Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Panas


__ADS_3

Kenan akhirnya menyudahi ketegangan di antara putrinya Alana dan juga Sandra yang kian panas....entah mengapa Alana tidak menyukai Sandra dan hanya menempel kepada Genka padahal awalnya juga Alana bilang membawa Genka kembali hanya untuk menghukumnya namun Kenan tak melihat ketegangan di antara mereka,..ia ingin menegur namun takut mengganggu Mood Alana yang akhirnya ia akan merengek minta pulang..


''Sayang dimana kamarmu aku ingin istirahat...'' ucap Sandra dengan suara rendah merayu...


''Mengapa bibi ingin tidur di kamar ayahku...'' Alana lagi-lagi bersedekap tak suka..


Kenan memejamkan matanya....


''Sayang...Alana..maksud bibi Sandra adalah ke kamar yang telah ayah siapkan dirumah ini...Genka bawa Alana pergi bermain ke taman...''


''Baiklah tuan Kenan...''ucap Genka patuh..


Genka segera menarik Alana menjauh dan membuat gadis kecil itu hanya tersenyum menang, sedangkan Sandra menatap Kenan dengan rasa jengkel....


''Aku rasa pengasuhnya mulai menghasutnya untuk membenciku sayang...''


Kenan hanya menggeleng tegas...


''Ayolah sayang dia hanya gadis kecil yang sedang cemburu karna mengira kau datang mengambil ayahnya...''


Sandra tersenyum...

__ADS_1


''Aku mengerti aku hanya bercanda sayang bisakah kita ke kamar saja....''


''Yah....tentu saja...'' ucap Kenan menyambut tangan Sandra untuk membimbingnya masuk sementara di saat yang sama ia bisa melihat Genka sedang tertawa bersama Alana....dan Genka pun menatap mata Kenan...


Deg!!!!


Panas.........


*************


Sandra menatap ke lantai dua kamar yang akan menjadi miliknya sementara karna ada Alana...setelah Alana pulang maka mereka akan sekamar lagi...


Sandra melempar tasnya ke ranjang....sementara Kenan menutup pintu di belakangnya...


Kenan tersenyum sembari jemarinya mulai menyentuh atasan Sandra dengan panas....


''Sementara saja sayang, kau tau Alana adalah gadis kecil yang cemburu....aku tak ingin dia...marah melihat kita sekamar...tunggu dia pulang...aku akan sering mengunjungimu jadi jangan takut...''


Mereka saling melepas pakaian masing-masing dan Sandra mulai mendekatkan bibirnya...


''Baiklah...aku sudah merindukanmu Kenan sayang....''

__ADS_1


Ketika Sandra ingin menciumnya...Kenan berdehem....aku akan menutup tirai sayang aku tak ingin burung-burunga di luar sana mengintip...''


Sandra terkekeh.....ia sudah sangat siap, percintaan dengan Kenan lah yang ia tunggu sementara....selama ini memang dia sering bergonta ganti pasangan namun tak ada yang bisa membuatnya puas seperti Kenan, tak ada yang bisa menyamai cara menyentuh Kenan yang begitu lembut...dan selalu membuatnya mendamba....


Sandra bertekad akan menjadi istri dari seorang Kenan Renov dan akan selalu menyingkirkan semua penghalang di hadapannya....


Kenan melangkah ke arah meja, sebelum ia menutup jendela ia memutuskan untuk minum....untuk menghilangkan rasa gugupnya..karna di dalam pikirannya dan bayangannya hanya ingin menyentuh Genka...dia sudah gila...


Gelas di letakan di atas meja dan pria itu melangkah mendekati jendela namun matanya iseng menatap turun dan menemukan Alana dan Genka sedang tertawa bersama salah satu pekerja yang mengurus kudanya, pria itu tampak mendekati Genka dan berbisik hingga Kenan kehilangan kendali pada emosinya...


Beraninya dia bicara akrab dengan pria lain....beraninya dia....


Kenan membalikan tubuhnya wajahnya mengeras....mearih kemeja untuk memakainya sedangkan Sandra sudah polos....


''Kenan mau kemana....''


''Menghukum seseorang...kau tunggu disini sayang...''


Kenan tak membiarkan Sandra menjawab..ia lantas keluar dari kamar dan mengunci Sandra...


Menaiki lift, Kenan mengepalkan tangannya...

__ADS_1


''Genka.....beraninya kau........''


__ADS_2