Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Aku Mencintaimu


__ADS_3

Hening,.....


Ketika Lukas mendekatkan wajahnya di wajah Ola yang putiih mulus...keduanya saling menatap tajam...


''Aku mencintaimu sayang...'' bisik Lukas mengecup bibir Ola dengan lembut...


Mengejutkan ketika gadis itu tidak meronta ataupun marah...ia masih menatap tajam ke arah Lukas yang sepertinya menahan sesuatu....


''Kau ingin melakukannya Lukas....''


Deg!!!!!!


Lukas membeku, ia tak tau harus mengatakan apa, jika menolak ia akan tersiksa namun jika ia bilang ya maka Ola akan tersinggung dan berpikir dia mendekati OLa hanya karna ingin tidur dengannya..Lukas kehilangan kata,..


Iapun menggenggam jemari Ola dengan lembut dan menatap matanya..


''Aku pria dewasa dan aku memutuskan aku akan jujur kepadamu Ola..''


''Katakan.......'' tatap Ola dengan polos..


''Berada di dekatmu atau tidak, sejak kita melakukannya aku jadi bergantung kepadamu dan perasaan ini memilikimu lagi dan lagi tak pernah puas, itu sebabnya aku memintga kita menikah...aku mencintaimu Ola, aku ingin kita menikah agar aku juga tak ragu menyentuh apa yang benar-benar adalah milikku, aku juga tidak harus marah ketika banyak pria mendekatimu namun ironisnya aku bukan siapa-siapamu, kita bukan sepasang kekasih namun aku mencintaimu tapi kau membenciku, tubuh kita sudah menyatu dan aku mulai terikat...namun kau tak igin aku ikat......Ola...aku ingin menanyakan satu hal kepadamu, kau tak perlu sungkan menjawabnya,..''


Mata Ola menjadi panas......namun ia menyangggupi untuk menjawab Lukas..


''Katakan saja..ayo kita jujur....'' jawab Ola setuju..


Lukas menganggukan kepalanya, keduanya kini duduk saling berhadapan di tengah ranjang..


''Aku mencintaimu Ola, sejujurnya sejak pertama kali kita bertemu aku sudah menyukaimu tapi....aku memutuskan merahasiakan ini darimu, saat itu aku bahkan tak bisa menjanjikan apapun kepadamu, bukan soal materi namun secara mental..hidupku keras dan tak mudah Ola, aku beruntungh bertemu dengan tuan Darren dan dia menolongku, tapi...saat itu tuan Darren juga sedang mengalami masalah...aku harus berada di sisihnya dan mencari jalan keluar untuknya di saat yang sama kau hadir, aku tidak bisa membagi diriku menjadi dua...akhirnya aku memutuskan sesuatu yang ku pikir itu yang terbaik namun malah sebaliknya..itulah yang menjadi awal kehancuranmu Ola..aku sungguh menyesal ketika menemuimu dan melihatmu menderita..saat itulah aku sadar aku tidak pantas lagi mengatakan cinta...''


Airmata Ola menetes ketika mengingat kejadian itu,...rasanya ia begitu marah dan dendam kepada Lukas, walau akhirnya beberapa hari ini dia mengerti, bahwa menjadi tangan kanan seseorang yang kaya raya dan sibuk tak mudah dalam hal pembagian waktu, dan saat itu waktu Lukas tak cukup untuk dirinya dan takut jika Ola akan kecewa...gadis itu tertunduk dan mulai menangis...


''Mengapa kau mendekatiku lagi Lukas..mengapa kau membiarkan aku...berpikir kau jahat namun di saat yang sama..kau bahkan tidak melepaskan aku.......''


Lukas mengangguk...


''Ola....aku berusaha kuat untuk mengabaikan perasaanmu saat kita bertemu kembali, namun..aku tak bisa....aku bahkan tidak bisa melupakanmu sedikitpun....apalagi setelah aku menuduhmu dan mengambil paksa kesucianmu aku sungguh merasa gila...........''


Lukas menatap mata Ola dengan tajam...

__ADS_1


''Jadi OLa, setelah semua yang kita lalui apakah kau bisa menerimaku menjadi istriku, aku ingin sekali menikahimu..mungkin aku tidak sekaya tuan Erland namun...selagi kedua tangannku masih ada, aku pasti akan menghidupimu dengan keringatku sendiri Ola.,..''


Deg!!!!


Ola menatap tajam ke arah Lukas berusaha mencari serpian kebencian di hatinya namun semuanya menjadi hilang.....yang ada hanyalah perasaan hangat.....


''Jika aku menikah denganmu aku tetap bisa kuliah dan mengelola toko kak Alea...'' tanya Ola dngan polos..


Kata-kata Ola membuat Lukas terkekeh,..ia mengangguk seraya menghapus airmata OIa...


''Kau tak akan kehilangan apapun, hanya saja kau akan menambah tugas baru yaitu mengurusku..di tengah kesibukanku Ola..''


Ola tersenyum lalu tanpa di duga.....ia menghambur dan memeluk tubuh Lukas dengan erat....


''Aku juga mencintaimu Lukas......aku sungguh mencintaimu...maafkan aku yang sempat marah, maafkan sikap kekanakanku Lukas...


Lukas mengangguk....ia merasa lega, ia akan menikahi Ola segera....


''Aku lega sekali kau akhirnya memilih pria tua ini...'' bisik Lukas dengan suara erak..


''Yah...kau adalah pria tua milikku...kau yang tertampan di dunia...'' bisik Ola lembut dan mengecup bibir Lukas lebih dahulu...


Deg!!!!!


Tubuh Ola jatuh terlentang di ranjang dan Lukas segera menaikinya dengan tatapan membara....di kecupnya seluruh wajah Ola tanpa terlewat...kemudian menatapnya dari atas.....


''Jika kau mau melakukannya maka lakukan saja...aku siap..'' ucap Ola menantang..


Lukas mengerang...


''Aku tidak tahan lagi untuk memasukimu sayang namun, karna kau sudah setuju akan menikah denganku maka aku akan menunggu malam pertama kita...'' bisik Lukas kembali mengecup bibir Ola dan berbaring di sampingnya..meraih Ola untuk memeluknya....


''Hah.....'' OLa begitu terkejut...


Gadis itu tenggelam dalam pelukan Lukas yang posesif..


''Lukas.....''


''Ssshhutt....aku sangat lelah, jadi...kita tidur saja atau kau mau kita melakukannya...''

__ADS_1


''Aooww......'' Lukas menjerit ketika Ola mencubit dengan gemas perutnya...


''Jangan mulai....''


''Ya ampun kau akan jadi istri yang galak...'' ucap Lukas protes...


Ola terkekeh....


''Yah......jadi persiapkan dirimu Lukas,....''


Keduanya tertawa lepas dengan satu kebahagiaan yang akan di raihnya...Lukas merasa lega..ia berhasil mendapatkan cinta Ola, gadis cantik yang begitu ia cintai dalam sepanjang hidupnya...


Lukas tersenyum dalam tidurnya bersama Ola dalam pelukannya...


******************


Darren melebarkan matanya ketika Alan tak ingin ikut liburan bersama Erlanda dan juga Ruby dan Alana...


Ada apa dengan anak ini, dia hanya ingin berada di kamarnya...memainkan game..hingga Alea menjadi pusing sendiri...


''Alan...mengapa tidak mau pergi bersama adek...''


Alan menggeleng,


''Jika Mommy ikut maka aku akan ikut tapi jika tidak maka aku tidak ikut...''ucap Alan keras kepala....


Darren yang tak sanggup lagi menahan hasratnnya mulai terpancing emosi..Alan benar-benar keras kepala..Darren mendekati Alan hampir saja mengeluarkan kemarahan namun, Ruby mendekat dan menunduk di hadapan Alan agar sejajar dengan anak tampan itu..


''Mommy Ruby punya koleksi game terbaru, bagaimana kalau kita liburan di villa sambil bertanding game, ada hukuman bagi yang kalah dan juga hadiah bagi yang menang bagaimana.....'' tawar Ruby..


Di luar dugaan, Alan langsung tertarik karna memang ia menyukai game..


Darren dan Alea menghela nafas lega...Ruby adalah yang terbaik....mereka pun akhirnya pergi..


Belum juga jauh Darren sudah memeluk istrinya...


''Sayang.............''


*Berikutnya haredang yah......kasian Darren udah kara****tan...

__ADS_1


❤❤❤❤***


__ADS_2