Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Jawaban Cinta


__ADS_3

Genka merasa bingung dengan pernyataan cinta yang di ucapkan Kenan kepadanya dan berdehem gugup..sebenarnya keraguan itu masih sangat ada di dalam hatinya karna bagi Genka tidak mungkin jika Kenan mencintainya dengan cepat.


''Tuan Kenan...''


''Panggil apapun selain tuan, kau bukan lagi pengasuh Alana dan juga pelayan atau budakku..Kenan mendekatkan wajahnya bibirnya hampir dekat dengan bibir Genka..tapi Kenan tidak ingin menciumnya hanya menggoda wanita yang ia cintai ia lalu tersenyum menikmati kegugupan Genka yang manis..Kau bisa memanggilku dengan kata sayang, dan juga cinta...atau...''


''Kenan...'' ucap Genka sembari menyembunyikan senyumnya...


Kenan pun memejamkan matanya pasrah...mengapa dari semua yang aku tawarkan kau lebih memilih memanggil namaku...?


Genka tersenyum...


''Aku lebih nyaman..'' ucap Genka lembut..


Sementara Kenan mulai kembali menatap serius...


''Jadi setelah pernyataan cintaku kepadamu Genka..apa jawabanmu..apakah kau bisa percaya kepadaku..''


Deg!!!


Genka berdehem...

__ADS_1


''Kenan...aku ingin bertanya kepadamu..apakah karna aku hamil jadi kau mulai mengatakan cinta kepadaku....apakah kau hanya merasa tidak enak dan terpaksa...?


Kenan tersenyum sembari mengambil jemari Genka dan mengecupnya..


''Jika aku boleh jujur kepadamu Genka kalau anakku..yang menyadarkanku tentang arti cinta dan berani jujur pada perasaanku..bahkan aku sudah merasakan suka padamu bahkan sebelum Sandra datang dan masuk di dalam kehidupannku..''


''Tapi mengapa....bukankah kau membenciku Kenan...''


''Ada pepatah mengatakan cinta dan benci itu hanya setipis kabut dan aku baru menyadarinya...mungkin dari setiap penyatuan kita yang indah..mungkin di saat tubuh kita saling merindukan aku...tak pernah bisa menyentuh wanita lain termasuk Sandra setelah kita melakukannya...di kepalaku hanya dirimu Genka...''


Deg!!!


''Kenan.....aku sungguh malu, kau bisa mendapatkan yang lebih baik..''


''Aku benci rasa rendah dirimu...''


''Aku adalah adik tiri Luke...aku...''


Kenan menyentuh telunjuknya di bibir Genka dan menggeleng...


''Ssst,...bukan salahmu menjadi saudara tirinya...ini semua adalah kesalahanku ketika aku tidak menyelidiki segalanya lebih dahulu dan lebih mempercayaai kata orang...Genka....kali ini aku benar-benar berjanji kepadamu...masa lalu kita ada di belakang...yang pasti aku ingin masa dengan dengan dirimu..'' ucap Kenan dengan suara yang tegas..

__ADS_1


Airmata Genka menetes lalu ia pun tersenyum.,..


''Aku juga mencintaimu Kenan....aku sangat mencintaimu hanya saja aku tidak berani mengungkapkan perasaanku..kita berbeda...''


''Tapi anak kita tak ingin kita berpisah sayang.. kau mau menjadi istriku...''tatap Kenan penuh harapan..


''Yah...aku tidak ragu lagi....aku menerimanya Kenan Renov untuk menjadi istrimu...''


''Yah...aku sangat bahagia....''


Kenan mendekatkan wajahnya dan melum** bibir Genka penuh kehangatan dan Genka menerimanya dengan sepenuh hatinya,..bibir mereka saling bertautan dan memberi kehangatan yang indah sampai ciuman Kenan mulai panas dan bergerak turun menyentuh lehernya...


sementara tangannya juga tak kalah liar menyentuh ujung jubah Genka..namun sebelum semuanya terlanjur terbakar...


Pintu kamarnya segera di ketuk dan untuk ke sekian kalinya Kenan harus menahan diri..sementara Genka hanya terkekeh...


''Ayah.............''


''Kita harus mengantarnya pulang sekarang Kenan...masih ada banyak waktu..'' bisik Genka lembut dan mampu menenangkan Kenan...


So...pengacau kecil itu........Kenan memejamkan matanya.....ia bangkit dari tempat duduk dan menghampiri pintu sementara Genka langsung mengganti pakaiannya atau Kenan akan tersiksa...

__ADS_1


__ADS_2