
Hari yang bersejarah untuk Luke dan Lisa...sejak pagi hari Lisa sudah menyiapkan dirinya dia sedang berada di kamar dan sedang di persiapkan untuk hari penting dalam hidupnya..
Semua sudah di persiapkan oleh Kenan dengan matang, sekitar 3 jam lagi acara pernikahan akan di lakukan.. sementara Kenan meminta salah seorang teman untuk mendampingi Lisa menuju altar..dan menjadi cemas karna dia belum datang...
Suasana garden party yang indah, sudah mulai di hias dengan begitu megah dan elegan.....beberapa teman dan sahabat mereka sudah hadir dan di antaranya merupakan teman baru dari Genka...mereka tinggal di dalam perumahan yang sama dengan mereka.. jadi ketika Genka dan Kenan sedang berbincang.,.tetangga mereka pun datang dan menyapa..
''Selamat untuk pernikahan tuan Luke dan nona Lisa..'' sapa beberapa tetangga dekat Genka yang bernama Evi, Nur dan Lela..Helpi dan dedek.
Kenan mengerutkan kening..sejak kapan Genka dekat dengan tetangga mereka..
''Terimakasih untuk kedatangannya...'' balas Genka dengan ramah...
Genka menoleh dan menatap wajah sang suami yang tampak heran..
''Mereka adalah teman baruku, kami ada dalam kelompok arisan...'' jawab Genka yang langsung di amini Evi sebagai ketua dalam perkumpulan arisan mereka..
Kenan hanya tersenyum dengan ramah...
''Jadi silahkan nikmati pestanya...para pengantin akan keluar sebentar lagi...''
__ADS_1
''Kami akan menunggu dengan sabar tuan Kenan,...'' jawab Evie menundukan kepala dengan hormat..
**********
Dan akhirnya waktunyang telah di tunggu tiba...para tamu sudah berkumpul demi menjadi saksi penikahan Luke dan Lisa..sementara wajah Genka tampak kecewa..sedari tadi dia tidak juga menemukan tanda-tanda kehadiran, Alana dan Alan juga kak Darren dan Alea...wajahnya berubah menjadi mendung...
''Sayang...'' bisik Kenan memeluk Genka dengan erat membuat sang istri menoleh...
''Yah...''
''Mengapa wajahmu sedih begitu....''
''Apakah keluarga kak Darren tak akan datang....aku sedih sekali, aku sudah merindukan Alan dan Alana...'' desah Genka dengan suaranya redup..
''Tenang saja...aku bisa meragukan hal lain namun Alea...jangan remehkan pengaruhnya..dia bisa membalikan hati Darren yang keras..mereka akan datang percayalah..''
Genka menoleh...sedikit tak percaya...
''Kau sangat yakin Kenan....''
__ADS_1
''Aku mengenal Alea...tak ada yang bisa menolak permintaan seorang Alea....''ucap Kenan mengenang....
Dan benar saja..tak berapa lama kemudian, sebuah mobil memasuki kawasan Hotel dan senyum di wajah Kenan penuh kelegaan....
Karna tak berapa lama kemudian....sosok Darren keluar bersama Alea dan juga si kembar....mata Alana mencari mereka dan langsung menjerit keras begitu melihat Kenan dan Genka...
''Ayah....ibu,.....'' jerit Alana dengan suara melengkingnya..
Kenan segera mendekat dan menangkap tubuh Alana dan mengecupnya bertubi-tubi hal yang sama di lakukan kepad Alan....
Dan hal itu membuat Darren sadar...mereka adalah benar-benar saudara,...Alea menggenggam tangan Darren dan keduanya bertatapan...
''Akan indah jika kita bisa bersama....''
''Terimakasih istriku, kau benar-benar penolongku...''
Alea tersenyum dan semakin merapatkan genggamannya...mereka melangkah mendekati Kenan dan Genka yang berdiri menunggu mereka...
Darren dan Kenan saling melemparkan tatapan penuh arti...sementara Alea mengerti bahwa mereka perlu bicara sendiri....lalu ia mengajak Genka dan anak-anak untuk menemui pengantin wanita sekaligus mengenalkan diri,....
__ADS_1
Kini tinggalah Kenan dan Darren berdiri saling menatap...
Tak lama kemudian mereka pun saling melemparkan tatapan penuh arti.......