Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Kemarahan.....?


__ADS_3

Anak buahnya tak sempat menghindar ketika pria itu melayangkan pukulan telak di wajah pria itu dan tubuh besar itu jatuh tersungkur di lantai gudang yang kotor...sementara ia langsung pingsan di tempat dan di saat yang sama....


Lisa mengangkat wajahnya dengan pucat menatap kedua pria paling menakutkan di hadapannya..


Siapa mereka...mengapa di dalam tatapan mereka serasa membelah dirinya..


Lisa gemetar ketika salah satu pria mendekat kepadanya...


''Siapa kau...mengapa kau menyamar menjadi Genka....katakan..........''


Mata Lisa memanas..tubuhnya gemetar...ia menatap ke arah seorang pria yang lebih banyak diam dan hanya menatapnya dalam..ia sedikit lebih baik dari pada pria kejam yang satu ini..


''Siapa namamu.......'' suara pria kejam itu begitu mengerikan...


''Aaaku....aa..aaku........''


Lisa sedikit terkejut ketika wajahnya di tampar dengan keras oleh pria kejam di hadapannya..airmata runtuh seketika dari matanya yang sembab..


Tak menunggu lama....pria itu segera menjambak rambut Lisa dengan karas.....lalu tersenyum dengan kejam...


''Yah....kau berani mengelabui anak buahku...beraninya kau melakukannya...aku akan membunuhmu dengan segera...aku akan membunuhmu...''


Pria itu mengeluarkan pistol dari dalam saku jassnya hendak menembak Lisa namun...ia terkejut ketika pria di belakangnya menahannya..


''Luke...hentikan....dia tidak bersalah.......'' suara Devan menembus kesadaran Luke, dan pria itu mengerang....

__ADS_1


''Devan...gadis ini akan membahayakan kita...dia akan kembali kepada Kenan dan...mengabarkan informasi tentang kita..''


Devan tersenyum dingin lalu melangkah mendekati Lisa yang menatapnya dengan rapuh...


''Kita tak akan melepaskannya Luke..biarkan dia menjadi tawanan kita dan dia bisa menjadi pelayan...''


Luke tersenyum lalu kembali menatap Lisa dengan kebencian yang besar..gadis ini terlihat sedikit lusuh..bahkan ia tidak menarik sama sekali...Luke hanya menganggukan kepala...Alea adalah wanita tercantik di matanya...


''Baik terserah padamu asal dia jangan menyulitkan kita jik dia berani berkhianat maka saat itu juga aku akan menemb*k kepalanya..'' ucap Luke lalu melangkah lebih dahulu keluar dari gudang..


Sementara Devan mendekat...mengeluarkan sebuah pisau tajam yang membuat Lisa ketakutan....tubuhnya merinding ketika pisau itu mendekat...


''Jangan bunuh aku........'' desah Lisa dengan suara yang serak putus asa..


''Aku tak punya pelayan di dapur...jadi kau bisa memasak bukan, jika tidak bisa maka kau akan ku pertimbangkan untuk aku b*nuh...'' ucap Devan lalu memotong ikatan tali yang melilit tubuh Lisa...


Keduanya bertatapan..


''Aku bisa...tapi soal selera tuan, aku mungkin butuh sedikit waktu....''


''Tak masalah...aku akan memberimu waktu...''


Lisa membeku...menatap mata Devan yang begitu teduh...


''Terimakasih tuan...''

__ADS_1


''Devan...panggil namaku Devan...''


''Yah..tuan Devan....''


Lisa menundukan kepalanya..dengan hormat..


****************


Genka terbangun dengan rasa sakit di kepala...seperti biasa Kenan ada ketika dia membuka mata, ingatan pertamanya adalah Lisa..bagaimana keadaan Lisa...??


''Apakah kau sudah mendapatkan kabar dari Lisa...'' tanya Lisa terlihat cemas..


Kenan mengecup punggung tangan Genka dengan lembut...


''Apakah kau baik-baik saja sayang...''


''Yah...tentu saja Kenan.......''


''Aku ingin kau tau jika Lisa jatuh di dalam cengkraman Devan dan juga Luke...mereka menghilang di telan bumi...''


''Apa....'' rasanya sesak dada Genka mendengar kabar menyakitkan ini sementara..ia sungguh hancur mendengar berita ini, mengingat betapa kejamnya kak Luke...Lisa pasti sudah terbunuh...


Tangis Genka pecah di ruang perawatan dan Kenan hanya bisa memeluk istrinya dengan gerakan menenangkan.....


''Lisa......'' isakan Genka menggema dengan pilu, membayangkan nasib sahabatnya...

__ADS_1


__ADS_2