Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Mengaku


__ADS_3

Alana berdiri kaku melihat ada keluarga besar yang baru, dan di antara mereka ada Daddy, Ayah Kenan dan Ibu Genka, ada juga papa Luke dan mama Lisa..


Alana masih berdiri di depan lift dengan kebekuan,....menatap dirinya sendiri yang memakai gaun indah...


Ada apa ini....??


Pertanyaan dalam hati Alana langsung mendapat jawaban ketika, seseorang yang dia duga muncul dari pintu,...tubuh Alana menjadi lemas dan seolah kehilangan tenaga...


Delvaro berdiri disana dengan setelan jass mahal dan menatapnya dengan sorot kemenangan yang tergambar jelas si wajahnya, Delvaro..untuk apa dia disini, bukankah tadi di jalan dia bilang akan langsung ke kantornya..mengapa malah mengumpulkan keluarga mereka...?? Alana hampir menangis karna terkejut sementara...semua mata tertuju kepadanya..


''Jadi aku sama sekali tak menyangka selama ini kalian berdua menyembunyikan tentang hubungan kalian...'' ucap Darren membuka pembicaraan...


Hubungan apa, dan siapa..mengapa Daddy mengatakan hal yang tidak masuk akal..kepadanya..?? Alana langsung melangkah ingin protes tentu saja..namun, langkahnya terhenti ketika Delvaro menariknya posesif di hadapan keluarga...bahkan jemarinya lancang melingkari pinggang Alana,...keduanya bertatapan tajam...


''Lepaskan....'' desis Alana memberi peringatan ketika hanya mereka berdua yang tau..sementara Delvaro tersenyum dan mendekatkan wajahnya,....


''Jangan mencoba mengacaukan segalanya atau aku akan jujur, kita sudah tidur bersama...''


Deg!!!


Wajah Alana merah padam, sungguh ia tak bisa mengatakan apapun lagi selain ia sangat marah pada Delvaro namun sekali lagi ia tak bisa melakukan apapun...


''Aku tak menyangka anak-anak kita akan saling mencintai tuan Darren...'' sambung Damian yang memang datang atas, tekanan Arkana dan Alex Rule...ia dan istrinya tak bisa berkata apapun apalagi menolak..


''Bagaimana kalau kita melihat foto prewed mereka...kau sangat sweet Delvaro..''ucap Alea senang..


Ketika melihat Delvaro untuk pertama kali Alea sudah menyukai Delvaro sebagai calon menantunya, sikap Delvaro sedikit mirip dengan Darren Hugo...dan beberapa kali Delvaro kedapatan memandang Alana dengan penuh cinta seperti Darren memandangnya dulu..


Lebih baik di cintai daripada mencintai bagi seorang wanita bukan...??


''Terimakasih Momm Alea....aku mencinta Alana dengan jiwaku..''ucap Darren dengan kepala yang tertunduk hormat..


''Momm.....tapi foto itu adalah......''


Kata-kata Alana terputus ketika Delvaro menggenggam jemarinya kembai mengirim sinyal tajam...


''Kau pemalu seperti Mommy dulu..'' ucap Darren dengan tawa yang renyah..


Semua yang ada di dalam ruangan langsung tertawa renyah...dan Alana di bungkam paksa oleh keadaan..


Video itu di putar dan memperlihatkan betapa mesranya Alana dan juga Delvaro... sesi prewed itu sangat romatis dengan tatapan yang begitu dalam..semua yang menonton hanya mampu larut dalam romantisnya visual keduanya,..

__ADS_1


Bukan begitu...bukan seperti itu....ingin sekali Alana menjerit namun dia takut Delvaro akan mengatakan hal yang akan menghancurkan dirinya...dimata keluarga....


Mereka menonton adegan romatis seperti sepasang kekasih yang saling jatuh cinta..semua bertepuk tangan memuji betapa indahnya kisah mereka..


''Bagaimana kalau kita mengadakan pertunangan lebih dahulu....Alana m,asih muda....'' sela Aleysa memberi saran...


Hal itu membuat Delvaro tersenyum dingin..menatap sosok wanita yang melahirkannya namun ironisnya masih membecinya...


''Aku ingin menikahi Alana secepatnya kalau aku di beri restu..''


''Aku tidak mau Delvaro...'' jerit Alana tiba-tiba...


Airmatanya menetes...ia sungguh tak menyukai berada di bawah tekanan...ia tak akan mau menikah dengan pria yang tidak ia cinta, ia tak akan pernah mau menikah dengan pria yang tidak di kenalnya...akan sangat mengerikan bagi Alana..


Hening....


Semua yang berada di dalam ruangan menjadi hening.....jemari Darren terkepal..


''Alana apa maksudmu,...kami sudah menonton video kalian..Delvaro bilang kalian berpacaran lalu kau tidak ingin menikah,....''


Alana baru saja ingin membuka mulutnya namun...


Gadis itu melebarkan matanya dengan tatapan tak percaya..apakah Delvaro akan mengaku dia sudah gila...?


''Delvaro.....'' desah Alana merasa gemetar..


''Apa yang terjadi mengapa kau...berlutut Delvaro...''


Delvaro berdehem..


''Aku tau jika aku telah menjadi pengecut namun...aku mencintai Alana dengan segenap jiwaku...mengapa aku menginginkan pernikahan secepatnya karna mungkin, anakku sedang bertumbuh di dalam diri Alana sekarang...''


Deg!!!


Alana tersungkur mendengar pernyataan Delvaro yang membuatnya syok..ia tak menyangka Delvaro melakukan hal yang kejam kepadanya..


Hening...


Para orangtua saling memandang seolah sedang memandang masa lalu mereka yang kembali terjadi pada generasi mereka...


Para mafia selalu melakukan tindakan yang nekat....

__ADS_1


Delvaro menundukan kepalanya sampai menyentuh lantai...sementara airmata Alana menetes....ia tak bisa memaafkan Delvaro kali ini dan di hadapan para orangtua gadis itu memutuskan menolak lamaran Delvaro...


''Delvaro...kami akan....'' suara Darren terputus ketika Alana memotong pembicaraan..


''Tidak..kau sangat kejam,..bukankah aku bilang kau harus menjaga ucapanmu...aku tidak mau menikah denganmu tidak.......'' jerit Alana histeris..


''Alana....'' teriak Darren murka...


Sementara Alana berlari pada Kenan dan memeluknya....pria itu menggeleng ke arah Darren dan memberi tatapan peringatan agar berhenti,...sedangkan Luke hanya mampu menundukan kepalanya, ia tau jika Liam akan terguncang dan patah hati....Liam tumbuh dengan memuja Alana di sepanjang hidupnya...dan ketika ia tau nanti entah apa yang akan di lakukan Liam..dia sangat mencintai Alana...Luke menjadi bingung sendiri..,


''Jika kau mau pernikahan ini batal maka....kau harus mengatakan pada kami semua kalau apa yang di katakan Delvaro adalah bohong..kalian tidak pernah melakukannya dan Daddy berjanji akan melupakan ini semua...'' ucap Darren tajam..


Hening lagi...


Alana sesegukan di pelukan Kenan...pria matang itu membelai rambut Alana dan menatap matanya....


''Alana....''


''Ayah....aku...''


''Katakan dengan jujur,....ayah yakin Delvaro sangat mencintaimu itu sebabnya dia begitu kekeh mengambil resiko untuk mengaku di hadapan kami...''


Alana menggeleng sedih...ayah juga termakan kata-kata licik Delvaro..


Alana akhirnya melepaskan pelukannya dan menatap sang Daddy dan orangtua Delvaro yang sedang menantinya bicara..


Aleysa tertunduk lemas...hancur sudah harapannya menyatukan Alana dengan putra kesayangannya Rafael....


''Jawab Alana...''ucap Darren tak sabar...


Alana berdiri dengan ketakutan yang tergambar jelas di wajahnya..lidahnya terasa berat untuk bicara...dan sesaat kemudian...Delvaro berdiri dan menggenggam jemarinya...


''Jujurlah sayang....bukankah kita saling mencintai...'' ucap Delvaro dengan senyum yang mampu membuat Alana terbakar emosi...


Alana membeku....bisakah dia berharap ini mimpi..?? mengapa pria ini sangat nekat...Alana mengangkat wajahnya....menatap wajah orangtua mereka satu persatu dan menjadi penuh rasa bersalah..tapi ia tak bisa melakukan apapun selain jujur bukan...??


Airmata Alana menetes sedih..namun Delvaro menggenggamnya penuh penekanan...


Alana benar-benar tak berdaya....


'

__ADS_1


__ADS_2