Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 155


__ADS_3

Perempuan itu di depan cermin, ia tersenyum manis. Tanpa di duga dari dalam cermin, dari dunia Glasland keluar lah seorang pria berpakaian mantel tebal dengan di bulu di leherinya. Pria dengan usia 30 tahunan itu, ia masih terlihat tampan dan gagah. Di tangannya tidak ada tanda klan, dan juga di keningnya tidak ada tanda ia berasal dari klan mana. Pria itu memiliki rambut yang panjang hingga ia menata rambutnya dengan cara mengikat sebagian rambutnya itu. Penampilannya layaknya seorang pria di dunia mafia dengan aura dingin di sekitarnya.


Perempuan muda itu menghalangi tangannya pada pria yang keluar dari dunia Glasland dan ia juga menggelengkan kepalanya. Sementara pria yang keluar dari dunia Glasland hanya bisa menganggukan kepala dan tersenyum. Kemudian keduanya masuk ke dunia Glasland. Cahaya yang menarik perhatian Roman sirna seketika perempuan muda itu masuk ke dunia Glasland.


Kegelapan segera mengisi ruang aula utama itu, Roman pun segera masuk ke sana dan menyalakan lampunya. Roman mendekati cermin yang dimasuki oleh dua orang tadi. Ia memperhatikan cermin itu dengan seksama. Menyentuh cermin, dan dunia Glasland telah terkunci. Cermin itu adalah cermin biasa sekarang.


“Ah, ini aneh sekali! Tadi bukankah keduanya pergi dengan masuk ke cermin? Cermin ini biasa saja, dan memang dunia Glasland telah di kunci sebelum matahari tenggelam. Bagaimana keduanya bisa melakukan itu? Siapa mereka sebenarnya?” tanya Roman pada dirinya sendiri. Roman kembali menyentuh cermin memastikan cermin itu tidak sedang mengaktifkan dunia Glasland. Ya lagi tangan Roman menyentuh cermin biasa dan bukan cermin dunia Glasland. Roman mulai curiga dengan dua orang yang dilihatnya.


Saat Roman sibuk memperhatikan cermin itu, saat itulah Ethan datang. Ia melihat Roman memperhatikan cermin.

__ADS_1


“Hey, apa yang kamu lakukan disini? Saya menunggumu sejak tadi, mengapa tidak datang- datang? Eh ternyata kamu disini! Sedang apa?” ucap Ethan di depan pintu dan berjalan mendekati Roman.


Roman menjauhkan tangannya dari cermin seketika melihat kehadiran Ethan, ia pun berniat menyimpan apa yang dilihatnya. Roman pun menjawab pertanyaan Ethan, “Tidak apa, ya aku hanya ingin bercermin. Kenapa kamu disini?”


“Hei, kenapa bertanya balik padaku? Seharusnya aku yang bertanya begitu! Bukankah kamu sudah berjanji menemuiku di taman akademi, mengapa kamu masih disini? Aku sudah lama menunggu!”


Roman tersenyum manis, dan meminta maaf pada Ethan karna telah membuatnya menunggu dirinya begitu lama.


Ethan menarik napas panjang dan menghembuskannya, ia melihat Roman terus memandangi cermin itu.

__ADS_1


“Ya sebaiknya kita jalan dulu! Kita ke taman akademi saja bicaranya, disini bukan tempat yang bagus! Nanti jika kita disini ada orang yang memperhatikan kita dan bisa- bisa kita di anggap tidak normal!”


Roman kaget dengan ucapan Ethan, “Aaa... itu tidak mungkin! Semua orang juga tahu siapa diriku”


“Ya tetapi semua orang tidak tahu sisi gelap dunia kita kan?”


Roman menganggukan kepala, lalu keduanya pun mulai berjalan menuju taman akademi.


Begitu lampu ruang aula utama di matikan, kegalapan kembali mengisi ruangan itu. Gelap dan sunyi. Tidak lama setelah kepergian Roman dan Ethan, tiba- tiba cahaya keluar dari cermin. Cahaya itu berasal dari tubuh seorang perempuan yang di lihat oleh Roman. Ia kembali ke dunia ini setelah dari dunia Glasland. Perempuan itu pun mulai berjalan mendekati pintu aula utama, pintunya terbuka sendiri dan perempuan muda itu berjalan berhenti di tengah pintu. Tubuhnya mengenai sinar bulan hingga cahayanya semakin membesar, tetapi tidak perlu waktu yang lama tubuh perempuan itu mengeluarkan reaksi tidak terduga. Tubuhnya mulai melepuh, tubuhnya menjadi debu yang terbang tertiup angin dan lama kelamaan perempuan muda itu menghilang tanpa jejak. Begitu perempuan muda itu menghilang, pintu aula utama kembali tertutup rapat seolah- olah tidak terjadi apa- apa di sana.

__ADS_1


Malam hari yang indah, bulan dan bintang telah bersinar di atas langit tanpa ada cuaca mendung. Keduanya membuat langit semakin indah di malam hari. Malam ini bulan membuat lingkaran pelangit di sekitar dirinya dan dapat di lihat oleh semua orang. Angin berembus menerpa dedaunan dan menjatuhkan daun tua. Ketika itu semua klan di Akademi Yexiao ini sedang belajar.


__ADS_2