
''Kanaya....aku mencintai Alan...jika kau tidak mencintainya maka batalkan saja pernikahan kalian..''
''Hentikan perkataan bodohmu Nia...'' teriak Alan dengan murka.....
''Alan.....''
''Biar kutegaskan sekali lagi aku hanya mencintai Kanaya tak ada wanita lain apakagi denganmu...''
''Tapi.....''
''Alasan satu-satunya aku tidak menghukummu karna kau adalah sahabatku...tapi jika kau terus mendesakku maka aku tak punya pilihan...''
Kanaya lalu melangkah pergi dan Alan mengikutinya dari belakang sementara Nia hanya menatap hancur...
****************
Sampai di mobil.....
''Sayangku...bagaimana jika kita...''
''Lepaskan tanganmu...'' desis Kanaya dengan pandangan tajam..
Alan menjadi gugup....
''Apa kau masih marah padaku..aku dan Nia....''
''Aku bahkan ragu kalian hanya teman...jadi ingatlah ini baik-baik Alan...kau tidak boleh menyentuhku selama 1 bulan....awas kau...''
Kanaya lalu masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Alan dengan wajah pucat pasi,...bagaimana bisa Kanaya melakukan ini kepadanya...? itu artinya...malam pertama kita dia akan merana,....?? semua ini gara-gara Nia...astaga..bagaimana bisa gadis itu menghianati persahabatan mereka...??
***********
''Kepung Club ini karna aku...tak akan melepaskan Elif Devan sedikitpun juga....'' titah Liam pada anak buahnya....
Setelah mencari selama berbulan-bulan akhirnya Liam berhasil mendapatlan informasi kalau Elif sedang berpesta di club ini dan tak mau menunggu apalagi kehilangan jejak..Liam memutuskan tidak mengabaikan petunjuk kecil...
Sementara Elif yang memang sedang berada di club itu menjadi gugup sendiri....ia tau benar bahwa pria itu.....Liam West sudah mengepung club ini...dan sialnya Elif terlamabt untuk melarikan diri..
Kini gadis itu mulai berpikir keras bagaimana caranya bisa keluar dari tempat ini dan lolos dari kepungan Liam..
''Aku harus bagaimana sekarang...'' keluh Elif ketakutan...
Deg!!!!!!!
__ADS_1