Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Malaikat Penjaga


__ADS_3

Betapa terkejutnya Alea melihat sosok Kenan di depan matanya, ia sungguh tidak percaya dengan apa yang di lihat matanya,...


''Kenan......''


''Apa kabar sayangku....''


''Aku baik Kenan....dan aku merindukanmu...aku merindukanmu..'' tangis Alea pecah...


''Aku juga merindukanmu Alea, dan juga anak-anak..'' bisik Kenan lembut...


Alea melompat ke pelukan Kenan dan membuat pria itu memeluk Alea dengan erat...mengangkat tubuh Alea ke udara dengan gerakan memutar...


tawa lepas terdengar dari suara Alea...


Sementara Luke yang memandang itu semua sungguh tak percaya dengan apa yang ia liat di depan matanya...ia begitu cemburu...


Siapa pria itu, mengapa Alea dengan mudahnya memeluk dia,...bahkan dia tidak ingat kalau dia adalah istri dari Darren...dan dengan mudahnya melemparkan tubuhnya ke pelukan pria lain....dan ketika ia yang mau menyentuhnya Alea menolak dengan alasan seorang istri...? Luke tak akan menyerah...Alea harus menjadi milikknya...


Belum habis rasa terkejut Luke ketika si kecil Alana melompat senang...ia melebarkan matanya dengan tawa yang renyah...


''Ayah.......'' jerit Alana melepaskan pelukannya dari Luke dan berlari ke arah pintu...


Kenan menurunkan tubuh Alea hingga wanita itu menjadi kesal, tidak Darren atau Kenan..Alana akan posesif...gadis kecil itu melompat dan memeluk tubuh Kenan...


''Ayah,......aku merindukanmu,....'' airmata Alana menetes di pelukan Kenan..


Kenan tak lupa menciumi seluruh wajah Alana dengan rasa rindu yang tak kalah besar untuk putri kecilnya...betapa ia merindukan mereka...


Betapa....ia merindukan anak-anaknya.....


Luke membeku di tempat, rasa cemburu membakarnya dengan cepat....ketika melihat pemandangan hangat yang menyakitinya saat ini...apalagi ketika sosok Alan keluar dari lift..


Pria kecil itu hanya terdiam di tempat ketika melihat sosok Kenan yang memeluk tubuh Alana, di saat yang sama...


Kenan membuang pandangan dan menatap sosok Alan yang hanya membeku di tempatnya...ia terlihat syok...


Kenan menurunkan tubuh Alana dan melangkah masuk, melangkah melewati Luke yang hanya mampu terdiam menatap pemandangan yang sangat aneh di matanya...


Ketika sampai keduanya berdiri saling menatap....


''Hai....tampan....''


Alan berusaha menahan airmatanya....ia masih terdiam di tempatnya....ketika Kenan menundukan tubuhnya sejajar dengan tubuh Alan...keduanya bertatapan...


''Ayah.....'' ucap Alan dengan airmata yang berguguran.....


''Oh...tampanku....'' bisik Kenan dengan mata yang basah...


Alan langsung melompat dan memeluk tubuh Kenan dengan erat hingga suasana haru begitu kental disana....

__ADS_1


Alea hanya mampu menahan airmatanya, melihat kedatangan Kenan yang tiba-tiba sungguh membuatnya senang...ia sungguh merasa putus asa, di tengah sakit Darren belum lagi harus menghadapi Luke sendiri..namun ketika Kenan datang ia merasa tidak takut lagi...Kenan akan selalu melindungi mereka seperti biasa...Alea terkejut ketika Alana melangkah mendekati Kenan dan meminta di peluk seperti mereka kecil dulu...


Tangisan mereka pecah di pelukan Kenan dan kenyataan itu mampu membuat Luke terkejut,....ia masih berdiri disana menatap pemandangan itu dengan penuh rasa iri dang dengki, tentu saja itu adalah posisinya sekarang,...dan pria asing siapa dia dan mengapa kedatangannya mampu mengalihkan perhatian Alana dan Alan...?


Luke sungguh penasaran hingga ia masih berdiri disana dengan tatapan tajam dan tak ingin pergi dari sana...


Alea melangkah melewati Luke begitu saja dan menghampiri Kenan yang masih memeluk tubuh Alan dan Alana...


''Hey...ayah sangat lelah karna baru saja sampai....biarkan ayah beristirahat dan menemui Daddy...'' bujuk Alea pelan..


Kenan menurunkan tubuh keduanya dengan senyuman lega, ia sudah rindu sekali dengan mereka bertiga....lalu menatap Alea dengan rindu yang tak pernah pudar di hatinya...Alea semakin cantik dan selalu menggetarkan hati terdalamnya...


Alea juga menatap Kenan, membiarkan Alana dan Alan bermain kembali dengan pengasuh mereka lalu ia mengalungkan tangannya di lengan Kenan dan membawanya untuk mengenalkannya kepada Luke..


Tentang Luke, Kenan telah tau segalanya.....


Kedua pria itu saling menatap dengan tajam, tubuh mereka sama-sama tinggi dan kekar, mereka berdiri dengan tatapan tajam...sementara Alea menatap Luke dengan sinis..


''Kenan...kenalkan dia adalah Luke, dia adalah suami dari adik sepupu Darren, istrinya baru meninggal namun untuk sementara dia akan tinggal disini...''


Kenan mengangguk....ketika Luke mengulurkan tangannya kepada Kenan, dan Kenan menyambut tangannya, tekanan itu begitu terasa pada pegangan mereka...


Kenan menaikan sudut bibirnya....


''Luke....aku sangat bersemangad ketika bertemu denganmu...''


Luke menghela nafas, merasa tangannya kram karna Kenan mencengkramnya dengan penuh penekanan.....


Kenan tertawa dan melepas cengkraman tangannya sembari menepuk bahu Luke sedikit kuat, hingga Luke mengerang...


Apakah pria ini manusia...? mengapa tubuhnya sekeras batu bahkan sentuhan di bahu Kenan begitu membuatnya ngilu...


''Aku adalah Kenan Renov, aku bisa menjadi segalanya untuk Keluarga Darren jadi kau bisa menganggapku apa saya Luke....aku sedikit posesif dan gila...'' ucap Kenan tertawa....


Alea sungguh senang sekali melihat wajah Luke yang pucat pasi, ia sungguh senang...Kenan benar-benar malaikat pelindungnya...


''Sudah perkenalannya Kenan, sekarang kita temui suamiku, dia menunggumu..'' bisik Alea masih memberikan tatapan sinis kepada Luke..


Alea menggandeng tangan Kenan menuju lift meninggalkan Luke dengan wajahnya yang teramat kesal..


Pintu lift tertutup dan ia masih melihat betapa akrabnya Alea dan pria asing itu....


Luke melonggarkan dasinya yang terasa mencekik lehernya,....ia melirik tajam...


''Baiklah....kita liat saja nanti, kau akan aku dapatkan Alea...aku tak menyerash meski kau membentengi dirimu dengan kuat.....''


Luke tersenyum dan melangkah keluar dan menuju taman, dari jauh ia melihat Alana sedang bermain bersama sang pengasuh dan juga Alan...ia pun mendekat dan memeluk Alana, mengangkat tubuh kecil itu ke udara dan bermain bersama...


Alana terkejut namun, dia tetap anak-anak yang menyukai permainan....ia pun tertawa ketika Luke mengajaknya bermain...

__ADS_1


''Aku senang sekali paman...ayo angkat lagi...'' teriak Alana dengan tawa yang lepas....


Luke kemudian memutar tubuh kecil itu dan membuat Alana seperti terbang dan ia pun bahagia.....


Luke lalu menurunkan tubuh kecil itu....


''Paman akan memberimu coklat, jadi bisakah kau menceritakan semua tentang pria yang kau panggil ayah itu..'' tanya Luke dengan licik...


Alana tersenyum dan mengangguk....


*********


Kenan menatap Darren dengan senyuman ketika Alea mengantarnya ke kamar...sementara Alea tersenyum melihat pertemuan mereka, sesungguhnya ia masih sedikit khawatir, pertemuan terakhir mereka saling memukul walau itu sudah hampir 5 tahun lalu jadi tidak mungkin mereka masih menyimpan marah kan...?


Darren melirik Alea....


''Bisakah kau meninggalkan kami sayang...'' ucap Darren menuntut..


Alea menggeleng...


''Aku ingin disini...bagaimana kalau salah satu dari kalian mati...''


Darren dan Kenan tertawa seketika,


''Ini hampir 5 tahun,....kami sudah tua untuk saling membunuh...''ucap Kenan tertawa...


Alea mengangguk lega,...


Kenan menutup senyumnya...


''Jadi bisakah kau keluar Alea...'' pinta Kenan tajam..


Alea melirik Darren namun jawabannya tetap sama...Darren juga menginginkan dia keluar....


''Baiklah aku pergi...'' ucap Alea....


Wanita itupun pergi dari kamar....meninggalkan Darren dan Kenan yang saling menatap tajam...


''Jadi Kenan...kau tau apa yang harus kau lakukan...''ucap Darren menekan...


Kenan mengusap wajahnya dengan kasar....


''Darren....''


Kangen visual Kenan ke group yah.....


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_1



__ADS_2