
Tengah malam...
Setelah percintaan panas tadi, mereka lalu membersihkan diri dan tertidur..namun Genka terbangun di tengah malam ketika tubuhnya kembali di sentuh, dan kali ini....
Kenan sedang melum** put*ng pa yu da ra nya dan memberi his*pan kecil yang menggetarkan..bukan hanya satu pa yu da ra nya kedua put*ng pa yu da ra Genka di gilasnya tanpa ampun hibgga Genka erangan kembali lolos dari bibir Genka..
''Tu...tuan Kenan...''
Pria itu mengangkat wajahnya...
''Kau tidak tidur...''tanya Kenan seolah tak bersalah..
Genka kehilangan kata, ingin rasanya dia marah namun tidak berani..bagaimana mungkin dia bisa tidur tenang jika Kenan tidak membiarkannya tidur...?
''Aa...aaku terbangun karna kau..........'' suara Genka tercekat karna segan..
''Sayang, aku masih ingin bercinta...apakah aku....''
''Hah.....tapi tadi kita sudah melakukannya..'' Genka memandangnya dengan tersiksa...
__ADS_1
Kenan terkekeh sambil mengusap wajahnya,
''Aku masih belum puas sayang...kau terlalu nikmat dan aku masih rindu.......''
Genka menghela nafas....antara ingin menangis dan pasrah...
''Apa kau bersedia Genka..jika tidak aku akan menuntaskannya sendiri...''
Genka melihat bukti gairah Kenan yang mengeras dengan wajah merah padam,...tidak mungkin dia menolak...Kenan sungguh sengaja..jika dia bisa menuntaskannya sendiri mengapa malah membangunkan Genka lagi???
Genka tak punya pilihan selain menerimanya sekali lagi....
Senyum kemenangan terbit di wajah Kenan...ia kembali naik dan setengah menindih tubuhnya, hampir seminggu ia tidak menyentuh Genka dan ia masih belum benar-benar puas memasuki wanita ini..yah meski Kenan harus benar-benar mengingatkan dirinya kalau Genka sedang hamil..namun keinginan bercinta ini semakin kuat dan ia tak mampu ia kendalikan.
Bibir Kenan mendekat sekli lagi melum** bibir Genka yang basah dan menyesapnya...
Dan..terbakarlah Kenan...dan Genka sama sekali tidak bisa melarikan diri selain pasrah...ketika bibir Kenan mendarat di leher jenjang Genka dan menciptakan tanda merah di kulit putihnya yang mulus...ciuman Kenan menjalar dan mengecup permukaan dada Genka yang putih.,..
Kedua jemarinya sudah meremas pa yu da ra Genka dan membawa keduanya mendekat ke bibir Kenan...
__ADS_1
''Aarraghgjjjttttt........'' suara Genka merintih bagai alunan merdu di telinga Kenan..
Pria itu terus menyedot, put*ng pa yu da ra Genka dan menghis*pnya tanpa jeda menciptakan sengatan kenikmatan di tengah malam bagi Genka..tubuhnya meliuk namun bibir Kenan sama sekali tidak melepasnya....jemarinya meremas di sprei...sunggun nikmat ketika Kenan menyentuhnya dengan ahli..
Ketika Kenan bergerak menyatukan diri di dalam milik Genka,...pria itu menggertakan gigi ketika tubuh Genka menyambutnya dengan kenikmatan yang lebih terasa...
milik Kenan menembus milik Genka yang hangat dan begitu rapat terlalu nikmat hingga tubuh Kenan mulai bergerak dan membawa Genka sekali lagi menuju puncak kenikmatan...
**********
Pintu terbuka lebar dan tubuh Sandra di hempas dengan kasar ke atas ranjang....sementara Dani membuka jassnya dengan sinar mata membara...
''Dani...dimana kau membawaku hah...aku ingin pergi aku ingin kerumah Kenan..'' jerit Sandra histeris,...
Sandra melangkah melewati Dani namun ioa terkejut ketika Dani kembali menghempas tubuhnya jatuh ke ranjang...
''Kau beraninya....'' jerit Sandra...
''Mengapa aku tidak berani...apa kau tau jika tuan Kenan sudah jijik pada tubuhmu, akulah yang di perintahkan tuan Kenan untuk menggoda tubuh mahalmu nyonya Sandra dan aku berhasil menggodamu...percintaan kita sudah aku rekam dan mulai sekarang kau menjadi budak s*x ku...'' tawa Dani menggelegar di dalam ruangan hingga Sandra menangis histeris...
__ADS_1
''Tidak...tidak mungkin Kenan merencanakan semua ini.....tidak........'' teriak Sandra frustasi....