
Alea melonggarkan tenggorokannya mendapat tatapan tajam dari Darren yang seakan menembus ke dalam matanya dan melesat masuk ke dalam hatinya..
Hening..............
''Aku sangat menantikan pernikahan ini Alea...''
''Haruskah aku berkata hal yang sama....tapi kau mungkin tidak akan percaya kepadaku..'' ucap Alea dengan susah payah karna Darren menjebak tubuhnya dan mempersempit jarak di antara mereka....
Namun disaat Alea ingin menjauh justru Darren menariknya jatuh ke dalam pelukan...ia menatap Alea dengan lekat, besok setelah pernikahan yang megah dan indah, malamnya gadis ini akan merasakan bagaimana rasanya terbangun dari mimpi indah yang hanya ada airmata, saat itu akan tiba dimana gadis ini akan menjadi tumbal oleh perbuatan ayahnya yang telah menghancurkan keluarga Darren yang begitu harmonis dulu..
Mata ganti mata, gigi ganti gigi..jika dulu hidupnya di hancurkan oleh ayah Alea maka sekarang giliran hidup anaknya yang akan di hancurkan oleh Darren sampai untuk matipun gadis ini akan memohon...
''Istirahatlah sayang..kau perlu tenaga untuk besok dan aku harap...kau...akan siap untukku...bagaimana dengan datang bulanmu...''
Wajah Alea memerah malu, bagaimana bisa Darren menanyakan hal itu tanpa malu..? bahkan Alea sangat malu ketika mendengar kata-kata itu dari mulut Darren...
''Aku sudah selesai 2 minggu lalu...''
''Bagus..itu berarti tidak ada masalah bukan...sekarang tidurlah...aku harus ke ruang kerja untuk melihat persiapan pernikahan kita besok..''
Alea menganggukan kepala dengan pelan, membiarkan Darren melepaskan tubuhnya dan bergerak menjauh...jantung Alea berdebar pelan....mengapa ia melihat tatapan kebencian yang tersembunyi...? mengapa ia melihat pria itu sedang menyembunyikan api di dalam matanya...??
Semua akan baik-baik saja bukan...?? ALea menghela nafas, matanya berkaca-kaca...pernikahan seperti ini sungguh jauh dari harapannya, tanpa orang tua, saudara, bahkan teman...Alea seakan berdiri sendiri menghadapi pernikahan yang mengejutkan dan mendadak untuknya, entah apa yang akan terjadi setelah pernikahan...Alea tidak tau...namun, yang pasti ia berharap akan mendapatkan sedikit kebahagiaan....
Yah...bahagia.....
********************************************************
Sampai pukul 3 pagi Alea sama sekali tidak tidur, rasa takut begitu menghampirinya dengan sangat kuat, rasa gelisah juga enggan meninggalkan dirinya...Alea sungguh takut entah mengapa..
Ketukan di pintu membuat gadis itu mengangkat muka...dan menemukan seorang pelayan tersenyum kepadanya...
''Nona..tidak tidur...''
''Acch...lalu mengapa kau datang...padaku...''ucap Alea mengerutkan kening...
Pelayan itu melangkah pelan dengan sangat hati-hati, lalu mendekati Alea yang terheran...
''Namaku adalah Yuna, apakah nona masih mengingatku...''
__ADS_1
''Tentu kau yang mengantarku ke kamar waktu pertama kali aku datang ke rumah ini...''
Yuna mengangguk lega, dari matanya ia terlihat sangat cemas....
''Ada apa...mengapa kau sangat ketakutan..'' tanya Alea ikut gugup..
''Sebenarnya aku...tidak yakin mengatakannya padamu, karna hidupku di pertaruhkan disini nona, tapi mengingat apa yang akan terjadi kepadamu sungguh akan mengerikan maka aku akan berkorban...''
Alea memijit dahinya,...
''Aku sama sekali tidak mengerti, bisakah kau mengatakan langsung dan jangan membuatku semakin gelisah...''
Yna menganggukan kepala...........
''Nona Alea, apakah kau tau alasan sebenartnya tuan Darren menikahimu...''
Alea membeku, sebenarnya ia juga tidak tau mengapa Darren ingin menikahinya dengan cepat...ia menatap Yuna lagi...
''Katakan...apa yang kau tau dan jangan membuatku gila....''nada Aira sedikit meninggi pada Yuna...
''Ehm....sebenarnya aku tidak terlalu tau apa yang membuat tuan ingin menikahimu walau dia sudah punya wanita yang selama ini ada disisihnya...aku pikir, dia menikahimu hanya untuk menyiksamu...''
Tubuh Alea gemetar mendengar ucapan Yuna yang mengerikan, jemarinya terkepal dengan kuat...
''Apa untungnya bagiku untuk berbohong nona ALea...? bahkan aku tidak punya kepentingan disini...jika kau tidak percaya kepadaku maka kau akan melihat bukti bagaimana setelah pernikahan besok apa yang akan tuan Darren lakukan kepadamu...''
Heningg.....sampai airmata Alea menetes....
''Tapi bisa saja dia memang menyukaiku Yuna...''
''Kau terlalu naif nona, kalian bahkan belum pernah bertemu..tidakkah kau curiga...''
''Yuna...''
''Masih ada waktu bagimu lari, walau kau akan melakukannya setelah melalui malam pertama hanya itu satu-satunya jalan keluar bagimu atau...menerima nasip menunggu kematian........''
Alea membeku di tempatnya..........ia menggeleng pelan, kepalanya terasa sakit...
melarikan diri...adalah hal yang tak pernah di pikirkannya lagi...Darren akan membunuh orang terdekatnya demi menyakiti Alea...dan ia tak mau seseorang terluka karna dirinya....
__ADS_1
''Nona ALea...''
''Aku tak mungkin bisa pergi Yuna...kau tidak tau siapa tuan Darren sesungguhnya...''
''AKu tau benar tuan Darren karna itulah aku memintamu pergi...setelah malam pertama tuan Darren pasti kelelahan di kamar, kau bisa menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri...pergi dari sini atau mati nona ALea, bahkan kau masih terlalu muda...kau tau benar jika tuan besar Darius tidak menukai kehadiranmu...? dia akan mencari cela agar melukaimu...''ucap Yuna sedih...
Sakit hati Alea mendengar ucapan Yuna, dan membayangkan jika benar Darren menikahinya hanya untuk menyiksanya, seakan hidup tak pernah mudah untuknya...kebahagaiaannya di renggut setelah usianya 5 tahun, setelah kecelakaan kedua orangtuanya dan ia kehilangan kakaknya, Alea kehilangan pegangan hidup, selama ini hanya penderitaan yang menghiasi hidupnya...sampai ia mencapai usia 17 tahun........
Alea memejamkan matanya yang lelah.........haruskan Tuhan menginjinkan ia menderita lagi...?
''Nona Alea....''
''Yuna apa yang sebenarnya kau ingin aku lakukan hah...''
Yuna menyipitkan matanya dengan tajam...
''Aku ingin melihat nona Alea bebas, dengan begitu aku bisa memaafkan diriku sendiri...aku sangat mengkhawatirkan apa yang akan terjadi kepadamu...setelah pernikahan...''
''Apakah maksudmu kau akan membantumu lari...'' tanya Alea sungguh-sungguh
''Yah........aku mempertaruhkan nyawa untukmu nona Alea..''
Alea menghela nafas....
''Baik...aku akan memikirkannya Yuna..terimakasih atas kebaikan hatimu...''
Yuna tersenyum misterius, aku akan menghubungi nona setelah pernikahan......
Alea menanggukan kepalanya, lalu Yuna pun pergi dari dalam kamar dan saat itulah Alea tak sanggup membencung airmatanya lagi, jika semua perkataan Yuna benar maka hidupnya akan hancur di tangan Darren...
Ahhh benarkah...? bahkan sikap Darren terlalu misterius untuk di selami sehingga Alea merasa tak bisa membaca apapun di dalam mata Darren, semua terlalu datar, dingin dan tidak tersentuh...hingga Alea menjadi pasrah...
Masih di ingatnya ancaman Darren jika ia melarikan diri..pria itu tak akan segan-segan membunuh...tidak, Alea tak bisa hidup dengan mengorbankan orang lain, yah...jika memang Darren ingin menyiksanya dalam pernikahan maka Alea akan menerimanya jika memang dia bersalah.....
Gadis itu terkejut ketika pintu terbuka dan sosok Darren masuk dan tersenyum...hari sudah subuh dan saatnya ia bersiap untuk pernikahan...
Bahkan Alea belum tidur yang cukup...
Darren mendekatinya...
__ADS_1
''Saatnya kau bersiap menjadi pengantinku sayang..''
Deg!!!!!