Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 221


__ADS_3

Tidak beberapa lama kemudian, vampir itu kembali terbangun. Tetapi matanya telah menghitam, ia telah kembali menjadi Ethan yang dulu. Namun, meski begitu Alecia tetap di buat takut olehnya. Alecia masih ingat dengan jelas apa yang telah di lakukan Ethan padanya dulu.


Ethan pun merapikan dirinya, ia menyeka darah di sekitar mulutnya sembari berkata “Ah, maaf! Aku merepotkan lagi ya? Tapi aku ingin bertemu Aresha. Hah...kalian akan membantuku kan?” senyumnya sinis.


Mendengar ucapan Ethan begitu, semua orang yang ada disini pun membubarkan diri.


“Aaarkhhh! Hei, bantulah aku!” teriak Ethan.


Alecia pun bergegas pergi, ia tidak mau mencari masalah dengan Ethan. Alecia tidak mau berurusan dengan Ethan. Tetapi tak pernah terduga olehnya, Ethan mengikuti dirinya dan lagi, jalannya dihalangi oleh Ethan.


“Hai, urusan kita belum selesai!” ucap Ethan.


Alecia pun terkejut, lagi- lagi Alecia harus mengambil langkah seribu.


“Urusan apa? Aku tidak punya masalah apapun denganmu ya!”


“Oh begitu kah? Ya baiklah sebenarnya memang tidak ada. Tapi kulihat- lihat wajahmu mirip dengan Violin. Oh, apakah kamu Alecia? Namamu Alecia kan?”


Seketika itu Alecia menyadari tingkah Ethan, ia pun menenangkan dirinya dan terus berpikir positif agar rencana kedatangan dirinya ke Buniv tidak bocor. Ya, Alecia ingat kalau klan vampir seperti Ethan bisa membaca pikiran orang lain dengan mudah.


Alecia tidak menjawab pertanyaan Ethan, ia segera pergi meninggalkan pria itu menuju asrama. Ethan tidak mengejarnya, ia membiarkan gadis itu pergi begitu saja.


“Yah baiklah, bukan hari ini! Kamu tak perlu buru- buru memperkenalkan diri padaku. Tapi jangan khawatir, aku sudah tau namamu” ucap Ethan.

__ADS_1


Sebelum jauh meninggalkan Ethan, Alecia mendengar ucapan Ethan itu. Alecia ingin sekali menjawabnya, tetapi ia menahan dirinya. Alecia menggenggam tangannya dan kembali melanjutkan langkahnya hingga ke asrama.


“Oh ya ampun! Kenapa dia tidak menjawab pertanyaanku? Ya baiklah, jika itu memang Alecia, aku akan meminta maaf padamu. Maaf kan aku, Alecia!” ucapnya sembari memperhatikan hilangnya gadis itu dari pandangan. Ethan hanya bisa tersenyum manis untuknya.


Akademi Yexiao.


Lapangan ujian ability magie telah hancur, kini semua orang bergegas melaksanakan perintah dari kepala akademi. Mereka yang telah diberi tugas segera menuju Glasland.


Sementara Zanko masih terbaring di kasur, ia perlahan- lahan membuka matanya. Ia melihat Hani dan Gisel ada di tempat ini.


Hani yang melihat Zanko telah bangun, segera mendekatinya dan memberinya segelas air.


“Zanko, sudah bangun! Ini minum dulu, kamu pasti kelelahannya? Hah, memang sulit menandingi vampir, apa lagi ia adalah ketua klan!” ucap Hani sembari memberinya segelas air.


“Dimana Roman? Apa dia telah kembali?” tanya Zanko sembari meletakan gelas di atas meja dekat dengan dirinya.


“Ya, menurutmu siapa yang membawamu kembali ke dunia ini? Mereka pasti sedang ke Glasland untuk membangun lapangan ujian ability magie lagi kan? Apa kamu melihat wajah pelakunya, Zanko?”


Spontan dengan ekspresi kesalnya, Gisel berucap “Akrrh, menyebalkan! Mengapa ada orang seperti itu di dunia ini?!”


Zanko dan Hani yang melihat tingkah Gisel hanya diam dan tersenyum.


“Entahlah, Gisel. Eh, Gisel! Kita ke Glasland sekarang, bukankah tadinya kita ingin kesana? Zanko juga sudah bangun. Ayo pergi? Zanko, apa kamu bisa ikut dengan kami?”

__ADS_1


“Ya, aku juga ingin kesana. Aku tidak sabar untuk bertemu dengan orang yang menyebalkan itu lagi!”


“Siapa?”


“Orang yang sudah menghancurkan lapangan ujian kita!”


“Oh, yup! Baiklah, ayo kita pergi!”


Kemudian mereka bertiga pergi menuju aula, kedatangan mereka di sambut oleh pengawas lainnya yang mengawasi tempat ini.


“Zanko, sudah siuman ya? Apa kamu baik- baik saja?” tanya salah satu seorang pengawas.


“Ya, aku baik. Dimana Roman? Apa mereka ke Glasland?”


“Ya, seperti dugaanmu. Kepala akamedi meminta kita ke Glasland untuk membangun kembali lapangan ujian ability magie. Roman sudah lebih dulu ke Glalsland dengan yang lain. Kepal akademi juga sudah meminta bantuan ke Buniv untuk membangun lapangan itu kembali. Ya, aku rasa VA juga akan segera datang. Mereka pasti ke Glasland. Kamu mengerti kan kataku, Zanko?”


“Ah ya, VA akan segera tiba. Tidak mungkin VA lewat dunia ini, mereka akan cepat datang jika memasuki Glasland. Hah, ya memang sudah takdir kita untuk menyimpan kekuatan dari manusia”


“Em...benar. Ya, apa ada masalah hingga kalian kemari?”


“Oh, itu! Kami ingin ke Glasland”


“Ya silahkan, tidak masalah selagi kalian adalah pengawas akademi ini juga!”

__ADS_1


__ADS_2