Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Kau Sarapan Pagiku


__ADS_3

Genka memebeku mendengar igauan Kenan di dalam tidurnya dan menjadi takut sendiri..mengapa tuan Kenan menyebut namanya dalam tidur...??


Genka lalu perlahan meninggalkan kamar milik Kenan dan melangkah menuju kamar milik Alana dan menghampiri gadis kecil itu lalu tersenyum menyadari Alana masih tertidur lelap di ranjang ala prinscess miliknya..


Genka lalu melangkah menuju balkon dan duduk disana...perlahan ia mengambil foto mereka bertiga lalu fotonya bersama Kenan tadi...mereka terlihat seperti keluarga yang bahagia...yah...mengapa hati Genka menjadi senang..mengapa ia merasakan perasaan ingin memiliki mereka..??


Apakah dia telah menjadi serakah...?


Sikap baik nyonya Alea, tuan Darren karna mereka belum tau kalau dia adalah adik tiri seorang Luke yang telah menghancurkan keluarga mereka... jika mereka tau maka tidak mungkin mereka akan bersikap baik...


Genka menghela nafas lalu menyimpan foto mereka baik-baik dan menatap ke luar jendela dengan perasaan campur aduk....walau dalam hatinya bahagia untuk saat ini namun tidak bisa di pungkiri kalau ia juga takut kalau suatu saat nanti kebahagiaan ini lenyap darinya...


*********


Kenan terbangun dengan sorot mata yang segar tubuhnya jadi lebih ringan setelah mendapat pijatan dari Genka semalam..


Pria itu masih memejamkan matannya, ini hari libur jadi dia bisa bersantai....di liriknya jam di tangannya, masih jam 6 pagi...? Kenan tersenyum....semalam ia tidur lebih awal sepulang dari jalan-jalan..


Kenan lalu bangkit untuk mandi untuk membuatnya segar..lalu keluar dari sana, masih memakai jubah mandinya ia menghadap cermin untuk mengeringkan rambutnya...


Dan....


Sesaat kemudian terdengar suara pintu yang di ketuk dan Kenan menoleh....ketika Genka masuk ke kamar dengan mengantarkan sarapan..Kenan memang sedang lapar..namun bukan lapar makanan namun ia menginginkan Genka...entah mengapa padahal kemarin Kenan baru menuentuhnya mengapa sekarang ingin lagi..??


Genka terlihat sangat segar lebih dari sarapan yang ia liat, ia sepertinya baru selesai mandi karna rambutnya masih basah...dan ketika gadis itu mendekat Kenan menatapnya tajam..


''Tuan Kenan......silahkan sarapannya...bagaimana tidur anda semalam...''tanya Genka dengan penuh hormat..


Kenan meletakan sisir dan melangkah ke arah kursi dan duduk disana, ia meminum secangkir kopi...


''Lebih segar Genka...terimakasih untuk semalam, dan bagaimana Alana...dia masih tidur...?'' tanya Kenan menatap Genka dengan tajam..


''Alan masih tertidur lelap jadi....aku masih menyelimutinya...''


''Bagus...karna kau masih harus menyelesaikan tugasmu...'' bisik Kenan tersenyum..


Pria itu lalu meraih remote kontrol dan menekan ke arah pintu untuk menguncinya sementara Genka hanya menghela nafas ketika Kenan menatapnya dengan berbeda...

__ADS_1


Astaga dia menginginkan percintaan lagi...??


''Kemarilah....Genka duduk di pangkuanku...''titah Kenan dengan suara parau...


Genka masih berdiri...


''Tuan tidak sarapan...'' tanya Genka dengan wajahnya yang memerah.....


''Tidak aku ingin memakanmu sebagai sarapanku bagaimana...'' tatap Kenan dengan matanya yang menajam...


Genka tak mampu mengatakan apapun.....


Ketika Kenan mengulurkan tangannya dan menyambut jemari Genka, tubuh sintal itu jatuh di atas pangkuannya dengan tatapan sayunya yang memabukan..


Kenan tak menunggu hingga mulai menciumi Genka dengan kelembutan, bibirnya melum** bibir Genka yang penuh smentara lidahnya mulai menjalar masuk dan beradu dengan lidah Genka yang mulai mengerti cara membalas pagut*n Kenan yang mendominasi...


Jemari Kenan tak kuasa menyentuh ujung dres Genka dan menurunkannya ke pinggangnya..sementara jemarinya mulai turun dan menyentuh pa yu da ra Genka dan membelainya dengan lembut,,...


Erangan nikmat mulai keluar dari dalam diri Genka ketika ia mulai menikmati cumbuan Kenan kepadanya,...


Jemari Genka mulai membelai permukaan dada Kenan seraya membuka jubah mandi seorang Kenan Renov dengan berani....jemari lentik Genka mulai membelai permukaan dada bidang Kenan yang di penuhi bulu-bulu halus yang menambah kesan sexy kepadanya..


''Aassshhh......''


Kenan mulai meraih kedua pa yu da ra Genka yang menggantung ranum dan mengul*mnya dengan lembut..dan memberi jejak basah yang panas...disana...kedua put*ng pa yu da ra Genka di gilasnya dengan his*p*n yang menggetarkan...sementara jemari Genka terus bergerak turun menyentuh kej*ntanan Kenan yang tegak lurus dan membesar.....mengusapnya dengan lembut dan membuat Kenan mengerang...


Bibirnya semakin kuat melum** permukaan put*ng pa yu da ra Genka yang begitu indah di dalam mulutnya,dan terus menyed*tnya dengan gairah yang besar..


Genka mengerang berusaha menjauhkan pa yu da ra nya dari bibir Kenan walau sulit karna Kenan begitu menikm*ti pa yu da ra Genka yang seakan candu baginya...bibirnya terus menghs*p pa yu da ra Genka sementara jemari kokohnya mulai turun menyentuh milik Genka dan memainkannya dengan gerakan memutar...


Genka mengerang ketika sengatan kenikmatan itu begitu kuat menyerangnya...


''Tuan,..Kenan.....'' desah Genka gemetar...ketika miliknya merasakan sesuatu yang akan meledak di dalam dirinya sementara Kenan terus menjilat* pa yu da ra Genka dengan sembari memberi his*pan kecil disana....


''Aaarrghgghh......'' tubuh Genka menegang namun Kenan terus memeluknya....


Sungguh nikmat yang dirasakan Genka hingga matanya basah karna terkejut, sementara itu gilirannya membuat sang tuan puas...Genka menjauhkan tubuh Kenan dengan paksa menjauhkannya hingga Kenan menatapnya tajam...

__ADS_1


''Genka....''


''Giliranku tuan........''


Genka menundukan kepalanya berusaha mengingat setiap detail yang ia baca semalam di internet tentang cara menyenangkan pria di atas ranjang..


Kenan menggertakan gigi ketika dengan berani..bibir Genka menunduk mengul** miliknya hingga kej*ntanannya semakin mengeras disana....


Jemari Kenan mengepal ketika rasa nikmat dari bibir lembut Genka ketika membelai miliknya mampu membuat tubuhnya bergetar...


''Genka cukup sayang.....aarrhh.....''


Namun bukannya Genka berhenti gadis itu semakin mengulum milik Kenan yang memenuhi mulutnya..


Kenan merasa cukup karna dia akan meledak jika Genka terus menggoda miliknya...


Kenan menarik tubuh Genka, mengangkatnya dan membawa Genka di atas ranjang kemudian segera menyatukan dirinya ke dalam milik Genka yang sudah basah dan siap untuknya..


''Aaashch...Genka kau sangat indah sayang..kau sangat nikmat...''


Kenan mulai menggerakan tubuhnya dengan cepat ketika gelombang kenikmatan itu mulai menghempaskan keduanya...


Bermandi peluh keduanya saling menatap tajam.....saling memeluk tak ingin terlepas..sampai akhirnya bersama meraih puncaknya....


Tubuh keduanya bergetar dengan penuh rasa cinta yang meluap...yang masih belum di sadarinya..tubuh mereka ambruk dengan kepuasan yang luar biasa hingga Kenan tertawa karna ini adalah pelepasan paling indah...Kenan menatap Genka dengan tajam...


''Kau adalah milikku yang manis dan nikmat....'' desah Kenan lembut,.....


Genka baru saja akan menjawab..


Ketika bunyi ketukan pintu sangat keras di luar kamar lalu di ikuti dengan suara lengkingan milik Alana......


''Ayaaaahh.....'' jerit Alana dengan keras....


Sementara Kenan dan Genka membeku saling menatap dengan wajah yang begitu terkejut...


''Alana.......'' desah Genka menjadi gugup....

__ADS_1


__ADS_2