Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 106


__ADS_3

“Jika aku


jadi dirimu aku lebih baik memilih tidak, untuk apa bergabung jika hanya bisa


menambah masalah!”,


 


 


“Benar


sih!”,


 


 


“Tapi


jangan mengikuti saranku, aku hanya tidak mau jadi penghalang bagimu untuk


bergabung dengan mereka!”,


 


 


Dari


kejauhan ada beberapa anak perempuan mengamati percakapan kami berdua tanpa disadari.


Mereka kesal dan marah sekali melihat kedekatan itu.


 


 


 


 


Aku mengamati dirinya dengan serius lalu berucap “ Entahlah kenapa kamu bertanya padaku? Aku kurang tertarik dengan pria jadi tanyakan saja pada surat-surat yang kamu terima itu”.


 


 


“Ya kenapa begitu? Aku serius, aku ini tampan atau tidak!”,


 


 


“Entahlah, jangan menanyakan itu padaku meski aku ini seorang gadis bukan berarti aku bisa


menilai siapapun. Sudahlah jangan memperbanyak pikiranku!”, pergi meninggalkannya. Ia menyusul kepergianku sambil membaca surat-surat yang di dapatnya.


 


 


“ Kakak, makanan kesukaanmu apa? Aku ingin tahu dan memasakan makanan tiap hari untukmu”,


 


 


“Hey, jangan kudengar kamu selalu dibicarakan teman-teman. Bagaimana kalau kamu


bergabung dengan geng kita? Geng Wen!”,


 


 


Berjalan


menuju ruang kelas dan duduk di kursi. Aksara memasukan surat-suratnya ke dalam


tas. Lalu berucap “ Aku mendapat tawaran dari geng Wen untuk bergabung


menurutmu bagaimana?”,


 


 


“Jika aku


jadi dirimu aku lebih baik memilih tidak, untuk apa bergabung jika hanya bisa


menambah masalah!”,


 


 


“Benar


sih!”,


 


 


“Tapi


jangan mengikuti saranku, aku hanya tidak mau jadi penghalang bagimu untuk


bergabung dengan mereka!”,


 


 


Dari


kejauhan ada beberapa anak perempuan mengamati percakapan kami berdua tanpa disadari.


Mereka kesal dan marah sekali melihat kedekatan itu.


 


 


 


 


Jam istirahat ketika diriku ingin pergi ke toilet di perjalanan aku dihadang oleh sekelompok anak perempuan dengan


tatapan tajam mereka. Ya sepertinya mereka akan menjahiliku.


 


 


Salah satu dari mereka berucap, “ Hey, gadis sok cantik! Kenapa kamu mencoba mengelabui Aksara? Memang kamu ini siapanya dia? Jangan mentang-mentang kamu dekat dengannya jadi kamu mengucilkan kami di depannya!”,


 


 


Kemudian salah satu dari mereka menarik tanganku masuk ke ruangan, tepat cermin ini menjadi saksi bisu.


 

__ADS_1


 


“Dengar baik-baik! Jika kami mendengar kamu mencoba mengelabui Aksara lagi. Kami tidak segan-segan akan melukaimu bahkan mengeluarkanmu dari sekolah ini!”,


 


 


Aku hanya menundukan kepala,


 


 


“Apa kamu ingin bicara? Nampaknya kamu ingin bicara. Ayo bicara!”,


 


 


“Maaf, aku sungguh tidak bermaksud begitu. Tapi aku dan Aksara bicara, ia bilang kalau ia akan mengirimkan bunga untuk setiap orang yang telah mengirimkan surat di lokernya”,


 


 


“Apa benar begitu?”,


 


 


“Jangan coba-coba mempermainkan kami ya!”,


 


 


“Aku tidak bohong, tapi sayangnya dia


akan kesulitan sekali mencari loker semua orang. Jadi ia meminta saranku. Aku


belum menjawabnya, menurut kalian bagaimana?”,


 


 


Mereka pun saling membisik satu sama


lain, lalu salah satu dari mereka berucap “ Aku akan membantumu, tapi jika kamu


bohong kami tidak segan-segan akan menghajarmu!”,


 


 


“Aku tidak bohong! Aksara yang


memintaku. Mungkin sekarang dia berada di kantin sekolah dan menunggu


jawabanku. Jadi bagaimana?”,


 


 


“Tenang saja, kami akan membantumu.


Nanti sepulang sekolah semua nomor loker yang mengirim surat untuk Aksara tadi


pagi akan ada di tanganmu! Kami akan mencari tahu semuanya untukmu. Jadi tunggu


kami disini nanti sore sepulang sekolah”,


 


 


ya?”,


 


 


“Iya, dan kami minta maaf telah


berburuk sangka padamu tadi”,


 


 


“Tidak apa-apa, aku cuman bingung harus


bagaimana tapi terima kasih atas bantuannya. Aksara sangat senang mendapat


surat dari kalian semua”,


 


 


“ Ya baiklah, kami pergi dulu!”,


kemudian mereka pergi sementara aku mulai merapikan pakaian di depan cermin.


 


 


***


 


 


Sekelompok gadis itu membicarakan


tentang Aksara sepanjang jalan.


 


 


“Apa benar Aksara akan mengirimkan


bunga?”,


 


 


“Ya tentu saja benar, kau tidak lihat


ekspresi gadis itu? Ia ketakutan sekali jadi tidak mungkin ia berbohong”,


 


 


“Benar”,


 


 

__ADS_1


“Jadi kita juga harus membantunya, ia


kan sudah memberitahu kita kalau Aksara akan mengirimkan bunga tetapi tidak


tahu pengirim surat tadi pagi. Jadi ayo kita kumpulkan semua orang yang telah


mengirimkan surat untuk Aksara!”,


 


 


“Ayo!”


 


 


***


 


 


Aksara duduk sendirian di meja sambil


menikmati minuman yang dipesannya, ia menunggu Aresha datang yang meminta izin


ke toilet tadi. Tiba-tiba geng Wen datang dan duduk di depan Aksara.


 


 


“Jadi apa kamu menerima tawaranku?’,


 


 


“Setelah kupikir-pikir aku menerimanya,


itu menurutku tawaran yang bagus!”


 


 


Wen, ketua geng Wen berjabat tangan


dengan Aksara.


 


 


***


 


 


Dari kejauhan aku melihat Aksara


berjabat tangan dengan Wen, aku mulai berpikir kalau Aksara menerima tawaran


Wen. Aku berjalan mendekat dan melihat Aksara.


 


 


“Aresha, kamu sudah dapat yang


kuminta?,”tanya Aksara.


 


 


“Dapat, tapi sepulang sekolah baru


ada!”,


 


 


“Ya ngak apa-apa. Oya mulai sekarang


geng Wen juga menjadi temanku!”,


 


 


“Oh begitu, kalau begitu aku pergi


dulu!”,


 


 


Kepergianku nampak tidak membuat


pengaruh sedikitpun pada Aksara, ia lebih memperhatikan teman barunya.


 


 


***


 


 


Emelia kembali menemui Yoong di rumah


misterius. Rumah yang tertutup dan cahaya matahari tak pernah masuk ke rumah


itu.


 


 


“Bagaimana pemburuan hari pertamamu?”,


 


 


“Ya bagus, aku tidak sabar untuk


berburu lagi malam ini”,


 


 


“Heh, aku ingin kamu memburu satu


orang. Ia adalah seorang gadis yang tidak tahu apapun. Ia yang dipilih oleh


cristal biru untuk menjadi poison. Aku ingin kamu lebih dulu mendapatkan

__ADS_1


kristal itu sebelum orang lain mendapatkannya”,


__ADS_2